
kalian tidak berebut, iya itu bagus dan jangan menolak pemberian tulus dari paiyu dan nuan, ibu jangan seperti itu,kakak juga jangan membela bibi, hahaha aku bercanda,kata bibi dan chyou secara bersamaan karena candaan mereka membuat suasana di rumah semakin ramai dan hangat apa lagi dengan adanya chyou dan si kembar membuat suasana rumah lebih lengkap dan ramai sampai suatu malam dan semua orang tertidur lelap, terdengar samar-samar suara batuk yang semakin lama semakin keras dia memegang dadanya dan waktu itu chyou sedang mengambil air minum namun dirinya hampir terjatuh tapi untunglah ada chen yang terbangun mencegahnya terjatuh kemudian bertanya "kenapa kakak batuk lagi padahal saat perjalanan pulang kakak minum obat" Aku tidak meminumnya tadi kesini, apa...kakak bercanda kan, iya aku bercanda karena efeknya terlalu kuat jadi aku tidak meminumnya walaupun itu setengah obat, haaah jadi kakak minum berapa, sepertiga dan bertahan maksimal lima jam untuk mengurangi rasa sakit, tunggu tadi kakak bilang mengurangi rasa sakit saja, benar karena obat untuk penyakit ini belum bruk. Chyou langsung tertidur sampai kepalanya terhantam meja dan mengejutkan chen yang ada disampingnya yang hampir mengira kakaknya mati tapi dirinya hanya tidur dangan bekas luka di dahinya "apakah ini yang kakak maksud" Yep itu benar efek samping dari obat penghilang rasa sakit ini adalah tidur panjang yang setara dengan khasiatnya mengurangi batuk berdarah selama beberapa jam. Jika kamu minum obat ini kamu akan tidur beberapa jam kemudian saat bagun tidur kamu tidak akan batuk berdarah beberapa jam sesimpel itu cara pakainya namun ini harus dengan resep dokter untuk membelinya karena efek samping nya terlalu kuat bagi yang menderita insomnia sekalipun jadi berjaga-jaga lah karena ini berbahaya saat diminum sembarangan.
Kemudian saat memindahkan kakaknya ke kamar ada suara sendawa seperti orang mabuk ditelinga nya, ugh kakak ini padahal minum obat tapi efeknya kayak orang mabuk. "Chen... jangan sedih, kakakmu ini kuat dan bisa melindungi mu juga si kembar seperti sahabatku dulu" Kakak kau benar-benar gegar otak dan kenapa pula kakak selalu memuji sahabat kakak yang menyebalkan itu aku muak mendengarnya. Tidak ada reaksi tidak ada respon cih aku seperti orang gila disini karena ngomong sendiri dan kenapa aku peduli dengan itu, lagi pula itu bukan urusan ku. Kata chen dengan kesal setelah kembali dari kamar kakaknya lalu tidur dengan keadaan kesal namun entah mengapa ada mimpi dengan pemandangan indah di gurun pasir juga seorang gadis manis sedang memetik sebuah buah aneh di pinggir danau oasis sampai seorang anak laki-laki bertanya tentang buah itu padanya. gadis itu pun menjawabnya bahwa ia sedang memetik tanaman yang mengobati segala penyakit setelah berkata demikian gadis itu batuk berdarah "kakak kau baik-baik saja" iya aku baik-baik saja, jangan khawatir setelah memasak buah obat ini aku akan sembuh, bukan kah obat itu pahit dan bagaimana bisa membuatnya menjadi makanan.Huhu tenang saja, jika kau tidak suka obat pahit tinggal disulap saja jadi makanan lezat, benarkah,iya kalau kau mau kau bisa mencobanya. Saat mencobanya, anak laki-laki itu tak pernah berhenti memakannya karena dirinya