
walaupun sedikit, lain kali aku akan mengalahkan ular itu, di pertandingan tahun depan lihat saja nanti" walaupun tereliminasi, orang yang memiliki pengalaman pelatihan terus memancarkan semangat-nya begitu juga dengan orang yang baru saja punya pengalaman bertempur dengan lawan yang kuat (monster). namun ada saat duel berlangsung "bisakah kita percepat" apa "hai wasit bisakah kau buat satu lawan empat" itu tidak bisa huh yah kalau begitu, hai kau" orang bertopeng putih dengan ekspresi cemberut :-( melihat sekeliling "kau topeng putih dengarkan" maksudmu aku, ya kau, wasit aku mengaku kalah, a apa maksudmu yang (mulia) ehm tuan, apa kau tidak mendengar... aku Ugh, Lawan langsung mengarahkan pedang tepat di bawah lehernya "apa yang kau lakukan" tidak asik kalau kalah begitu saja benarkan. Topeng putih berubah menjadi tersenyum dan menjawabnya "benar katamu" langsung menangkis Serang pedang yang mengarah ke lehernya tadi sambil menikmati pertarungan sambil berkata mari kita akhir dengan cepat. Dengan senang hati.
__ADS_1
Pertarungan yang sengit dan berdecak kagum dari penonton membuat salah satu petarung pedang yang mengaku kalah itu, semakin gila menikmatinya dan tidak mau mengakhiri dengan cepat namun "arg" pedang hampir menancap di bagian tengah bawah celananya. Itu akhir dari pertandingan semua penonton bersorak, beberapa bangsawan memberikan penawaran pekerjaan pada pemenang. Setelah itu "hai kau topeng aneh" salah namanya topeng noh "ya terserah. mari kita bertarung lagi kapan kapan" Chen tidak menjawab namun topengnya berubah menjadi ekspresi tersenyum. setelah menerima salah satu pekerjaan dari para bangsawan dan mengambil uang hasil pertandingan yang sangat banyak koin emas nya, Chen pun pergi ke rumah sakit dimana Ella dirawat tapi ditengah perjalanan Chen terbatuk batuk disertai darah itu membuatnya terkejut juga teringat pada kakaknya (chyou) yang selalu berbaring di ranjang rumah sakit jika tidak ditangani dengan cepat maka ah tidak, dirinya malah membuatnya menjadi lebih buruk dengan selalu memarahinya, bertengkar dengannya, membuat masalah, menambah penderitaan nya dan sekarang....,. "Dan sekarang" Chen meneteskan air matanya. "Kakak kakak kakak....." suara itu samar-samar terdengar kemudian Chen tersadar lalu melihat disampingnya ada Andrew yang bertanya kepada nya, apa tuan (Chen) tidak apa-apa. "Yah aku baik baik saja,apa adikmu sudah sadar" Andrew tersenyum sambil berkata "ya" Baguslah. sambil mengelus kepala Andrew lalu pergi mengambil obat sebelum pergi Chen berkata untuk menemani Ella selagi dirinya pergi, namun ditahan oleh Andrew sambil berkata bahwa dirinya ingin ikut, tidak kau harus disini karena Ella membutuhkan seseorang kakak disampingnya untuk situasi ini kau mengerti. Andrew terdiam kemudian melihat Chen pergi sambil berkata bahwa dirinya dan adiknya selalu merepotkan tuan seandainya dirinya kuat untuk menjaga dan melindungi Ella... ini semua pasti tidak akan terjadi.
__ADS_1
Diwaktu yang sama. ella diam-diam pergi keluar kamar dan melihat kakaknya murung setelah mendengar perkataan orang yang memakai topeng itu. Saat pria bertopeng masuk ke kamar nya, Ella langsung memukulnya dengan keras namun pukulannya di tangkis dengan sekali pukul dan membuatnya terjatuh ugh cakit. saat tangan orang bertopeng itu ingin menyentuhnya, Ella menutup matanya dan berteriak sangat kencang membuat Andrew berlari ke kamarnya "ada apa Ella" ella langsung berlari ke arah kakaknya sambil menangis lalu
__ADS_1