Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 50


__ADS_3

mungkin akan jadi yang terbaik ya aku harap begitu chen oh ya semangat latihan nya jangan terlalu kecapean dan cepat lah istirahat kalau kau lelah jangan diteruskan, jangan terlambat makan, kesehatan itu penting kau tau kau itu masih dalam masa pertumbuhan jangan makan sembarangan tidurlah lebih awal kalau bisa, jangan memaksakan diri untuk menang karena aku tidak mau kau, iya ya aku mengerti akan ku lakukan jangan cerewet lagi.

__ADS_1


Kata chen dengan kesal menutup telepon dari kakaknya dan kemudian ia menarik nafas dalam dalam kemudian masuk kembali ke dalam dengan perlahan tapi pasti terlihat serpihan material plastik yang retak dari prototipe yang kakak buat dan ternyata ada satu prototipe vakum Cleaner model terbaru masih bisa berfungsi walaupun ada bagian-bagian yang retak dan chen hanya bisa menghela nafas dengan senyum yang terlukis di wajahnya ia berkata "kakak benar-benar bekerja keras ya" Dia memperbaiki prototipe itu agar bisa berjalan kembali kemudian ia pun mulai berkeliling sambil teringat kenangan yang terjadi sebelumnya bagai aliran air yang tak bisa dihentikan alirannya kemudian ia tersandung sesuatu di ruang tidur chyou yang ber-dekorasi sederhana dengan rak buku tinggi menjulang dengan buku-buku yang tebal berbagai judul dan bidangnya disertai buku ringan juga dokumen dokumen pekerjaannya, dua foto keluarga yaitu foto kakak dengan wanita itu dan yang lainnya adalah foto dirinya dan adik adiknya di acara ulang tahun paiyu dan nuan yang diadakan dengan meriah namun sederhana karena hari itu juga waktu wanita itu mati tapi di ruangan ini tidak ada foto kakak sendiri sama sekali dan perabotan yang minim hanya ada meja, ranjang, rak buku, kursi dan meja kerja hanya itu saja tidak ada yang lain

__ADS_1


Di ruangan yang minim itu chen terjatuh padahal gak ada benda yang membuatnya terjatuh karena semua tertata rapi, namun terdapat celah yang bercahaya di balik meja yang membuat chen penasaran lantas ia menggeser meja tersebut dan nampak sebuah ruangan rahasia berukuran sedang. saat chen masuk dengan sendirinya meja yang didorong itu kembali ke sisi semula seperti lorong rahasia lainnya yang nampak di film film kebanyakan.Di sana hanya ruangan tidur yang lebih sederhana hanya ada ranjang dan meja laci kecil di samping tempat tidur lalu ada sebuah lukisan seorang putri berambut putih yang tampak lemah lembut juga elegan lalu di sasi lainnya atau di belahan yang memotong gambar ini adalah pedang seorang kesatria berambut hitam sehelai rambutnya putih yang tak lain adalah seseorang yang merupakan tokoh cerita dari cerita waktu tidur selalu kakak ceritakan adalah sosok yang kuat, berkharisma tapi rapuh dan entah mengapa dua orang ini seperti satu orang yang sama, hmmm apa itu kenapa buku ini ada disini ? Chen bertanya tanya sambil melihat ke sekeliling kemudian melihat buku bersampul merah yang dulu ia jadikan penyimpanan daun kering juga foto dirinya dengan kakaknya tapi itu sudah lama hilang tanpa jejak karena wanita itu membakarnya tepat didepan mataku kemudian abu-nya ia terbangkan ke udara dan di sungai tapi kenapa buku ini bisa ada di sini.Seakan-akan buku yang dibakar wanita itu adalah buku palsu dan

__ADS_1


__ADS_2