Aku Bukan Cinderella

Aku Bukan Cinderella
Pingsan


__ADS_3

Mahasiswa Kampus ternama dikota S sedang menghadapi akhir dari semester tiap tingkatnya, Gisel berjalan gontai dengan tenaga yang tidak sempurna, tiba-tiba keseimbangan gadis itu menghilang, mahasiswi fakultas hukum semeter 6 itu terjatuh pingsan dilorong jalan menuju fakultasnya, sebelum tubuhnya benar - benar terjatuh seseorang berhasil menangkapnya.


"Hei, Gisel, apa kau baik-baik saja?" ucap lelaki yang menolong Gisel yang termyata itu adalah Alvin, Alvin kebetulan akan kembali ke fakultas ekonomi menuju kelasnya, dilorong dia melihat Gisel berjalan berhadapan dengannya namun gadis itu terlihat tidak menyadari keberadaan Alvin, bahkan Alvin mengeryit saat tiba-tiba Gisel oleng, dan pingsan, Alvin menangkapnya sebelum dia benar-benar menyentuh lantai lorong,


Ada Dua mahasiswa lain yang melewati lorong itu, "Eh.. tolong tolong bantu aku!" ucap Alvin.


"Kenapa Vin?" mahasiswa 1


"ini bukannya Gisel?" mahaisswa 2


"Iya tolong temani dia dulu, aku akan mengambil mobilku dan mengantarnya pulang." ucap Alvin


kedua mahasiswa itu saling pandang kemudian memandang Alvin kembali.


"Hmmm. baiklah.. " ucap kedua mahasiswa itu


**


Didalam mobil, Gisel telah duduk dikursi penumpang sebelah kursi kemudi, dia tertidur dan belum bangun, "Sial.. harus ku bawa kemana gadis ini, bahkan rumahnya yang sekarang pun aku tidak tau," kata Alvin


Alvin mengingat Lella dan menghubungi gadis itu.


tuuut tuuuut tuuut


beberapa panggilan diabaikan oleh Lella karna dia sedang berada dikelasnya, panggilan itu tak berhenti-berhenti membuat Lella tak nyaman akan getaran di tasnya yang terdengar dalam keheningan kelas.


"Ponsel siapa yang berdering!" ucap dosen yang menjaga ruangan Lella.


Lella mengangkat diri bangkit dari duduk membawa ponselnya keluar ruangan "Bu, saya izin menjawab panggilan ini dulu," kata nya di jawab dengan anggukan oleh bu dosen.


Diluar ruangan Lella melihat jelas siapa yang memanggil "ka Alvin?"


Panggilan terhubung dan terjawab "Yaa hallo ka, ada apa?" ucap Lella


"Syukurlah kau menjawab panggilanku, Lella maaf aku mengganggumu tapi ada hal penting yang harus aku katakan, bisakah kau keparkiran, mobilku berada di depan gedungmu." ucap Alvin


"Tapi ka, aku masih mengerjakan kertas ujianku, apa memang mendesak?" kata Lella


"Baiklah selesaikan ujianmu, setelah itu kau segera kesini ya" kata Alvin


Alvin memutus panggilannya, Lella terdiam mencerna baik-baik perintah alvin, sementara dimobil Alvin terlihat sibuk memindahkan Gisel ke kursi tengah dan membaringkannya, dress yang gadis itu pakai membuatnya beberapa menelan saliva, "kenapa disaat seperti ini pakaian mu begini, aku tidak sadar dari tadi kau memakai rok mini begini" ucap Alvin frustasi.

__ADS_1


***


Setengah jam berlalu, Lella dan Dea berjalan keluar dari gedung nya menuju mobil Alvin yang terparkir, "La.. kenapa mobil Ka Alvin disini?" kata Dea


."Tadi Ka Alvin yang nelpon aku, katanya dia menunggu disini." Dea mengangguk saja.


sesampainya di mobil, Lella mengetuk kaca dan melihat ke arah kaca mobil yang buram Alvin sedang memejamkan matanya, mata Lella terfokus kepada kaki yang menjuntai di kursi tengah, "Kaki siapa itu?" seperti kaki seorang gadis? apa ka Alvin??" aahh pertanyaan macam apa sih!" ucap Lella


Beberapa kali diketuk, akhirnya Alvin membuka mata dan mengalihkan pandangan ke arah Lella lalu tersenyum lega, Dea yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya segera mendekati kaka nya yang tampan itu juga.


"ka.. ngapain kaka disini?" bukankah hari ini jadwal kaka kosong?" kata Dea


"Hehe kaka tadi main ke fakultas hukum, ketemu sama bang Rendi!" ucap Alvin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Beralih lagi ke Lela yang kebingungan, Alvin mendekati Ella.


"Ella.. apa kau bawa mobil?" Ella menggeleng


"Bagus, kau ikut mobilku saja, " kata Alvin


"Eeh eeh eeh apa-apaan.. aku sama Lella mau jalan ka..kenapa kaka menngganggu kami!" ucap Dea.


"Maaf De, tapi ada yang harus kaka selesaikan", sambil matanya melirik ke arah kursi tengah.


"Trs kalo Lella sama kaka, aku nyetir sendiri donk?" Dea cemberut


"Biasa juga sendiri kamu De, please hari ini aja, kaka membutuhkan Lella.


"La.. hayu naik. kita bicara dimobil" kata Alvin


"De, kita jalan besok saja ya ,usai ujian terakhir, kan lebih seru. " kata Ella


"Ya sudah kalian hati-hati.. ingat Lella masih menolak kaka lho..!" kekeh Dea


Seketika Lella menunduk saat Alvin menatapnya. "Bye aku pulang duluan ya La!" sambil cepika cepiki Dea segera berjalan menuju mobilnya yang terparkir.


"Ayo." kata Alvin


"hmmm" jawab Ellla


Didalam Lela melihat dengan jelas siapa gadis yang tertidur di kursi tengah

__ADS_1


"Ka Gisel?" katanya sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan


"Ku bertemu dia dilorong Fakultas, sepertinya dia terlalu lelah, sebelum melewatiku, dia pingsan di lorong, aku dan beberapa mahasiswa tadi yang membawa nya kesini, namun aku bingung harus membawa dia kemana!" kata Alvin


"Bawa kerumah ku saja ka!" kata Lella


Alvin mengangguk lalu menjalankan mobilnya. ditengah jalan hanya keheningan yang ada diantara mereka,


ka Gisel ada apa denganmu? batin Lella


"Apa mama mengetahui kondisi mu ka?" ucap Lella sambil matanya beralih ke tubuh gisel yang tertidur sangat nyaman.


Sesampainya di depan rumah, Lella memanggil beberapa security untuk membantunya menurunkan Gisel dan masuk ke dalam menemui Bi Neni, " bibi... bibi... " panggil gadis itu, Bi Neni menghampiri Nona muda nya "Iya Nona, ada apa Nona memanggil saya!" kata Bi Neni


"Bi, tolong siapkan kamar kosong ya bi." Bi Neni segera menyiapkan apa yang Nona mudanya perintahkan,


Lella kembali keluar terlihat gisel sudah digendong oleh salah satu security dan security satunya menutup pintu mobil Alvin.


"Bawa ka gisel ke kamar ya pak!" kata Ella kepada kedua securrity itu." kedua security hanya mengiyakan lalu masuk membawa tubuh mantan Nona nya ke dalam kamar yang sudah disiapkan Bi Neni.


Lella kembali mengalihkan tatapan matanya kepada Alvin yang berdiri disamping mobilnya itu.


"ka Alvin pulang saja, terimakasih sudah membantu ka Gisel!" ucap Ella


" tapi nanti Gisel?" ucap Alvin


"Nanti biar supir aku yang nganter ka Gisel pulang, sekarang kaka pulanglah.!" kata Lella


Dengan berat hati alvin mengiyakan Lella, sebenarnya dalam hati Alvin ingin berlama-lama melihat gadis itu, namun jika ia memaksa disitu kesannya ia mengkhawatirkan Gisel, tentu alvin tidak mau Lella salah sangka, "Baiklah, kaka pulang ya!"


Lella mengangguk dan menunggu hingga mobil Alvin tak terlihat lagi


Lella masuk dan menemui Bi Neni, "Bi tolong siapkan makanan untuk ka gisel ya, tolong telpon dokter siska juga ya bi, aku mau ke kamar mau bersih-bersih, nanti aku yang menelpon mama Ketty dari kamar."


"Iya Non" sungguh mulia hatimu non, mereka telah melukai mu sejak lama, namun kau sama sekali tidak merasa dendam,


Bi Neni menelpon dokter dan menyiapkan makanan.


-


-

__ADS_1


bersambung


__ADS_2