
tergesa-gesa. Chen berkata "ada apa, apakah hari sekolahmu tidak menyenangkan", me hah mengapa berlari disuruh kakak hah sekolah....",. Chen berkata bahwa itu adalah latihan pagi yang sehat,Paiyu menantang Chen dengan berkata apanya yang sehat saat lari di siang hari yang panas. Chen memberikan sebotol air dan menyuruh Paiyu masuk ke dalam mobil sambil berkata bahwa dirinya akan memberikan Paiyu hadiah yaitu sebuah ruangan yang dingin dengan baju ganti. Paiyu menatap dengan serius sambil berkata apakah ini hadiahnya, Chen berkata kalau Paiyu tidak mau ya sudah.chen masuk ke mobil lalu pergi, dasar harimau jahat, jahat. Teruslah berlari kalau ingin pulang, hmm sudah wah mau masuk tidak. Dasar harimau menyebalkan brak, nah, huh apa ini, minumlah jika haus dan jangan lupa ganti seragam mu dengan baju biasa katanya sambil menutup kaca mobil penghalang kursi mengemudi dengan kursi belakang. Lalu Chen mengetuk kaca satu menit kemudian sambil berkata apakah kau sudah selesai, Be belum umm tiga menit Paiyu mengambil sisir rambut nya tapi saat dirinya mulai menyisir tiba-tiba mobil di kemudikan dengan cepat sehingga Paiyu langsung terlempar kesana kemari dan bergegas mengencangkan sabuk pengaman sambil berteriak pelan pelan dengan benar. Woosh Satu menit mereka sampai di rumah, Chen menggendong Paiyu lalu bibi datang untuk menyambut mereka, Chen memberikan isyarat untuk diam. Chen menyelimuti Paiyu tak lupa mencium kening Paiyu sebelum pergi dari tempat tidur si kembar.
__ADS_1
Nuan datang seusai sekolah bersama dengan An dan seperti biasa bibi menyambut mereka begitu juga Chen yang begitu fokus dengan laptopnya. Kakak ua dimana paiyu, dia lagi tidur, jadi jangan berisik. Kata Chen dengan Suara yang serius dan tegas membuat nuan ketakutan dan langsung berlari ke atas, nuan jangan berlari saat ditangga bahaya, iya bibi An maaf. Sekarang Waktu makan siang dan mereka semua berkumpul di meja makan kecuali si kembar. Nuan membangunkan Paiyu yang sedang tidur namun Paiyu tidak mau bangun, kemudian berpikir bagaimana caranya agar Paiyu bisa bangun "biarkan saja dia tidur" kata Chen yang menyandar di pintu dengan melipat tangannya. "Kakak ua" Hey cepat turun sudah waktunya makan ta tapi Paiyu, biarkan saja dia ayo turun.
__ADS_1
Chen gimana kondisi tuan muda, hmm masih sama seperti sebelumnya kalau keajaiban datang pasti kakak akan bangun seperti sebelumnya, semua tampak sedih mendengarnya, nuan selesai makan lalu pergi ke atas, nuan habiskan dulu makananmu, tidak aku sudah kenyang. Dia pergi begitu saja tanpa menengok ke belakang sama seperti chen dulu haah maafkan aku nuan, kalau aku tidak mengajakmu bermain di danau maka kejadian ini tak akan terjadi dan kakak pasti tidak akan... Hiks air mata menetes dari pipi sambil memeluk erat erat foto di dalam selimut si kembar menangis dalam diam, begitupun dengan chen yang menyalahkan diri sendiri karena itu bukan kesalahan si kembar melainkan kesalahan dirinya yang tidak menghentikan kakak pergi ke danau untuk menolong kalian, karena tubuh ku dan penyakit tidurku ini seandainya (mengepalkan tangan) haah seharusnya aku yang terjebur dalam es yang dingin itu dengan membawa jauh kesialan ku dari kalian, mungkin kalian tidak akan menderita seperti ini. Chen menangis di
__ADS_1