Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 22


__ADS_3

di kediaman ini kata anak laki-laki itu sambil menghapus air mata nya, Pria yang ada di kediaman itu bertanya nama sahabat anak laki-laki itu. Anak laki-laki itu tidak tau nama sahabat nya itu yang pasti sahabat nya itu perempuan cantik seperti seorang peri berambut hitam dan sehelai rambutnya putih, pria dari kediaman sahabat nya itu terkejut lalu bertanya bagaimana anak laki-laki itu bisa berhubungan dengan putri.anak laki-laki itu ingin menjawab nya namun terhalang oleh orang yang berkata sesuatu yang penting lantas ia berbisik dengan pria itu. NamunĀ  wajah pria yang ada di kediaman sahabatnya terkejut dan bergegas kembali kemudian anak laki-laki itu bertanya . "Em kakak", Chyou menghela nafas tersenyum kemudian mencium kening si kembar. Kemudian dirinya pergi ke kamar Chen dan melihat apakah adiknya sudah tidur atau....., Chyou langsung bergegas kebawah dan berlari sangat cepat membuat orang dirumah bertanya, Tuan muda mau kemana, mau jemput Chen, aku akan segera kembali.

__ADS_1


Melihat kamar Chen yang kosong, firasat buruk muncul di benak Chyou, jadi dia cepat cepat turun kebawah lalu pergi ke tempat dimana dia selalu pergi disaat yang seperti ini dengan banyak botol bir yang berserakan di dekatnya, bau alkohol melekat pada mulutnya, sambil memegang kepalanya kemudian tertawa di iringi air mata yang mengalir saat sedih. Pukulan keras dan banyak pikiran membuatnya jengkel sehingga ia melampiaskan nya ke pohon tapi kali ini "byur" dia menenggelamkan dirinya ke dalam sungai saat efek samping alkohol beraksi, dan alasan lainnya adalah demi mendinginkan kepalanya dari hal hal yang meganggu dirinya kadang kala Chen menceburkan dirinya ke sungai dari atas jembatan dan hal ini terjadi saat ia mulai beranjak remaja. "Chen" ka kak maafkan aku. Dirinya ingin lari dari kenyataan, lari dari kakaknya untuk menjauhkan kesialannya yang selalu membuat kakak terluka, lari dari hal hal menyakiti dirinya juga kakaknya.

__ADS_1


uhuk uhuk Chen bangunlah kumohon, Chyou dengan khawatir dia melakukan CPR (pertolongan pertama) kepada Chen, dan untunglah itu selalu berhasil menyelamatkannya, "kakak" ya aku disini, makan bubur dulu, ah terima kasih, a anu "kakak" oh kalian sudah selesai mandi, ung hari ini bibi beli baju baru untuk kami kakak mau liat, iya tentu saja. Wah Ayo ayo kakak aku tunjukan, ah tunggu dulu, Chyou mengelus kepala Chen sambil berkata "jaga dirimu baik-baik cepatlah sembuh, karena aku sudah memaafkan mu saat di restoran" ung terima kasih kak, ayo kakak ayo, iya iya, tat Tara bagaimana cantik kan, yah cantik sekali seperti putri dongeng, em a anu kakak, wah nuan kamu imut sekali dengan boneka beruang putih, eh em, nuan seperti peri benarkan An, ya kamu benar em te terima kasih.nah kakak sekarang sentuhan terakhir, hmm ung Sentuhan terakhir nya adalah foto bersama, akan tetapi si kembar langsung bersembunyi di belakang An dengan memik wajah sedih "Kakak apa kakak sakit" tidak kakak tidak sakit, memangnya ada apa paiyu,em itu....hiks kakak jangan sakit huaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. Ah tidak kakak tidak sakit nuan em huaaaaaaaaaaaaaaaaaaa. cup nuan peri kecilku berhentilah menangis. Kakak biar aku saja yang mengurus nya. "Kalian diamlah" teriak

__ADS_1


__ADS_2