Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 72


__ADS_3

cermin oh HP katakan padaku siapa benar adanya, goggle berkata karena data seluler anda dinonaktifkan Anda harus bla blah blah halah bacot aku tidak percaya bagaimana bisa kakak mengirim SMS padahal diakan masih terbaring koma selama ini, ah paman serahkan pertanyaan ini kepada detektif P & N kami selidiki kasus ini. Astaga mereka ini benar-benar haaah entah mengapa aku teringat perkataan kakaknya waktu itu, saat chyou memutuskan untuk membawa anak wanita itu pulang ke rumah sehingga membuat Chen marah sambil berkata mengapa kakak harus membawa mereka "mereka masih kecil jadi membutuhkan kita sebagai kakak" mengapa kakak selalu saja (mengepalkan tangan nya) "rumah akan seru dan ramai jika ada mereka kalau begitu ayo kita jemput mereka" kata chyou dangan tersenyum bahagia walaupun hatinya sedikit terluka. Hmm kau benar kakak, ini sangat seruu dan ramai

__ADS_1


Kemudian Chen maju dan membuat suasana itu ramai dengan memarahi Yelu dan si kembar, sampai Yelu yang lebih tua darinya tidak bisa menghindari atau membalas amukan harimau yang ganas itu. Saat pulang, mode memohon anak anjing milik nuan saja tidak mempan sehingga chen memberikan hukuman untuk mereka dan seketika mereka terkejut juga merinding mengingat siksaan chen saat di moll hari itu, ja jangan jangan itu, jahat (kakak jahat), hiks huaaaaaaaaaaa kakak ua jahat halimau jahat huhuhu, hey aku belum tentukan hukumnya loh haah jangan sok dramatis hentikan kalian semua untuk sekarang cepat suit, a apa c chen kakak halimau, jangan membantah cepat lakukan. Mereka bertiga terpaksa mengikuti omongan chen untuk suit dan hasilnya nuan akan ikut di mobil Yelu sedangkan paiyu ikut mobil chen dan sekarang syarat pertama jangan menangis sampai rumah

__ADS_1


kemudian saat mereka sudah sampai di rumah akhirnya chen melupakan semuanya sampai ke esokan harinya chen yang datang dengan penampilan berantakan dengan mata sipit karena ngantuk, namun ia pulang dengan selamat ke rumah bibi dan disana ia disambut oleh An kemudian ditanyai olehnya "dari mana saja kau" Chen berkata bahwa dirinya baru selesai mengurus semua dokumen dan rapat tanpa berhenti berdatangan jadi hoam jangan bangunkan aku. Apakah kakak tertua merasakan hal itu juga saat berkerja, emm mungkin haaah kita sudah membuat kakak tertua sangat kelelahan saat mengurus kita setiap hari nya, oh ya bagaimana kalau kita bantu kakak kedua" usul nuan kepada paiyu dengan berbisik, "ide yang bagus" . Pintu terbuka mereka berjalan perlahan-lahan kemudian membuka laci meja "apa yang sedang kalian lakukan" kata Chen, dengan wajah yang menyeramkan saat cahaya dari ponsel nya mengarah ke wajahnya sehingga paiyu dan nuan lari ketakutan sambil berteriak "hantu". Chen melihat ke sekeliling sambil berkata "dimana hantunya", si kembar berlari sangat jauh sampai tak lihat jalan ia terjatuh saat berpapasan dengan An yang sedang membawa sayuran yang akan di potong namun untungnya ada Yelu yang mencegah An terjatuh. "Eh kenapa tidak sakit ung pa paiyu lihat bawah "apa kalian tidak apa-apa" si kembar langsung bergegas bangun setelah melihat wajah kakak kedua sambil berkata bahwa mereka tidak apa-apa "hah, syukurlah", "Lain kali kalian lebih hati-hati" Yelu dan Chen berkata bersamaan. Si kembar meminta maaf sambil menundukkan

__ADS_1


__ADS_2