Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 45


__ADS_3

oleh An dan Yelu yang datang ke rumah sakit seperti yang Chen bilang di telpon sebelumnya kalau si kembar sudah ia temukan dan mereka berada di rumah sakit juga ada kabar gembira kalau kakak sudah siuman kalian cepatlah kemari jangan lupa datang dengan bibi. Kata Chen dengan antusias di telpon tapi kenyataannya saat mereka datang ke rumah sakit, Chen tampak kesal dan marah entah apakah yang terjadi pada mereka lantas Yelu bertanya secara spontan "kenapa dia terlalu kesal kakak Yu apakah kalian bertengkar" Yah seperti itulah, haah melihat wajah chyou yang muram membuat bibi dan An tak tega melihatnya sehingga bibi memukul anaknya yang tak tau tata krama juga tak peka keadaan yang dialami kedua saudara ini dan yah beberapa saat kemudian Yelu mengerti dan bergegas menjemput chen kembali.

__ADS_1


Pukulan keras menghantam samsak tinju berulang kali sampai pengaitnya terputus. Keringat bercucuran, kepalan tangan yang panas berasap tiba-tiba suara pintu terdengar dengan soda kaleng dingin di tangan dia berkata "wah menyeramkan" Tatapan sinis menatapnya sehingga tangannya mulai bergemetar ketakutan dan untuk mengatasinya ia berdehem sekali mengatakan kalau dia adalah Yelu, ada apa, oh itu emm ekhm bisakah kita bicara di luar sebentar. Jadi kau kesini karena kakak yang menyuruhmu, antara tidak dan iya oh omong- omong kau sudah tau gimana mereka dapat taksi Natsu. Yah aku sudah tau nah ini dompetmu jangan sampai tercuri lagi. Eh gimana bisa, mereka menggunakannya maka dari itu mereka bisa pergi dari sana terima kasih atas sodanya aku pergi dulu, tu tunggu Chen kau mau kemana, ke kolam renang besok aku tanding bilang begitu ke kakak.

__ADS_1


Chen pergi begitu saja, membuat yelu heran, apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka, disisi lain di kemacetan yang parah membuat Chen kesal karena hari ini dirinya sial sekali, karena itulah es krim ada untuk meredahkan amarah nya tapi tiba-tiba saja Chen terkejut bahwa itu adalah eskrim persik yang merupakan menu yang wajib ada di kediaman Yu tapi kenapa kediaman ini begitu bersih padahal ditinggal pemiliknya satu tahun yang lalu. "Bahkan ruang tidur kakak sekalipun" Woosh sesuatu yang lewat di belakang chen dengan cepat dan itu membuatnya ketakutan "a apa ini semua ulahnya wanita yang bicara pada kakak waktu itu" Hmm apa kalian ingat saat chen bertengkar dengan kakaknya karena ingin bekerja di perusahaan keluarga mereka namun chyou tidak mengizinkannya lalu seketika chen ngambek dan mencuekan kakaknya dengan dalih mengerjakan tugas yang diberikan dosennya walaupun itu memang benar-benar tugas yang diberikan dosen untuk-nya sampai terjaga sepanjang malam dan saat chen ingin bicara dengan kakaknya, saat memegang gagang pintu dirinya mendengar kakaknya yang batuk-batuk untuk pertama kalinya dan saat ia ingin mendobrak masuk terdengar lah suara seseorang wanita yang bicara dengan kakak dengan khawatiran-nya dan kakak hanya tersenyum lemah menjawab pertanyaannya karena ia tidak mau kalau adik-adiknya mengalami nasib serupa. Mendengar hal itu wanita itu kesal dan meninggalkan kamar kakak tapi saat aku menengok nya dia menghilang dalam sekejap ''mungkin itu hanya delusi ku saja" Kata chen yang bersyukur itu bukan hantu tapi meskipun

__ADS_1


__ADS_2