Who I Am Brother

Who I Am Brother
Episode 12


__ADS_3

kakak kakak Tel ua buatkan buatkan. Tidak, tapi kenapa,karena rasanya pedas karena itulah kalian tidak boleh memakannya namun, apa apa itu, kakak bisa buatkan dimsum dengan banyak daging untuk kalian saat sudah sembuh, wah benarkah, aku sayang kakak pertama. Tapi tiba-tiba suara bel pintu berbunyi Chen membuka pintunya dan melihat ada seseorang wanita yang mengantarkan berkas berkas dari kantor "permisi, apa pak CEO ada". Saat Wajah cantik perempuan itu membuat pipi Chen memerah " tuan, apa pak CEO ada"

__ADS_1


Ah oh maksudnya kakakku, iya tuan muda, Ekhm oh kalau kakak ada di dalam mau aku panggilkan, saat ingin panggil tiba-tiba kakak nongol begitu saja tentu aku kaget, "ada apa Chen" oh ternyata ada Tianba, kamu sudah bawah dokumennya, iya pak, terima kasih ya. Chyou pergi begitu saja tanpa sepatah kata pun,dan Tianba pergi setelah tugasnya selesai dan saat Chen mempersilahkan masuk dia malah menolak nya dan akhirnya Chen mengantar nya sampai ke gerbang dengan jantung yang berdebar-debar. Semuanya berjalan dengan lancar kecuali saat ia ingin mengatakan sesuatu, Tianba sudah hilang dari hadapannya dan hick e entah mengapa bulu kudukku merinding. Chen langsung masuk kedalam dan mengunci pintunya rapat rapat dengan begitulah dirinya bisa lega dari hal hal yang mengerikan itu, loh dimana kakak, oh acak ua'', acak ama udah tidur, kalau begitu mengapa kalian tidak tidur, eh em aku eeeh itu ada film Barbie di televisi jadi yah kakak ua bolehkah, kami, nonton, itu, sampai selesai. "Tidak boleh" kata Chen dengan tegas menggendong si kembar dengan cara yang kasar seperti mengangkat barang berat, mengunci pintu kamar dengan rapat dan berkata seperti seorang penyihir "jika tidak tidur, besok kalian tidak akan bisa melihat kakak tertua lagi hihihi" ugh dacal cacak jahat. Paiyu melempar bantal dengan sangat kencang tapi sayang Nya lemparan nya tidak sampai mengenai chen

__ADS_1


Chen dengan menguap berjalan ke arah kamar nya namun terdengar suara tangan yang mengetik sangat cepat dan sangat fokus pada apa yang ada dalam dokumen, bagaimana sebuah robot tidak kakak melebihi sebuah robot yang bisa menyelesaikan sesuatu dengan cepat,tepat dan terampil. Dia mengurus si kembar mulai bayi sampai besar seperti sekarang ditambah dengan mengurus pekerjaan kantor tanpa henti bahkan tidak ada rasa lelah pada kamus nya. Sebagian besar waktunya untuk merawat adik adiknya, dan sisanya adalah pekerjaan yang selama ini ia tunda. Hoam yah dia itu kakak ku yang hebat aku menyayanginya "Chen, mengapa kau tidak tidur" jika kakak tidur, aku juga tidur, kau bukan anak kecil lagi Chen, aku tau itu kakak.... mau aku bantu menyelesaikan itu, tidak tidak usah kau tidur lah sana, tapi kak hoam kakak salah menekan minimize, eh ah astaga aku harus memulai lagi dari awal, sini kak biar aku....perbaiki. Oh terima ka.... Nah selesai kakak, eh selesai, iya, aku ke kamar dulu ya kak, selamat malam, iya selamat malam, oh ya kak, hmm, apa kakak punya kunci otomatis tanpa suara, buat apa, untuk  membebaskan mereka, chyou tidak tau apa artinya itu tapi dirinya tetap memberikan kunci tersebut dengan syarat "selesai langsung di kembalikan

__ADS_1


__ADS_2