
waktu dan cuaca tanpa tidur tanpa makan terus menerus mengobati mereka juga mengajak anak-anak bermain dan belajar, aku tau betapa lelahnya hal itu dan kemudian dokter pun tumbang karena ia pergi ke TKP waktu itu, hatiku sakit mendengar berita itu lantas aku bertanya dengan wajah yang sedikit sedih "dok" Hm, apa dokter baik-baik saja, iya aku baik-baik saja. Senyum lirih itu membuatku khawatir melihat nya haah aku merasa aku mirip ibu-ibu saja jika begini "ayah" ada apa ziu kau rindu ayah ya, iya hehehe ayah sudah mandi, iya wangi bukan, ung. Aku berharap dokter baik-baik saja dan mendapatkan kehidupan yang normal seperti keluarga ku yang selalu bahagia.
__ADS_1
Aduh punggung ku, ugh ack aduh aduuuh sepertinya uratku terkilir aduh, diamlah, kau kenapa kau ack, selesai gimana merasa enakkan, ah iya terima kasih. Hei mau ikut dengan ku di suatu tempat, hm kemana, bertualang, tidak aku di sini saja. Dia tiba-tiba mengacungkan pedangnya tepat di leherku "aku tau siapa dirimu dasar penghianat" Apa maksud mu ha ? ikut denganku, kalau kau tidak mau mati. dan siapa penghianat nya. Ricci melihat ke sekeliling untuk mencari penghianat itu tapi tiga pembuluh darah nya robek sehingga mengucurkan darah yang sangat banyak "jangan pura-pura bodoh dasar penghianat" Oh jadi itu aku ya kukira orang lain, cih dasar kau, dia mengayunkan pedang nya dengan sangat kencang menebas leher ricci dengan keras dibarengi dengan suara anak kecil yang berteriak sangat kencang menghentikan pembunuh itu untuk membunuhnya, tapi ricci mendorong anak itu hingga tersungkur ke tanah kemudian membisikkan kata-kata yang membuat pembunuh itu menghilang dalam sekejap.
__ADS_1
Ketika membuka mata anak itu ada di tenda perawatan dan dokter tidur di meja dengan buku daun herbal yang terbuka seperti biasanya,mumpung dokter tidur, anak itu memastikan luka di leher dokter tapi dokter terbangun "oh Kiana ada apa" ah emmm tidak apa-apa tuan malaikat hehe. Kamu sudah makan kiana, em belum, kalau begitu ayo makan bersama, iya. Dokter menggendong gadis itu tanpa mengetahui kalau ia sedang diperiksa apakah tidak ada bekas sayatan pedang yang aku lihat tadi malam atau kah itu ilusi ku semata em aku tidak tau apa itu tapi yang terpenting dokter tidak apa-apa. Kata Kiana yang memeluk dokter dengan lega, tapi kenyataannya "itu semua bukan mimpi dan bukan juga ilusi" itu adalah kejadian yang nyata membuat Ricci sedikit was-was karena jika aku berlama-lama di dunia ini maka waktu kakak hidup adalah nihil (harapan kosong/nol) melihat hal ini. semua orang bertanya mengapa dokter sedih, khawatir akan suatu masalah, ah itu mungkin aku sedikit lelah akhir-akhir ini, sebaiknya dokter istirahat saja, jangan terlalu memaksakan diri, iya terima kasih, omong-omong kenapa selalu ada buku daun di meja dokter, eh ah itu untuk pengobatan, tapi banyak pengobatan yang tidak membutuhkan daun, hei anak kecil, apa yang kau ketahui tentang medis, hahaha benar anak kecil seharusnya bermain dan dokter tugasnya mengobati, uung tapi, yang dikatakan Kiana benar, banyak pengobatan yang tidak membutuhkan daun untuk media obat, tapi aku membutuhkan daun
__ADS_1