
Malam itu,
Villa Pelangi terlihat tampak begitu meriah,
Puluhan tamu dari golongan pengusaha kelas atas terlihat di sana, tak ketinggalan para karyawan dan seluruh staf Perusahaan Samudra pun berada di sana.
Mereka sengaja datang untuk menghadiri pesta Peresmian Villa Pelangi, satu satu nya Danau buatan di kota itu yang berhasil di buat oleh Perusahaan Samudra lengkap dengan Villa nya.
Riuh nya para tamu, gemerlap Lampu panggung besar dan hidangan yang berjejer rapi menambah kesan mewah di dalam pesta itu.
Bukan itu saja, beberapa kamera terus merekam kemeriahan pesta malam itu dan bahkan di tayang kan secara Live di beberapa Stasiun Tv Swasta.
Seorang MC terlihat menaiki panggung dan membuka acara.
Dan mempersilahkan Pemilik tunggal Villa Pelangi menaiki panggung untuk memulai Acara.
Gadis belia yang jelita tampak menaiki panggung di dampingi Sekretaris setianya.
Dia lah Azkayra Kumala Samudra Presdir jelita Perusahaan Samudra dan Si Tampan Hanzero , orang kepercayaan nomor satu Perusahaan Samudra.
Tepuk tangan terdengar menggema menyambut Mereka.
Semua mata tertuju pada mereka, decak kagum terdengar dari mereka, dan sebagian dari penjilat pun banyak yang berkomentar kagum menutupi rasa iri mereka.
Azkayra pun mulai membuka suara dengan penuh kewibawaan nya sebagai pemimpin.
Acara berjalan lancar tanpa hambatan, Sampai pada acara inti pengguntingan pita yang di lakukan Azkayra pertanda Villa pelangi resmi di buka, dengan di sambut riuh tepuk tangan dan sorakan mereka.
Dan di akhir acara MC memanggil Nama Tuan Hanzero untuk menutup Acara.
Langkah tegap dari seorang Hanzero terlihat menaiki panggung dan meraih mic.
"Selamat malam semua nya. Disini saya selaku sekretaris Perusahaan Samudra , berterimakasih sebanyak banyak nya pada semua para tamu yang menghadiri pesta Peresmian Villa Pelangi ini. Dan berterimakasih pada seluruh Tim penyelenggara yang sudah menyiapkan dan mengatur semua nya hingga acara malam ini bisa berjalan lancar."
"Di kesempatan malam ini juga, di depan kalian semua dan di depan seluruh dunia yang menyaksikan acara malam hari ini, saya ingin meminang seorang wanita untuk menjadikan nya istri saya, dan satu satu nya wanita yang saya cintai dalam perjalanan hidup saya." ucap Hanz.
Semua yang ada tercengang mendengar ucapan Hanz, Kemudian mereka saling memandang dan berbisik.
Siapa yang akan di lamar nya, siapa wanita yang sangat beruntung itu, yang bisa mendapat kan Cinta seorang Hanzero.? Itu lah pemikiran mereka. Tak terkecuali Gavin yang ada di antara mereka.
Ia sempat kaget, karena selama ini ia mengira jika Hanzero menyukai Azkayra, atau jangan jangan wanita yang akan dilamar nya itu benar benar Nona Azkayra.? Tapi mana mungkin Hanzero berani melakukan kekonyolan ini.? Itu tidak mungkin. Itulah yang dipikirkan Gavin.
Semua yang hadir berdebar menunggu ucapan selanjutnya dari Hanzero.
Hanz menarik nafas panjang,
"Sebelum nya saya ingin mengundang Nona Presdir kita untuk naik ke panggung. Silahkan Nona Azkayra." ucap Hanz mempersilahkan Azka menaiki panggung.
Dengan jantung berdebar Azka pun melangkah dan menaiki panggung, ia juga tidak pernah berpikir jika Hanz akan melamarnya di malam ini juga, karena selama ini ia hanya berpikir Hanz akan segera melamarnya setelah malam ini.. Tapi bukan malam ini.
__ADS_1
Kini Azka telah berada di samping Hanz, menatap lurus ke depan dengan hati yang terus berdebar.
"Malam ini seluruh dunia akan menjadi saksi cinta saya, dan wanita yang ingin saya pinang malam ini adalah.." Hanz menghentikan ucapan nya membuat semua isi gedung itu berdebar menunggu Hanz menyebut nama wanita itu.
Hanzero menoleh ke arah Azkayra yang langsung memandang nya juga.
Kedua nya saling menatap, Hanz kembali menarik nafas dalam dalam.
"Nona Azkayra Kumala Samudra, Bersedia kah Anda menjadi istri saya." suara Lantang Hanz seperti bius yang membuat semua nyawa yang berada di situ terdiam beku.
Hening sesaat ,dan kemudian saling menoleh kesamping dan mulai berbisik.
"Ya Tuhan, tuan Hanzero.. benar benar sudah Gila."
"Sepertinya Tuan Hanzero sudah bosan hidup."
"Tidak tau diri, seorang bawahan beraninya meminang Pimpinan nya."
"Hanya akan berakhir memalukan."
"Iya .. tidak mungkin Seorang Nona Azkayra akan menerima lamaran sekretaris nya. Sehebat apapun dia ,tetap lah hanya seorang pesuruh dan bawahan."
Begitulah bisik bisik cemooh mereka.
Namun di antara mereka, ada seorang Pria yang sangat marah hingga menggerutukkan giginya. Gavin, ya.. apa yang di pikir kan nya benar benar terjadi.
Hanzero, selancang itu kau.. kau pikir kau siapa..? Kau hanya akan memalukan dirimu sendiri.
Kembali jantung mereka berdebar, saat melihat Azkayra mulai menggenggam mic dan menarik nafas.
"Buat semua yang ada disini, mungkin ucapan dari Tuan Hanzero sangat membuat kalian kaget dan bercampur bingung. Begitu juga dengan saya. Tapi saya sebagai wanita yang dilamar Tuan Hanzero secara resmi, sangat menghargai nya. Yang bahkan berani secara langsung dan terang terangan menyampaikan niat nya didepan dunia,."
"Dan Saya Azkayra Kumala Samudra dengan kesadaran saya sepenuhnya dan tanpa paksaan sedikit pun menerima lamaran Tuan Hanzero. Saya bersedia menjadi istri Anda Tuan Hanzero." ucap Azka menatap Hanz.
Jawaban Azka bagai petir yang menggemparkan seluruh isi ruangan.
Semua mata terpana dan semua orang berhenti berpikir. Tak terkecuali Gavin, yang kaget bukan kepalang mendengar jawaban Azka dan bahkan memejamkan mata , berharap ini semua hanya mimpi, namun ia segera menyadari jika semua ini nyata. Azkayra benar benar menerima lamaran laki laki itu.
Sedang kan di atas panggung, Hanz merogoh saku nya mengeluarkan kotak cincin yang telah di siapkan nya. Lalu membuka dan mengambil satu dari
sepasang cincin itu.
"Maaf Nona." ucap nya. Ia mengulurkan kotak itu pada Azka agar Azka memegang nya dulu. Lalu dengan Tangan kirinya ia meraih tangan Azka dan dengan sangat hati hati ia menyematkan cincin itu Ke jari manis Azka.
Dan kini giliran Azka yang mengambil satu lagi cincin yang berada di dalam kotak yang masih di pegang nya itu dan menyematkan di jari tangan Hanz.
Tepuk tangan kekaguman kembali bergema mengiringi pertunangan resmi mereka.
Kini kedua insan yang di atas panggung itu saling memandang dan melempar senyum kebahagiaan. Hanzero meraih kedua tangan Azka.
"Terimakasih Nona." ucap nya seraya mengecup panjang dahi Azka, dan gemuruh tepuk tangan kembali terdengar.
__ADS_1
"Selamat Nona Azkayra, selamat Tuan Hanzero atas pertunangan kalian. Semoga sampai ke pelaminan. Dan bahagia selalu menyertai kalian berdua." ucapan demi ucapan disampai kan satu persatu dari mereka yang naik ke panggung dan menyalami mereka.
Tapi tidak untuk Gavin , tanpa berpikir panjang ataupun bicara , ia langsung melangkah pergi meninggalkan pesta yang belum usai itu.
Acara pun kini di tutup dengan ucapan singkat dari Hanzero dan Azkayra yang telah resmi bertunangan. Kembali dengan keriuhan para tamu undangan yang tidak pernah menyangka jika kehadiran mereka bukan hanya untuk menyaksikan acara peresmian Villa pelangi,namun sekaligus menjadi saksi pertunangan antara dua insan yang sangat ternama itu.
Sebagian diantara mereka tidak percaya jika dua manusia yang terikat sebagai Pemimpin dan Sekretaris itu, kini terikat sebagai sepasang Tunangan.
Ada juga yang beranggapan jika mereka Adalah pasangan serasi dan berjodoh. Sama sama orang hebat dan sama sama orang berpengaruh dalam dunia Bisnis.
Lalu bagaimana dengan Gavin, yang merasa sangat terpukul atas kejadian yang di luar nalar pikiran nya itu.?
Sepanjang perjalanan pulang, ia tak berhenti mengumpat.
Rasa sesak kesal dan sakit hati terus membara di hatinya. Dan Azkayra juga Hanzero tak pernah menyadari nya ,bahkan tak pernah berpikir sejauh itu.
Brengsek....!!!! Aku yang berusaha keras, kau yang menikmati hasil nya.
Kau pikir aku akan terima dengan semua ini Azkayra... Hanzero....!!!!!
Gavin terus teriak dan berkali kali memukul setirnya.
Jangan sebut namaku ,jika aku tidak bisa menghancurkan kalian.. jika aku tidak bisa memilikinya. maka seorang pun tidak akan bisa memiliki nya. Termasuk kau Hanzero....
Suara gerutuk gigi Gavin terdengar mengerikan.
______________________
Apa yang akan dilakukan Gavin..???
Tetap simak part part berikutnya yang akan sedikit menegangkan.
kisah ini adalah awal dari konflik penderitaan Azkayra dan Hanzero yang
mengiringi manisnya cinta mereka.
Dan bagian dari perjuangan mereka untuk menuju pelaminan.....
"Sekian dulu ya teman teman.. Buat yang kangen sama Azka dan Hanz.. mohon untuk bersabar menantikan kelanjutan nya.
karena Author masih ada sedikit kesibukan di Real live...
Terimakasih.... jangan lupa untuk vote sebanyak banyak nya bagi yang suka sama Azkayra dan Hanzero , atau setidak nya seikat bunga untuk Azka.
oh ya, sambil menunggu novel ini up.. mampir ke karya author yang berjudul.. The Hacker mafia Girl Yukkk... seru juga lho...!!"
da......!!!!!
__ADS_1