
mengkhawatirkan anaknya".
__ADS_1
Demam sudah mereda, syukurlah, mengapa anak ini tidak membuka matanya, itu efek...'Urgh perasaan ku aneh' saat menoleh ke samping aura mencekam terasa seakan membunuhnya dan tatapan yang tajam seakan mengincar mangsa dan itu membuat dokter gugup saat mengatakan " jika ditemani oleh seseorang yang disayangi tuan muda, mungkin rasa sakitnya akan hilang", kau berbohong lagi, maaf ?, Jangan bertele-tele cepat katakan yang sebenarnya, tapi itu yang sebenarnya.... bagaimana kalau Duke menemani tuan muda, tidak berhasil, tapi bagaimana itu tidak berhasil...., Duke diam tak menjawab, anda adalah ayahnya dan Bukankah tuan muda adalah anak anda duke.. "dia bukan anakku" apa maksud anda, Duke Hoshea tidak mau menjawab dan tetap terdiam. Esme mengalihkan perhatian dan membawa dokter pergi karena suasana hati Duke sedang tidak baik .
__ADS_1
Hmm memang benar mereka seperti ayah dan anak tapi karena merekalah kakak... (Kejadian waktu itu kakak memaksakan diri untuk mengurus mereka berdua dan juga mengurus perusahaan dan akhirnya... (Bayangan saat salah satu lengan kakak patah dan bayangan saat kakak batuk berdarah membuat ku (*❛‿❛→memegang dadanya yang terasa sesak dan sakit karena melihatnya tersenyum saat menahan rasa sakit ) Begitu juga saat dirumah bibi, kakak bekerja begitu keras lalu pulang cepat hanya untuk melihat adik-adiknya dan merahasiakan penyakitnya meskipun ia tau kalau tubuh kakak tidak bisa menahannya, haaah kakak begitu keras kepala walaupun sering keluar masuk rumah sakit kakak masih sempat melindungi adik kecilnya dan mengantikan nya tengelam di danau es) ini semua karena mereka. Lalu kemudian muncul bayangan kakaknya yang sedang memeluknya sambil berkata "itu bukan salah mereka" chen membalikkan badannya berkata "kakak" (tersenyum)
__ADS_1