Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 109


__ADS_3

berburu setelah perutnya berbunyi akan tetapi kakinya digenggam orang yang di kira mayat olehnya sehingga dirinya terjatuh dan hari ini hari yang sangat sial baginya, pertama uang yang ada di dompet habis terkuras karena menghentikan amukan pria tua yang memarahi gadis malang dan usil. Kemudian terjatuh dan melihat hal horor, horornya bertambah karena mayatnya bicara dan bau tapi anehnya bajunya bersih mungkin bukan mayat tapi pengemis yang bersemedi dan mati di tempat dan sekarang aku bicara pada nya, sungguh hari yang sial.

__ADS_1


tapi kesialannya tambah lucu kerena terdengar bunyi dari suatu tempat membuatnya tertawa lalu berkata bahwa baru kali ini aku liat mayat yang perutnya berbunyi sekencang ini hahahaha, bi bisa kah kau berhenti menghinaku dasar perempuan, apa mata mu buta aku ini pria, pria terhormat tau, ya ya ya aku mengerti (perut berbunyi) hahaha woi Diamlah, yah baiklah. Sekarang lepas bajumu, wah ternyata kau orang musum ya, kita ini laki-laki kenapa harus malu. Dasar musum "aaaaaarrrrrkkkk" (setelah itu). Pria yang tidak tau asal usulnya terdiam sementara, entah dia merenung atau kepikiran sesuatu dan entah ada angin apa dia melompat ke dalam air. Dan aku kira dia gila, karna kegilaannya dia "Hai kau ke sini ikannya sudah matang" Hah ku kira kau akan mati, hm kata siapa aku mati, dasar gila, Terima kasih woik itu bukan pujian tau. Setelah aduh mulut itu bruv langsung mencoba masakan buatan orang gila itu (☞ ͡° ͜ ʖ ͡ ͡°☞orang gila yang dimaksud tadi adalah orang yang dikira mayat tadi) setelah mengatahui masakannya enak, bruv langsung menyuruh orang gila itu untuk cari ikan lalu menjualnya dan membagi hasilnya "tidak tidak mau".walaupun orang gila itu berbicara demikian tapi bruv terus memaksanya dan mendorong nya sampai terjatuh ke air sambil berkata "tangkap ikan yang banyak ya...(byur)...nanti aku beri tau tempat menginap yang murah"

__ADS_1


Di suatu tempat yang gelap tidak ada cahaya atau apapun hanya kosong, hampa dan gelap tapi aku mendengar suara yang sedikit familiar "kakak kakak" Siapa itu "hei hati-hati nanti kamu terjatuh", kakak ini apa, oh ini... Emm.. Mungkin adik, adik?, iya dia akan jadi adikmu, benarkah, iya namanya chen.(plak) bayangan yang semula kabur mulai terlihat akan tetapi aku melihat kakak-ku dulu saat melindungiku dari tamparan wanita jahat itu, tapi mengapa aku mengingat hal buruk ini setelah sekian lama aku tidak melihat wajah kakakku, mengapa, "hiks hiks kakak" Tidak apa-apa chen, kakak disini, jangan menangis adik kakak yang manis . Kata-kata itu mengetarkan hatiku yang iri karena kakak hanya menyayangi si kembar saja tapi selama ini kakak selalu menyayangi-ku dan....hiks kakak (memeluk kakaknya dengan kencang) air mata yang terus mengalir, kesedihan, rindu,marah, senang,kekesalan, mengalir begitu saja bagaikan air di pipiku yang tidak bisa dibendung yang akan berhenti sendirinya dan tanpa sadar aku tertidur di pelukan hangat kakak ku yang selama ini aku rindukan. tapi itu tidak bertahan lama karena aku melihat orang yang menyusup ke kamar dengan baju hitam yang berbaur dengan kegelapan malam. kakak yang selalu menolong-ku, terbunuh di depanku,

__ADS_1


__ADS_2