Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 92


__ADS_3

terima kasih zander kamu yang terbaik, oh benarkah kalau aku yang terbaik ikuti aku, baik. Beberapa saat Setelah itu Noel menangis dan berkata "hiks mengapa kau begitu kejam padaku" tidak aku tidak kejam, Zander tersenyum saat melakukan kejahilan nya namun itu terlihat natural dan menakutkan. Lihat kau tersenyum saat melihat temanmu sendiri terhina seperti ini haaaah, kau hanya pakai baju berenda saja kok dengan pita menghiasi rambut yang diikat dua, boneka beruang putih besar, lembut dan halus dipeluknya membuat Noel seperti seorang anak perempuan yang manis dan cantik dan itu adalah salah satu hal yang memalukan bagi seorang pria begitu juga dengan Noel yang merupakan salah satu elf yang berteman dengan manusia. "iya tapi jangan panggil pelukis untuk melukiskan hal yang memalukan ini dong kau itu kejam dan tidak berperasaan", oh terima kasih, itu bukan pujian tau huh menyebalkan mengapa aku punya teman seperti mu, itu salahmu sendiri mengapa mau berteman dengan orang sepertiku. Tuan Duke ini sudah selesai lukisannya, Hmm ini imut, dan mengemaskan ah ada yang kurang, apa itu tuan Duke. mata Chen bersinar itu artinya ide gila muncul di pikiran Chen dan ikut membuat Noel merinding dan perasaannya berkata ini buruk.

__ADS_1


"ikut dengan ku" hai kau mau kemana membawaku, ikut saja, tidak tidak mau. Chen menyeret Noel secara paksa tanpa ragu, Noel seketika menjerit keras "tidak aku tidak mau" dengan memegang kursi dengan erat mencegah nya untuk ikut dengan Zander. "Dasar keras kepala" Zander menarik dengan kencang sehingga membuat kursi mengikutinya dan para pelayan juga yang lainnya diam melihat hal itu, ahuaaaaaaaaaaaaaaaa seseorang tolong aku......" kursi berjalan mengikuti mereka dengan Zander yang kejam dan semua orang tertawa bahkan sang pelukis melihat nya itu membuat Noel malu dengan menutupi wajahnya yang jelek karena ulah Zander sambil berkata apakah sudah selesai, masih belum, diamlah sebentar lagi dan... selesai. Noel langsung pergi dengan cepat setelah menjentikkan jarinya untuk menganti baju tapi lagi-lagi saat segera kabur selalu dihentikan Zander hanya untuk mengatakan "apakah kau tidak melihat lukisan mu sendiri" dengan senyuman menakutkan itu lagi. tidak perlu dasar menyebalkan, ya sudah kalau tidak mau. kata Zander melepaskan kaki Noel sehingga dia terjatuh ke bawah dari lantai tiga tapi itu tidak membuatnya mati, "dasar menyebalkan aku tidak mau datang ke kediaman Hoshea lagi walaupun kau memintaku".Esme yang mendengar itu bertanya "Duke apakah anda bertengkar lagi dengan tuan Noel" iya, mengapa anda melakukannya, haaah maaf tapi untuk saat ini kita membutuhkan tuan Noel segera setelah Anda ke negara shila "kalau begitu kita butuh vian dan Philip untuk mengurus semua itu" tapi bagaimana dengan anak muda yang anda bawa, untuk itu biarkan anak laki-laki itu keluar untuk menghirup udara segar, dan beritahu miriam kalau terjadi sesuatu pada anak perempuan itu harus beritahu aku secepatnya. Baiklah, satu lagi beritahu Philip jika aku kembali jangan sampai kejadian kemarin terulang lagi.

__ADS_1


Pemandangan indah di hamparan bunga membuat Andrew bertanya-tanya mengapa dirinya ada disini, saat berjalan terlihat seorang wanita rambut merah jambu yang mengingatnya pada sang ibu tanpa sadar dia menyebutkannya "ibu" seketika wanita itu

__ADS_1


__ADS_2