
terjadi pada sahabat barunya maka anak laki-laki itu pergi ke rumah sahabat barunya dengan mengikuti peta yang diberikan oleh nya. walaupun anak laki-laki itu menghadapi masalah saat menemui sahabatnya yaitu "seorang penjaga pintu" yang tidak mengizinkan dirinya masuk, anak laki-laki itu mengambil sesuatu di dalam saku celananya yaitu sebuah sapu tangan. penjaga pintu kediaman bertanya dari mana dirinya dapatkan sapu tangan milik putri, "oh maksud mu ini" ya, hmm aku hanya diundang oleh Sabahat ku main di rumahnya dan dia melupakan sapu tangan nya di hotel. Haah baiklah kau boleh masuk jika kamu pergi dari sini, eh kenapa paman menyuruhku pergi padahal aku belum masuk. Pergilah, ark ish tidak tidak mau,aku tidak mau pergi dasar paman jelek, apa katamu. Suara mereka yang berisik itu membuat seseorang dari kediaman muncul. kemudian jam berbunyi pukul sembilan malam chyou menghentikan ceritanya lalu mencium dahi paiyu dan nuan sebelum pergi. Chen, oh kakak ada apa, besok aku dan si kembar akan belanja, jika kalau kau lapar, ada bakcang dan bubur di kulkas jangan lupa kamu panaskan sebelum kau memakannya, iya aku mengerti kak. Kata Chen sambil mengerjakan tugas dari dosen "Chen jangan tidur terlalu malam, jika tugasmu selesai segeralah tidur" iya aku tau itu, kakak pergilah, haah baiklah selamat malam, iya selamat malam. Satu jam kemudian tiga jam telah berlalu chyou termenung memikirkan prilaku Chen yang diam tak mau bicara padanya. "apa mungkin chen marah karena aku tidak mengizinkan-nya bekerja di perusahaan Yu, mungkin,saja. kata seseorang yang datang
Dan sekarang di depan pintu kamar chyou, ada Chen yang akan mengetuk pintu namun terdengar suara seseorang yang sedang berbicara "hahaha kau gelisa karena tidak menghabiskan waktu bersama adikmu, iya, dia tidak seperti biasanya, aku takut kalau.... Ugh uhuk uhuk uhuk" ka kakak. Chen khawatir dan ingin membuka pintu namun seseorang itu menyuruh kakak untuk "cepat minum obatmu,kau harus hidup untuk menjaga adikmu" ugh uhk aku.... akan menjaga mereka dan uhuk uhuk ugh.. aku tidak akan membuat mereka seperti diriku yang dulu..... sebatang kara, iya aku tau, jangan memaksakan dirimu, tidur lah. Saat pintu terbuka, chen bersembunyi di balik dinding, orang yang berbicara pada ku hilang bagitu saja, aku tak percaya ini, apakah dia hantu yang menjaga kakak ku atau prajurit bayangan yang mengawasi kami, apa pun itu aku berterima kasih kalau tidak ada dia kakak..., (。•́︿•̀。 ini sangat menyedihkan mari kita lihat FLASHBACK melalui mimpi chyou). Pertarungan di ruangan yang sedang terbakar ada seseorang wanita yang gagah berani melindungi dirinya dari orang-orang yang hendak membunuhnya. "Tidak ada waktu lagi cepat pergi" t ta tapi, cepat. wanita itu melempar chyou ke lubang dimensi dan sedangkan dia "aaaaark" terbunuh tepat di depan mataku dan itu adalah mimpi paling buruk dan kenyataan yang paling pahit yang chyou terima. Hah mari kita kembali ke cerita saat chen menyentuh dahi kakaknya dan tiba-tiba tangannya di pegang oleh chyou yang saat itu berkata " tidak, jangan tinggalkan aku, Tidak teman, tidaaaaak kakak..." Aku ada disini jadi tenanglah. Teriakkan kakak membuat ku ingin