Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 29


__ADS_3

tidak melihat nya lagi, hatiku sakit mengetahui kenyataan yang pahit ini, dia begitu muda, dia teman juga cinta ku yang pertama, tapi nasibnya begitu malang kalau ini bisa meringankan beban nya dan membuatnya bahagia itu sudah cukup buatku. "baiklah aku akan menjaga nya kau tak perlu khawatir dan fokuslah dengan pengobatan mu" Terima kasih Li. Aku memang mengatakan hal itu tapi.... Kenyataannya malah kebalikannya "Anak anda mengidap penyakit yang berbahaya dan sangat langkah hanya nol koma nol nol satu persen yang mengidap penyakit ini, yang kami bisa lakukan hanya memperlambat pergerakan penyakit itu, kami minta anda dan keluarga anda untuk tidak membuat pasien stress dan melakukan pekerjaan yang membebankan tubuh pasien hanya itu saja yang bisa kita lakukan untuk sekarang". Mendengar hal itu merupakan pukulan bagiku dan jika dia mengetahui ini maka "dokter bisakan anda tidak memberitahukan berita ini kepada anak-anak" Ya tentu saja, anda tidak perlu khawatir. Dokter memang mengatakan hal demikian tapi aku tetap khawatir, haaah apa yang harus ku lakukan sayang, kata Yongsheng dengan bimbang didepan foto pernikahan dirinya dengan wanita yang ia cintai yang kini telah tiada. Kemudian terdengar samar-samar suara perempuan yang terdengar ditelinga "kau harus mengunjunginya dan berikan dia semangat seperti kau menyemangati diriku" Kata Seseorang berambut putih bergaun sederhana muncul dari foto, memeluk tuan Li begitu hangat dan memberitahukan jawabannya. "Yah kau benar, aku harus menjenguk anak kita, Terima kasih sayang". Kata Yongsheng yang mendongah ke atas kemudian Bayangan wanita itu menghilang Karena jawaban telah diberikan, seorang tidak boleh terbelenggu oleh sesuatu maka saat orang itu sadar bayangan ataupun momori mereka akan terhapus sebelum terlihat ataupun tersentuh orang orang tersebut. Tapi kenangan yang sedikit buram masih ada karena dikunci di dalam hati terdalam sehingga menguatkan tekat hati seseorang untuk melakukan apa yang di inginkan sang pujaan.


Saat tuan Li datang ke rumah sakit dengan membawa buah segar yang baru dibelinya. Saat membuka pintu, di sana tidak nampak seorang atau satu kehidupan pun disana (tidak ada orang) lantas ia bertanya Dimanakah orang yang berada diruang itu berada "maaf tuan, pasien di situ sudah pulang dari rumah sakit kemarin" Apa ? dia sudah pulang, iya benar pak. Bagi orang yang baru selesai operasi, dipulangkan secepat itu, ada sesuatu yang tidak beres terjadi. maka dari itu tuan Li menelpon seseorang yang akan menyiapkannya tiket pesawat ke cina segera dan disisi lain, Alarm berbunyi dengan keras dengan nada kasar berteriak di telinganya "Cepat bangun woi dah pagi". iya iya aku ba.... Tunggu kapan aku tertidur, chyou melihat ke sekeliling kemudian melihat smartphone nya. Haah untunglah ini belum malam (sore ditanggal yang sama saat dia datang) , aku akan pulang sekarang pasti adik-adik imutku sedang menunggu ku. Perjalanan panjang dan memakan waktu karena dirinya berkeliling beli sovenir yang bagus dan khas daerah sana, dengan makanan manis dari toko dessert yang disukai paiyu dan nuan. Yang membuat kejutannya lebih mewah adalah "kakak" Arg hahaha kalian semangat sekali, aku rindu kakak, nuan juga. Sambutan dari si kembar saat melihat kakak pertamanya, dengan melompat memeluknya dengan serempak. Sampai bibi terkejut


__ADS_2