Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 75


__ADS_3

sekali dengan chen. Disisi lain Chen yang mengikuti lomba merasakan rasa gatal pada telinganya yang membuat senior khawatir "ah tidak apa cuma airnya tidak bisa keluar (dari telingaku), hmm rasanya ada yang berbicara buruk tentangku". ah paman Paman ak aduh paman Ye jangan tarik telingaku ak, jangan membuka mobil dengan kaki, o okey aku tidak akan le lepaskan paman haaah baiklah ung lagi pula itu salah paman Ye yang membiarkan AC mobil nyala, apa kau bilang, di dalam pengap paman walaupun pengap jangan menendang pintu mobil dengan keras (teriak yelu dengan keras)    ╮(╯_╰)╭perdebatan menjadi semakin panas namun Tiba-tiba seorang berbadan besar, berotot, berambut keriting sedikit berantakan,menghampiri nuan. dan itu membuatnya takut gemetaran saat melihat orang itu mengangkatnya tinggi ke udara sambil berkata dengan suara penuh riang "paiyu.....sudah lama kita tidak bertemu" wajah orang itu membuat Nuan ketakutan sampai diam membeku, "paiyu apa kau sakit" nuan menggelengkan kepalanya sambil bergumam untuk menurunkan nya. pria itu menurunkan nya, nuan langsung berlari bersembunyi di belakang Yelu. Mereka berdua yang bertengkar mulai diam dan bertanya ada apa nuan hmm paiyu langsung memarahi pria yang menakuti nuan dengan kedua tangannya dilipat "Kenji jangan perlakukan adikku seperti itu" ah baiklah (tersenyum) "jangan menggosok kepalaku seperti itu" (sebal). Yelu menghampiri mereka lalu bertanya apakah paiyu kenal dengan pria itu, ung dia Kenji teman harimau jahat itu, kau tidak boleh memanggil kakakmu begitu ung biyalin, astaga anak ini ish jangan acak-acak rambutku hahaha halo senang bertemu dengan mu, saya kaiji kakak kelas Jun" um senang bertemu denganmu saya Ye yelu paman si kembar paiyu dan nuan (didalam hati berkata) orang menyeramkan ini kakak kelasnya chen eh tunggu Jun, itu Jun, apakah itu Chen tapi bukan kah Chen bermarga Yu.


Oh ini kembarannya paiyu ya, apakah nama mu nuan. mau bermain bersama paman, wajah ceria itu ditolak oleh nuan yang kembali bersembunyi di belakang Yelu dengan ketakutan. Aaaa tidak paman itu menakutkan bagaimana kalau aku (berpikir yang mengerikan terjadi padanya) tidak-tidak aku tidak mau jadi seperti itu ta tapi paman itu kelihatannya tulus (mengintip) 'tidak apa nuan, paman kei tidak akan menggigit seperti harimau jahat itu' emmmm ba baiklah. nuan berjalan ke arah keiji sambil menyapa nya walaupun "hai, paman kai" suara kecil seperti bergumam. hai nuan kamu cantik sekali hari ini, lebih cantik dari paiyu (tersenyum) "be benarkah" iya cantik sekali seperti peri, nuan tersenyum bahagia sebagai tanda terima kasih nuan mencium pipi kaiji walaupun kaiji duluan yang memintanya. Melihat kelakuan kaijin yang seperti itu membuat Kedua orang yang melihatnya merasa seperti jijik tidak percaya. Hei paiyu ada apa dengan pria itu, haaah itu hal yang paling menyebalkan (mengucapkan apa yang Chen ucapkan bila dia melihat situasi ini) , jangan katakan itu. Kau juga menyebalkan merusak pintu mobil, enak saja menyalakan ku itu salah Yelu sendiri, oh beraninya kamu memanggil namaku begitu saja, akan ku hukuman kau seperti yang Chen lakukan!!! hiks huaaaaaaaaaa paman kai paman Yelu akan menghukum ku haaah anak ini slalu sa ja. Yelu menciut karena melihat ekspresi kaijin yang menyeramkan


__ADS_2