Aku Bukan Cinderella

Aku Bukan Cinderella
Season 2 bag 3 Salah Tingkah


__ADS_3

Pengenalan Tokoh


ABC season 2


Dalam novel Aku Bukan Cinderella season 2 ini, aku menyajikan kisah remaja Alka dan Deliza.


Berikut adalah beberapa tokoh yang akan menjadi pemain dalam novel ABC season 2.


"Alka Pratama Syahril" Putra bungsu dari pasangan Lella dan Alvin, sebenarnya memiliki sikap yang hangat dan melindungi, karna karakter yang diturunkan oleh kedua orangtuanya, namun ada hal yang membuat sikap lelaki usia 16tahun ini menjadi dingin, bahkan terkesan kasar terhadap wanita.


"Deliza Mutia Putri Sam" putri sulung dari pasangan Dea dan Sam, merupakan sepupu dari Alka, rasa pedulinya terhadap perubahan sikap Alka sangat kuat, bahkan perempuan yang selalu berada disisi Alka ini sangat heran, saudara sepupunya bisa berubah seperti itu.


"Aisya Humaira" Siswi perempuan yang memiliki nomor urut absensi diatas Alka, teman sekelas Alka, dan merupakan Sekretaris OSIS disekolah mereka, yang mana diketuai oleh Alka, bahkan memiliki perhatian khusus untuk Alka. (Cinta dalam hati ceunaahh.. hmmm... so sweet yaa..)


"Bayu Anggara" Wakil dari Alka dalam OSIS, walau beda kelas dengan Alka serta Deliza, namun pertemanan mereka juga sangat kuat.


Dan banyak pemain dalam scene ini ya gaes,, ABC season 2 siap tayang lagi.. stay tune!!!


***


Keesokan hari nya disekolah...


Bayu menegur seseorang dengan tampang konyolnya.. lalu saat melihat Deliza berjalan sendiri di lorong sekolah diapun tak segan menyapa gadis yang juga sepupu temannya itu, "Za.. kok sendirian aja?" kata Bayu


Deliza tak langsung menyaut, dia mendelikkan mata ke arah lelaki berkacamata itu, sejurus kemudian menjawab singkat dan langsung meneruskan jalannya. "Iya Bay!"


Bayu menggaruk kepala nya yang tak gatal, dia mempertanyakan sikap Deliza yang tiba-tiba aneh. " Ahh.. pasti masalah perempuan!" ucapnya tak mau pusing.


*


"Lhoo.. Alka.. udah nyampe?" kata Bayu yang merasa heran, saat melihat Alka sudah berada didalam kelasnya, Bayu masuk ke kelas Alka hanya sekedar menyapa temannya tersebut.


"Al?" kata Bayu sambil membetulkan posisi kacamata nya.


Alka melirik Bayu, "Kenapa?" katanya masih sibuk mendesign kertas putih diatas meja

__ADS_1


"Gak apa-apa, heran aja, loe udah nyampe tapi Deliza masih jalan dilorong sendiri!" kata Bayu


"Gue sibuk, jangan ganggu!" ketus Alka


Bayu menghela napasnya, kemudian berbalik badan hendak keluar dari kelas Alka menuju kelasnya.


" Hai Bay, !" kata Aisya yang baru saja datang.


"Eh. iya sya. kamu baru datang?" kata Bayu tersenyum melihat kedatangan Aisya.


Aisya pun membalas senyuman Bayu, kemudian melanjutkan jalannya ke arah tempat duduk.


Alka sedikit melirik saat terdengar Bayu menegur Aisya, kemudian berdecak. "ceh .!"


Aisya berjalan melewati Alka tanpa menegur, memang sudah biasa seperti itu, tapi entah kenapa hari itu Alka merasa sebal.


Alka menutup bukunya kemudian melihat kertas yang dia pakai untuk mendesign ruangan Aula besok dan menyimpan pensil di kolong meja.


"Sya, tolong disempurnakan!" kata Alka tiba-tiba menghampiri Aisya.


"Ini..?" kata Aisya menggantung, "Design ruangan Aula, besok kita beli perlengkapannya bareng Bayu!" ucap Alka menjelaskan. "Baiklah!" jawab Aisya yang menjadi salah tingkah.


Apa yang harus disempurnakan lagi.. ini sudah sangat sempurna.. gumam Aisya


Alka berjalan keluar kelas, kakinya melangkah ke kelas dimana Deliza sedang berbicara dengan teman-temannya.


"Za.. ?" kata Alka saat berada di depan pintu kelas Deliza.


Deliza yang merasa dipanggil, membalikkan badan, melihat Alka memanggil, dia pun berpamitan kepada teman-teman yang ada disana.


"Aku kesana dulu ya!" kata Deliza melambaikan tangan ke arah teman-temannya.


*


Diluar kelas.

__ADS_1


"Mau ngapain?" tanya Deliza


"Nanti pulang bareng gue!" kata Alka dan langsung membalik badannya kembali ke kelas.


"Enggak, gue bawa mobil!" ucap Deliza cepat.


Alka membalik badannya, mengerutkan keningnya, "Siapa yang izinin loe bawa mobil?" tanya Alka.


" Nyokap!" kata Deliza


Kata-katanya jadi kasar jika sedang marah, namun begitulah kondisi saudara sepupu yang sedang bermasalah itu.


"Ntar gue telpon Aunty De, loe pulang bareng gue, mobil loe biar diambil supir!" kata Alka tegas, kata-kata nya tidak terbantah lagi


"Terserah loe aja!" jawab Deliza.


Alka tau, Uncle Sam sangat tidak memperbolehkan putrinya ini membawa mobil kesekolah, karna emosi Deliza yang masih labil katanya, makanya Uncle Sam selalu berpesan kepada Alka untuk menemani kemanapun Deliza pergi, bahkan banyak yang menyangka mereka itu pacaran, kecuali Aisya dan Bayu.


Alka terlihat menelpon seseorang, lalu ia kembali menemui Deliza. " Mana kunci mobilnya?" tanya Alka.


"Buat apa?" kata Deliza


"Supir rumah mau ngambil mobil kamu!" jawab Alka. Suasana hatinya sudah membaik, kata-kata yang keluar dari mulutnya juga sudah lebih lembut.


"Nih..!" kata Deliza menyerahkan kunci mobil miliknya.


Alka menyaut kunci tersebut dan berjalan keluar dari kelas Deliza menuju parkiran, sudah ada 2 supir yang datang.


"Pak, tolong bawa mobil Liza kerumah Nenek ya!" kata Alka.


"Baik Den Alka." jawab Pak supir.


*


Alka merasa haus, dia berniat ke kantin dulu, sebelum ke kelas, namun langkahnya terhenti saat melihat seseorang di ujung lorong.

__ADS_1


__ADS_2