Aku Bukan Cinderella

Aku Bukan Cinderella
Season 3 Kedatangan Kakak


__ADS_3

tok


tok


tok


"Bang Al...!" suara merdu yang gue dengar lirih karna sesungguhnya gue masih ngantuk gaes, tepukan di kaki gue menyadarkan gue sekejap. "Di..?" gue panggil orang yang nepuk gue,


"Ituu. . bunda loe dari tadi manggil!" kata Dion, gue melirik jam didinding disamping jam ada cicak yang sedang kawin.. eh .


"Pasti kaka gue udah sampe deh!" Gue bangun menuju kamar mandi, gue mau terlihat lebih tampan dari kakak ipar gue, dan gue mau kakak gue menyesal telah menikah dengan dia dan meninggalkan gue dirumah sendirian tanpa saudara, ckckck..


"Di.. lo nginep?" gue bicara dengan teman tampan gue yang paling dingin, mirip es batu, tapi nyegerin pokonya.

__ADS_1


"Hmm.." Dion hanya bergumam, menyatakan dia akan menginap dikamar gue yang begitu mewah ini.. gue tinggalin dia ke kamar mandi, gue lanjutkan ritual mandi kembang gue, supaya ketampanan gue melebihi kakak ipar gue dibawah sana.


Masih terngiang di telinga gue, percakapan Dion dengan seseorang di ponselnya tadi sore.


"kamu serius?" kata Dion dengan mengeryitkan dahinya..


"Aku akan melihatnya nanti!" ucapnya lagi,


Setelah menyadari kehadiran gue, Dion memutus panggilan video call nya itu, dan merebahkan kembali tubuhnya dikasur empuk milik gue.


Keluar kamar mandi, gue celingukan, gak ada orang, "Kemana Dion?" gue turun menuju ruang keluarga, ternyata disana sudah berkumpul dengan duduk manis, bahkan canda tawa terselip diantara mereka.


Kakak Lila melihat kedatangan gue, langsung menghampiri, gue melihat Dion duduk disebelah Bunda, gue heran.. Kak Lila menggandeng tapi salah bukan menggandeng tapi menyeret gue ke salah satu sofa, sesosok perempuan yang duduk membelakangi gue, gue juga gak tau yaa itu siapa, gue cuma mau nanya, "ngapain Dion disitu?" tapi gak jadi gue tanyain.. ck..

__ADS_1


"Bang, lama amat turunnya sih?" tanya Bunda, gue masih sibuk bertegur sapa dengan kakak ipar gue yang ketampanannya sudah kalah dari tampannya gue.


Gue berbalik menghadap Bunda, "Eh..!" gue kaget gaes, gue shock.. Bunda malah ketawa.. gue kayak orang bloon dibuatnya.


"Bang, ini kenalin, keponakan Mas Haris!" bunda memeluk bahu cewek itu, gue? jangan tanya.. gue masih bingung dengan semua ini..


Gak ada angin gak ada hujan, Dion nyeletuk.


"Tuh udah disamperin, katanya mau nyuruh bund....aaww...! sakit Al!" kata Dion mengaduh saat kepalanya gue lempar pake bantal sofa, semua yang ada terkekeh.


Dia hanya diam, seperti yang sudah-sudah, gue masih mati kutu menghadapi wanita ini.. sumpah, cantik sama teduhnya 11 12 sama bunda gue..


"Al.. kalo mau kenalan bilang aja!" kata Mas Haris menyetop lamunan gue, gue melirik kak Lila terkekeh menertawakan kepolosan sikap gue terhadap perempuan.

__ADS_1


"Eh . Di.. kok loe duduk disamping bunda gue sih?" pertanyaan unfaedah yang malah keluar dari mulut polos gue, gue bener-bener gak habis pikir, ternyata rencana dia nginep untuk ini, tapiii.. dari mana Dion tau kalo yang datang itu Lisa..??


__ADS_2