After One Night Mistake

After One Night Mistake
Di jodohkan?


__ADS_3

Antonio kembali berdecak, "Haha, kamu ternyata sudah tau ya." Dia menoleh melihat keponakannya dengan pandangan begitu teduh. "Kamu satu-satunya keponakan yang paman punya. Bukan hanya El-barack tapi kamu juga penerus keluarga Alexander. Kamu juga berhak mendapatkan kebahagiaan."


Sejenak Albert tertegun, menatap Antonio dengan sejuta pertanyaan yang mulai menghinggapi pikirannya, detik selanjutnya dia beralih melihat kearah air danau untuk me hindari tatapan Antonio. "Ehm, apa paman memintaku datang hanya untuk ini, padahal aku sudah besiap memancing ikan yang banyak untuk--"


"Al apa benar kamu menyukai Aina?" Potong Antonio.


Tubuh Albert tiba-tiba menjadi kaku. Terkadang dia bingung kenapa orang sekelilingnya bisa tahu jika Aina adalah wanita pertama yang dia sukai, tapi Aina sendiri tidak menyadari itu.


Perlahan dia menoleh menatap Antonio yang sedang menunggu jawaban darinya. "Ehm, itu ... ya benar aku tidak pungkiri, tapi itu hanya cinta monyet, saat SMA kak Ai selalu datang untuk memberikan aku semangat ujian. Kenapa tiba-tiba Paman membahas masalalu? Aneh dari mana semua orang tahu jika aku pernah menyukainya."


"Hahaha." Antonio terus tekekeh seraya menepuk pundak Albert. "Kamu seperti tidak tahu saja, informan paman ada dimana mengetahui hal itu saja, bukan sesuatu yang sulit."

__ADS_1


"Huftt, terkandang aku bingung, Paman ini pengusaha atau seorang detektif bisa-bisanya hal itu juga bisa paman ketahui, tapi tidak masalah." Albert kembali menatap Antonio dengan mata memicing curiga. "Sekarang paman langsung ke intinya saja, kenapa tiba-tiba membahas hal ini?"


"Kamu benar-benar tidak sabar." Antonio meletakkan pancingannya lalu kembali menatap Albert dengan serius. "Sebenarnya ... paman berencana untuk menjodohkan kamu."


Pancingan yang ada digenggaman tangan Albert terjatuh begitu saja. "What! Dijodohkan?" Albert bediri dari posisi duduknya. "I'm only twenty-three years old (Aku baru 23 tahun) Sangatlah paman, aku tidak pernah membangkang tapi kali ini benar-benar tidak masuk akal."


"Dewasa bukan tentang umur, paman akan mengatur janji agar kamu bisa bertemu dengan wanita itu, bukan hanya satu wanita tapi ada beberapa, tinggal kamu pilih saja. Jangan banyak protes dan menurutlah semua ini demi kebaikan kamu," ucap Antonio lalu kembali fokus memancing.


"Paman, Bagaimana bisa Paman berpikir untuk menjodohkan aku? Perjodohan itu adalah sesuatu yang sudah tidak dipakai oleh anak muda zaman sekarang, Aku berjanji akan menjadi seorang pemuda yang baik bekerja keras untuk keluarga Alexander tetapi aku mohon jangan jodohkan aku dengan siapapun."


"Jangan berisik, ikannya nanti tidak mau memakan umpan," sahut Antonio.

__ADS_1


"Huaaa, pamannnn!" Albert menjatuhkan tubuhnya di atas kursi sambil menyandarkan tubuh yang tiba-tiba saja terasa lemas. "Ini bukan lagi zaman Siti Nurbaya tetapi kenapa aku menjadi korban seperti ini. Aku memang ingin bahagia seperti Kak El dan Kak Ai tapi apakah harus jalur perjodohan dengan umurku yang masih sangat muda. Paman sungguh terlalu."


"Jangan berisik, ikannya nanti tidak mau memakan umpan," sahut Antonio lagi.


bersambung 💕


jangan lupa juga berikan dukungan untuk Author dengan cara vote, hadiah, like, komen. karena dengan hadiah itu author menjadi semangat update...


Jangan lupa mampir ke novel seru dan keren yang satu ini ya gaess...


__ADS_1


__ADS_2