
kita lihat kondisi Ricci) dokter baru saja selesai mengobatinya dan sekarang Ricci sedang tertidur dengan tenang lalu dokter berkata "apa pemuda ini menemui sesuatu yang dia takuti atau dia khawatir kan" tidak ada dokter, begitu ya, a apakah ada masalah dokter, tidak tidak ada, aku cuma kagum pemuda ini bisa menahannya seperti ini. Perlu saya ingatkan jika pemuda ini melihat sesuatu yang dia khawatirkan dan yang ditakutinya mohon dijauhkan jika tidak, kemungkinan itu bisa menyebabkan kematian untuk pemuda ini. mendengar hal itu membuat nyonya pemilik penginapan pingsan di pelukan suaminya dan Frea yang mendengar hal itu di balik pintu, menyalahkan dirinya sendiri karena telah mengatakan hal itu walaupun ia tau kalau Ricci sedang sakit.
__ADS_1
Dalam keadaaan pingsan sesuatu di masa lalu yang muncul di pikiran Ricci saat itu di villa Corvin "Kakak berikan tanganmu Eh kenapa adik imutku ini jadi manja begini, hmm apa kau mau aku beri hadiah, haah dasar kakak ini, cepat berikan saja tanganmu, baiklah baik jangan marah" dengan buku yang ia pegang, Zander mengucapkan kalimat mantra yang ada di dalam buku. Hmm kau kelihatan serius sekali memangnya sedang baca apa, ah kakak berikan padaku buku itu, tunggu sebentar aku mau lihat. Ketika melihat buku itu, Arnius terkejut, kenapa buku terlarang ini ada ditangan Zander padahal dia tau jelas bahwa keturunan Duke Hoshea dikutuk tidak dapat menggunakan sihir selamanya. apa mungkin dia..., sebelum menyelesaikan perkataan nya zander langsung mengambil buku dari tangan Arnius sambil berkata "duke muda tolong jaga prilaku anda" Huh hahaha kenapa kau mulai serius begitu sih, ack kakak lepaskan pipiku, gak mau hahaha siapa suruh kau punya pipi tembem. Saya sudah lima belas tahun Duke muda, saya bukan anak kecil lagi (melepas tangan Arnius dari pipinya), iya aku tau itu uuuh kakak sakit.
__ADS_1
Omong-omong sebentar lagi kau akan dewasa...., bagaimana kalau, aaaark kenapa gak bisa, pfft hahaha ya iyalah gak bisa jika cuma baca mantra nya saja, jadi gimana dong, ucu ucu ucu kasian sekali adik ku ini, jangan menghinaku kakak, tidak aku tidak menghina mu kok (mengalihkan pandangan), oh ya, ehm gimana kalau kau coba lagi sambil membayangkan sesuatu. Tanpa banyak pikir Zander langsung mempraktikkan hal tersebut namun ugh, zander kau Baik baik saja, iya aku uhk uhk. Batuk darah yang tiba muncul di tengah baca mantra, dada yang sakit dan tubuh yang lemas ini apa mungkin, "zander berhenti baca mantranya" Tidak aku harus..., darah keluar lebih banyak dari yang Zander kira, sampai dirinya pingsan di depan kakak nya. Kenangan kini berganti lagi, kali ini tepat nya setelah pembasmian saat dirinya menjadi Grand Duke Hoshea, dari atas ke bawah tubuhnya penuh dengan darah namun byur, air mengalir deras di atas kepalanya "apa pikiranmu sudah dingin" ya terima kasih, tidak perlu terima kasih ini sudah kewajiban ku, hm. Saat mengganti pakaian, di sana noel melihat sebuah tato di dada Zander yang membuatnya penasaran "kenapa ada tato di dada mu" Entahlah aku juga tidak tau, Hai jangan jangan kau..., singkirkan pikiran musum mu itu, mengaku saja aku tidak menyalahkan mu, baiklah aku katakan, mulai sekarang
__ADS_1