Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 9


__ADS_3

terus begitu dengan Chen. "Ya aku mengerti, Chen" i iya Kakak,berhenti memanggil Jiao sebagai burung jelek, tapi itu kebenarannya kakak, kanapa kakak suka burung jelek seperti jiao. Mendengar hal itu chyou menghela nafas dan meminta maaf atas nama adiknya kepada Jiao , apa kenapa kakak meminta maaf pada burung jelek itu, em oh ke arah situ, kakak apa kakak mendengar ku, iya aku dengar dan Chen dimana kau meninggalkan mereka, di dalam mobil, hah dasar kau ini, cepat kau lihat mereka apakah ada di sana, apa, kakak kakak mau kemana, cih lagi lagi seperti ini, kakak tunggu aku.

__ADS_1


Hah hah kakak apa ugh menemukan mereka. Tidak mereka tidak ada disini, ka kak ? , chyou berlari sangat cepat meninggalkan Jiao kepada Chen sedangkan Chen beralari bertanya kesana kemari kepada orang yang berada di dekat TKP (tempat kejadian perkara) walaupun ada perselisihan kecil dengan mereka yang sama tidak mau bersama orang yang menjengkelkan seperti Chen mending dirinya pergi. Chen pun puas burung itu pergi, gak ada yang mengganggunya. ini salah satu yang membahagiakan apa lagi ada informasi tentang seseorang pria berambut cokelat yang terakhir kali saksi mata melihatnya dan pria itu membawa pergi paiyu dan nuan ke arah kanan. dan chyou segera pergi ke arah yang di beritahukan namun dirinya sempat keliru mengira seorang lelaki tua yang bergandengan tangan dengan dua cucunya sebagai pria yang membawa pergi (menculik) paiyu dan nuan. Chyou sedikit putus asa lalu berpencar untuk mencari adik kembarnya, kemudian Chen melihat kedua adiknya sedang makan eskrim bersama seorang pria yang sepertinya perawakannya sama dengan apa yang dikatakan saksi mata walaupun dari kejauhan ku lihat sih hehehe, saat itulah dia menelfon chyou namun paiyu berlari kearah dirinya "acak ua''. Chen melihat pria yang bersama kedua adiknya itu dari dekat dan, beh sama bah seperti ciri-ciri yang di katakan saksi mata yang bilang "pria rambut cokelat".

__ADS_1


Dan mereka langsung pergi ke arah chen bersama pria rambut coklat itu "kaka udah baikan Ama acak ama" iya, wah, ah aman ambut coklat, kakak kakak, paman ini sangat baik dan dia belikan kami eskrim. Iya kakak tau, apakah eskrim itu enak ?, Iya. Kata si kembar dengan serempak, Chen menyuruh paiyu dan nuan berterima kasih karena sudah membelikan eskrim. Paiyu dan nuan melakukan apa yang Chen katakan, lalu pria rambut coklat itu menerima ucapan terima kasih dari paiyu dan nuan " oh ya kapan kapan main bersama paman lagi ya" iya, entahlah tergantung. Chen bertanya mengapa dia menculik adikku, pria rambut coklat pun berkata dirinya tidak menculik hanya meminjam nya sebentar untuk bermain dengan si imut yang kebetulan namanya sama seperti kuberikan dan apa kah tidak boleh jika meminjam si imut ini sebenar. Chen tidak mengerti apa yang dimaksud pria itu lalu "ca ak ua kak Ama di mana" em itu  "akal ua masih ekar ya" tidak aku sedang meminta maaf sekarang, enal kah, iya (memperlihatkan smartphone nya) Chen apa kau menemukan Paiyu dan nuan, ah itu ala kakak Ama, Paiyu, ya akak ama, telpon langsung direbut oleh Chen dan berkata "kakak aku di dekat ruang

__ADS_1


__ADS_2