Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 73


__ADS_3

kepalanya dengan ekspresi sedih, itu membuat An marah dengan menginjak kaki Yelu sambil berkata "mengapa kalian berdua berteriak pada seorang anak kecil, lihat mereka hampir menangis". mengapa kau menginjak kakiku, itu hukuman kalian membuat peri kecilku menangis,Hay bukankah kau sudah dibantu Yelu tadi, yah itu benar terima kasih, itu untuk ku atau dia, i itu untuk suamiku. Lihat dia malu hahaha berisik,

__ADS_1


An pergi dengan wajah yang merah karena malu tapi syukurlah chen menolong ku,"terima kasih kawan" oh sama-sama kemudian pergi. Saat melihat paiyu dan nuan berkumpul di samping An saat membuka paper bag, membuat Yelu penasaran sehingga bertanya asal paper bag itu, An berkata bahwa itu dari Chen. Kemudian saat di meja makan, Yelu terus menatap Chen dengan tajam dan auranya mencekam seperti ingin membunuhnya sekarang haah astaga itu sangat membuatku tidak nyaman. Jangan menatap ku begitu okey jika mau bicara cepat katakan saja, kau hmm apa yang kau berikan pada An hmm oh itu hanya album foto memangnya kenapa, haaah kenapa kau berikan itu, dia hanya ingin melihat foto mereka saat di moll apa ada masalah. Ka kakak, harimau ke kenapa kau memberikannya pada bibi An, istriku. Kata mereka bersamaan membuat bibi ikut penasaran foto apa yang mereka bicarakan sampai ribut-ribut begitu kemudian dengan semangat An bercerita tentang paiyu dan nuan yang masuk majalah fashion anak-anak dan disana haah runyam sudah, kenapa kau berikan itu pada An dasar sialan. Dia yang memintanya padaku katanya akan menyenangkan punya anak seperti mereka, apa?, lampu hijau untuk mu Yelu selamat

__ADS_1


Di sekolah hari ini terasa mem.bo.san. kan sekali haaah kata paiyu saat pelajaran berlangsung. Guru bertanya pada paiyu namun paiyu tertidur sehingga teman sebangkunya membangunkan nya, paiyu terbangun sambil mengucek matanya lalu seseorang berkata "baca buku halaman ke dua puluh tiga paragraf dua baris empat" paiyu langsung membaca buku yang sudah ditunjukkan itu sampai guru dan murid lainnya tercengang. Wah itu luar biasa, benarkah "iya" kata nuan yang terus bicara soal kehebatan paiyu yang menjawab pertanyaan dari guru saat bangun tidur di kelas. Sedangkan paiyu mendengarkan sambil makan bekalnya saat nuan berhenti sejenak saat bertanya padanya namun paiyu tidak menjawab malah memberikan satu suapan penuh untuk nuan sambil berkata berhenti bicara dan cepat makan. Nuan memegang tangan paiyu sambil mengatakan sesuatu dengan mulut yang penuh sehingga paiyu kesal dengan tatapan tajam ia berkata 'telan makanannya dulu baru bicara'. Setelah itu nuan bertanya bagaimana paiyu punya jam tangan yang sama dengan dirinya,aku tidak tau kita tidak pernah membeli jam tangan.um itu benal tapi jam tangan ini aneh hmm apanya yang aneh, nuan menjelaskan saat dirinya bertemu dengan anak jahat yang hendak memukulnya saat dirinya tidak mau memberikan jam tangan yang baru saja dirinya ketahui itu (jam tangan tadi yang diomongin) dan saat itu tidak ada yang menolongnya "seharusnya kamu teriak saja" iya tapi pukulan itu tak terhindarkan namun untungnya ada suara kakak kedua yang menyuruh nuan untuk merunduk dan memukul. Tunggu si harimau ba bagaimana bisa emm aku tidak tau, tanpa sadar aku

__ADS_1


__ADS_2