Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 111


__ADS_3

dengan bergumam "menyebalkan"

__ADS_1


Di sebuah tempat yang mewah, banyak pria wanita lajang bahkan pasangan yang sedang memilih perhiasan dan aksesoris yang berhiaskan batu permata yang bersinar dan menyilaukan mata dengan harga yang mahal namun "Wah siapa dia", tampan sekali, bangsawan dari keluarga mana, wah jas nya keren sekali, dia beli dimana, apa dia kesatria, bukan mana mungkin seorang kesatria gagah dan modis begitu, urg tekanan nya kuat sekali dan menyilaukan, sayang jangan dilihat, apa'an sih sayang loh kalau disia-siakan, benar sayang dilewatkan kesempatan langka ini. Tak peduli pria atau wanita yang menyukainya dan terpesona oleh keindahan nya bahkan Ada yang paling menyilaukan dari pada permata permata yang di dalam kotak perhiasan dan yang ada di kolase yang mereka lihat "Permisi bisakah kau panggil pemilik toko ini" Oh ya ba baik, hmm i ini jika dilihat dari jauh saja sudah indah dan keren, dilihat dari samping warnanya putih pucat lemah namun ganas sekaligus menawan, tapi dari dekat seperti boneka yang dibuat Tuhan, dengan wajah putih pucat seperti mutiara, mata biru sedikit kehitaman membuat kesan kegigihan dan kesedihan, rambut hitam yang tertutup jubah hitam membuat nya menawan apa lagi seragam hitam berkombinasi hitam,abu-abu, dan kuning emas membuat nya berkarisma dan berbahaya "kyaaaa malaikat, ada malaikat tampan jatuh ke bumi" Itu yang dikatakan para wanita yang melihat nya, "sayang jangan melihatnya" Kata para laki-laki yang tak ingin pasangannya melihat pria lain dan sedangkan para lelaki jomblo atau yang sedang berkarir saat melihat chen, mereka seperti melihat bos yang Mengintimidasi atau guru bercinta. Dan bagaimana nasib salah satu pegawai toko perhiasan ini kita lihat nanti.

__ADS_1


nona (tangan melambai di depan muka).....Oh i iya iya saya akan panggilkan. Beberapa menit kemudian "hah kenapa lama sekali, lebih baik aku keluar menghirup udara" Eh,........, mereka membuka pintu dan turun berhadapan satu sama lain membuat chen terkejut dan bos toko terkejut ada orang tampan, berkarisma, kuat, ada di depan mata dibalik pintu, dan mungkin "keluarga kerajaan" Itu kemungkinan yang terpikir di kepala pemilik toko perhiasan itu sehingga dia berbicara dengan sangat sopan (formal) sekaligus gugup karena dia berbicara dengan keluarga kerajaan dan itu membuat Chen tertawa "kenapa kau bicara kaku seperti itu" i itu ka karena a an da, tenang saja aku disini bukan untuk menghukum mu. Seketika rasa takut dirasakan di seluruh tubuh hilang tapi saat ia mulai bicara ia harus menelan ludahnya terlebih dahulu untuk menghilangkan kegugupan nya "kalau begitu kenapa anda kemari" Ah jadi kita masuk ke intinya ya, aku suka itu kalau begitu. (Mengeluarkan kotak perhiasan) bagaimana menurut mu, i ini, yah seperti yang kau duga ini barang berharga yang tak ternilai tapi jika ini dijual bagaimana respon mereka (☞ ᐛ ☞ artinya ini barang berharga yang ku punya untuk ku jual, menurutmu harganya berapa) yang yang mulia i itu, hmm tak perlu kau takut begitu aku hanya perlu menjual nya, a anda mau jual permata ini, yah begitu lah, bolehkah saya melihatnya, tentu. beberapa menit diamati dengan seksama. Pemilik toko perhiasan yang diam-diam melirik sinis ia berkata bahwa

__ADS_1


__ADS_2