
lebar yang sama tajamnya seperti tombak dan itu adalah obat yang bisa menyembuhkan kakak ku. hmm itu sedikit sulit karena daun yang dokter butuhkan adalah daun yang ada di dalam legenda, hm apa maksud anda, apa dokter tidak tau legenda daun taring buaya, hey dokter itu orang luar tentu saja tidak tau tentang legenda itu, oh begitu ya, maaf dokter, tidak perlu meminta maaf, emm bisakah anda menceritakannya, tentu saja Ekhm pada jaman dulu ada monster buaya yang sangat jahat, memakan dan menyerang manusia, moster itu tidak bisa dibunuh bahkan oleh penyihir yang datang dari wilayah lain, tapi....hahaha dia dikalahkan dengan kentut siluman harimau yang lewat hahahaha betapa lucunya itu hahaha hah bahkan karena kentut itu giginya mengecil dan jatuh ke tanah yang berlumuran darah kemudian tumbuh dengan cepat bagaikan tanaman rambat tapi dengan kandungan sihir hitam yang sangat pekat nan gelap bagaikan racun yang membuat semua orang mati dengan cara yang sangat tragis dan warga jadi khawatir kemudian meminta dewa neraka mengambil gigi yang tajam yang menyerupai daun itu. apa raja neraka mengambil daun jahat itu? iya dengan syarat harus ada seratus orang yang harus dipersembahkan kepada dewa neraka, entah itu kebetulan atau tidak jumlah yang ditentukan sama dengan jumlah dua desa yang tadi memanggil dewa neraka dan mereka mati mengenaskan ditangan raja neraka. Sungguh cerita yang tragis, semua mengangguk setuju sambil berkata "itu karma mereka memanggil raja neraka" Cerita tragis harus di jadikan pelajaran, jangan meniru mereka, yah mereka itu bodoh dan idiot, tapi berkat mereka kita masih hidup, benar, yah aku mengakuinya walaupun aku gak sudi hahahaha lihat dia malu hahahaha. Mereka tertawa dengan riang dengan mengganggu nya dan itu membuat Kiana kesal tapi tidak dengan dokter yang bergegas mengemasi barang nya setelah menetapkan tujuan yang ia cari-cari, semua barang ia taruh dalam tas ransel yang ia bawa sebelumnya. Kemudian ia berteriak di dalam hutan yang gelap pengap dan lembab dengan angin semilir yang dingin, pembunuh itu langsung memojokkan Ricci dengan pedangnya tepat di leher, kengerian itu membuatnya sampai ke dunia para arwah dengan jubah putih dan hitam yang Menyortir roh baik dan roh jahat yang baru saja keluar dari raga seseorang. Bisa dibilang dia baru saja mati dan tidak bisa kembali ke tubuh nya lagi, yah mau bagaimana pun aku memilih untuk masuk ke neraka untuk mengambil daun ugh ini..... kolam darah. Bau amis nya menyesakkan hidung apa lagi buat Ricci yang mempunyai fobia darah ugh ini adalah akhir hidup perjalanan di alam Baka kemudian mati lagi di sana, hahaha lucu sekali udah mati, mati lagi gak masuk akal. "Ugh dimana aku" Hai kau tangkap, ugh apa ini, kau akan bekerja jadi asisten petualangan, ta tapi, jangan banyak tidur cepat bangun.
Setelah kejadian ini itu di alam baka sepertinya. Aku tersadar di tempat yang asing dengan bau menyengat dan sekarang tubuhku tampak kurus kering seperti kue jahe. Jika aku amati situasi sekarang, yang dimana aku merupakan seorang budak yang baru dibeli oleh orang kasar juga kejam. aku tidak bisa menggerakkan tubuh ku dengan baik