
dan imut kenapa bisa tertimpa musibah seperti ini. Seharusnya di bermain dengan teman Sebaya-nya dan bahagia bersama keluarganya. haah Tuhan memang tidak adil pada siapapun bahkan pada kakakku, tapi setelah dilihat-lihat anak ini.... mengingatkanku pada si kembar (paiyu dan nuan) "chen cepat lihat" Hmm ada apa kakak, lihatlah ke mari, bukankan mereka imut, pakaian pink dengan sayap kupu-kupu, pipi yang tembem nan chubby itu, ingin sekali ku sentuh, kata chen dengan pipi yang merona dan hati yang berdegup kencang saat tangan chen menyentuh pipi nuan, dia langsung bertingah imut "ung Huaaaahm Heup", pfft i imut, ya kan. a anu cacak ce ua (anu kakak kedua), ada apa, hick ci cidak apa, saat nuan berlari, chen berfikir apakah dia Semenakut-kan itu sampai adiknya sendiri lari darinya. Lalu ingatan kejadian saat kakak jatuh dalam danau es meninggalkan jejak trauma yang besar bagi si kembar bahkan mereka tidak mau bicara pada siapapun dan setiap paiyu melihat air tampak kejadian waktu itu seperti terjadi lagi, dirinya langsung berteriak dan menangis mengurung dirinya dikamar, jika kamu bertanya siapa yang menerima trauma yang paling berat diantara paiyu dan nuan, maka jawabannya adalah 'nuan' bagi nuan, setiap menutup matanya dia akan menangis dan berteriak "tidak kakak hiks jangan tinggalkan nuan huaaaaaaa kakak kakak" Setiap hari nuan bermimpi buruk tentang hal itu haa. entah mengapa aku mengigat hal itu saat melihat anak perempuan ini, kata chen sambil mengelus rambutnya. Kemudian chen berkata kepada anak itu dengan sedih "aku tak tau apa yg kau alami sampai saat ini nak, tapi aku harap kau sehat seperti dulu"
Saat memasuki daerah ke-dua Ricci mendengar banyak suara minta tolong entah dari mana asalnya, dan membuat Chen kesal karena suara yang berisik itu mengganggu nya kemudian ada benda yang berguling-guling ke arahnya. Tck siapa yang bermain bola disini sih, saat melihat kebawah ternyata itu adalah kepala seorang anak laki-laki yang terputus akibat ledakan yang terjadi dan tubuhnya terpental sangat jauh dari kepalanya, bulu kuduk berdiri, chen langsung menghindar namun dibelakangnya juga ada seseorang anak kecil yang memegang rambut kepala orang yang ter mutilasi, hick ap apaan ini kenapa ada banyak kepala yang ugh uhk uhk. Tuan apa anda baik-baik saja, i iya aku baik-baik saja jangan khawatir tidurlah lagi, um. Chen berlari kearah suara berisik itu berasal karena jika ingin ini berakhir maka harus cepat menyelesaikannya, satu persatu batu reruntuhan disingkirkan setiap lokasi reruntuhan ada orang yang selamat dan jika ada aroma darah dibalik reruntuhan artinya ada orang yang tewas. Permisi tuan, ya ada apa nyonya, tolong hiks selamatkan putriku dia ada di sana kumohon bantulah orang tua ini, arg nyo nyonya tidak perlu berlutut seperti itu ayo kita pergi selamatkan anak nyonya, hiks terima kasih, entah mengapa aku mencium aroma darah dari wanita tua ini, disini disini tuan, ya bisakah nyonya menjauh sedikit, um. Chen menggali sangat dalam ternyata ada dua orang yang ada di dalamnya yaitu seorang wanita tua dan seorang anak berumur dua belas tahun, tunggu seorang wanita tua. Chen langsung