
"Kalilaa.. Sakila.. bangun sayang, anak gadis bunda kok jam segini belum bangun!!" teriak Lella..
pagi itu mereka hendak mengunjungi rumah kakek dan nenek, serta menginap dirumah opa Jaya, "bunda, autny Dea libur juga kan? lila mau main sama aunty De!" kata Kalila
"Iya sayang, aunty libur, sekarang sudah menunggu dirumah kakek," Lella sibuk menyiapkan makan ke dalam piring anak-anaknya, "Yeeaayy.. kila juga aah, nanti suruh aunty De, telpon Uncle Sam" kata sakila tidak mau kalah,
Twins sekarang berusia 5tahun, tumbuh kembang mereka cukup baik, bahkan tahun depan mereka mulai sekolah di taman kanak kanak.
Kakek nenek, dan opa Jaya sangat senang ketika mengetahui twins mau main ke kota S, sejak Ayah Alvin pindah kantor di Ibukota, keluarga kecil mereka pun ikutan pindah kesana, dalam keseharian, masih tanpa Art, bunda Lella mengurus segala keperluan dengan cekatan.
"Bund, liat dasi ayah gak?" kata Alvin
"Itu di gantungan sebelah lemari baju kamar ay!" Lella menjawab masih dengan tangan sibuk membereskan pakaian dilemari.
"Jadi weekend ini kita ke kota S?" kata Alvin memeluk sang istri dari belakang.
"Hmm.. jadi, anak-anak senang dan sudah tidak sabar" kata Lella
"Siapkan semuanya, nanti malam kita berangkat, supaya pagi sudah disana."
"Baiklah boss!" kata Lella
mereka tertawa, Alvin mencium kening Lella memeluk pinggang wanita itu.
"Ehmm..apa kau tidak mau berangkat kerja?" kata Lella
"Tentu aku kerja, aku ingin begini sebentar!" menyelipkan kepalanya dibahu Lella.
cukup lama mereka beradegan sepertu itu, sampai twins datang dan membuyarkan keromantisan mereka.
"Ayaah, bunda ngapain??" kata Kalila, "Lila mau juga dipeluk bunda!"
"kila juga bund.." sakila gak mau kalah
"Iya iya sini bunda peluk!" Hmm. . anak-anak bunda sudah wangi!" kata Lella mencium kedua putrinya.
"Kami sudah mandi bunda, pakai sabun rasa stroberi," kata lilla
"iihh.. enggak aku pakai sabun rasa jeruk, odolnya yang rasa stroberi" kata sakila
"iyaa kalian semua wangi pokoknya.." lella tersenyum dihadapan twins.
"Bunda, ayo siap-siap kita kerumah opa!" kata lila
"Bunda kita kan ke rumah kakek dulu yaa," kata sakila..
"Hahaha.. iya sayang, kita kerumah kakek dulu, baru ke rumah opa, oia apa kalian sudah merapikan tempat tidur pagi ini!"
"sudaaaaahh!!" jawab twins berbarengan
"Anak pintar, ayo kita antar ayah keluar, ayah mau kerja, sore ini kita berangkat ke rumah kakek, kalian janji harus jadi anak baik yaa, bantu bunda"
"Siap bundaaa..!"
Lella tertawa, begitupun Alvin yang gemas melihat dua buah hatinya yang begitu cerewet, sama seperti aunty Dea dan Mami merry. seketika dia merindukan wanita kesayangannya, setelah menikah mereka hanya bertemu sebulan sekali, setelah punya twins mereka bertemu hampir seminggu sekali itu pun atas permintaan twins.
**
Dikota S
__ADS_1
"Kakek.. nenek.. kila datang!!" kata sakila
"kakek.. nenek.. dimana?"
Rio dan Merry berjalan ke arah cucu kesayangan mereka memeluk dan membaui keduanya, "Twins kesini sama siapa?"
"Sama ayah dan bunda, tuuhh!" menunjuk ke arah Alvin yang sedang membawa tas kecil milik kalila.
"Nginep disini yaa!" kata Rio
"hm.. hmm. " kalila menggeleng "kami mau nginap di rumah opa, gapapa ya kakek,!"
"hahah.. tentu sayang, seharian ini kalian main sama kakek yaa!"
"yaa" jawab serempak..
"Kakek, aunty De kemana?" tanya Kalila
"Aunty de sedang ada acara kantor sayang, nanti sore pulang," kata Rio
"Aunty De, bawa uncle sam kan ya kek!" kila mau main sama uncle sam!"
"kakek tidak tau sayang, nanti coba kakek telp aunty De dulu yaa.. "
Mereka berkumpul diruang keluarga, seketika rumah itu menjadi ramai oleh celoteh twins.
sampai suara ketok pintu
"aunty De.......!!!!"
"Hallo sayang, auntt kangen sekali sama twins nya anty ..
"Besok uncle kesini nya sayang, sekarang kan sudah sore, nanti kalo main kesini, pulangnya kemaleman."
"Anty punya sesuatu untuk kalian, yuk ikut anty ke kamar!"
mereka berjalan menuju lantai dua, didalam sana twins tak henti tertawa bahkan sampai waktu menunjuk pukul 8malam,
"bunda.. lila mau tidur sama anty!"
"kila juga"
"terus gak mau ke rumah opa niih?" kata Lella
"Mau!!"
lella tersenyum, "besok.kita kesini lagi, lilla dan kila bisa main puas sama anty De kan uncke juga datang besok, "
"Anty, kita kerumah opa dulu yaa.." kata Kila
"oke, no problemo cantik.. anty tunggu besok kita main sama Uncle sam yaa!" sini cium anty dulu"
**
Dirumah besar milik Jaya
Terlihat pria paruh baya yang menatap laptop dengan seksama, walau sudah usia lanjut, namun kinerja Jaya masih eksis di perusahaan, dan sering mengerjakan sisa pekerjaan nya dirumah, sambil menunggu kedatangan twins, Jaya duduk diteras rumah, terlihat teh dan cemilan berada di atas meja berdampingan dengan laptopnya, memakai kacamata baca dan sesekali melihat ke arah gerbang.
pandangannya teralih lebih lama ketika twins memanggilnya "Opaaaaa..!" keduanya melambaikan tangan, wajah ceria nya tak surut walau sudah malam, Jaya menutup laptopnya dan mendekat ke mobil Alvin..
__ADS_1
"Ayah, apa ayah masih bekerja selarut ini?" kata Lella menyalimi ayahnya
kini twins berebut minta digendong oleh sang opa, "Lila, Kila, jangan berebut, kasian opa nanti capek, kalian kan berat!"
"Iya ayah, udah lila duluan aja, kila nanti gendong opa. nya!" kata sakila,
"sini berdua, opa masih kuat!" kata pak Jaya mengangkat kedua tangannya.
"Ayaaahh.. mereka bisa jalan sendiri, lila kila ayo jalan sama bunda.." lella menuntun anak-anaknya untuk masuk,
seperti biasa, twins akan tidur bersama opa nya, Jaya sangat senang ketika tidur bersama cucu-cucu tersayang, mengingatkan dia pada Lella kecil yang ingin selalu tidur bersamanya walau sudah dibuatkan kamar sendiri.
"Opa.. Opa kangen gak sama Oma?" pertanyaan keluar dari mulut Kila,
Jaya menengok ke arah kila, dan mengusap kepala mungilnya, mata kila memandang foto kayla yang terpasang dikamar Jaya,
"Opa , selalu merindukan Oma sayang, makanya opa selalu mendoakan oma, kila sama Lila juga ya, doakan oma sama-sama yuk, " Jaya mengajarkan kedua cucu nya mengangkat tangan seraya membaca doa, setelah itu mereka bercanda ria, hingga kedua anak kicik itu mengantuk dan tertidur, Jaya memandang mereka dengan lembut, kemudian turun dari kasur dan keluar untuk menemui Lella dan Alvin yang masih berada diruang keluarga menonton drama tv.
"Mereka sudah tidur!" kata Jaya
Lella menengok ke arah ayahnya, "ayah, apa ada yang ayah butuhkan?" lella bangkit dari duduk dan menuntun ayahnya duduk di sofa,
"Ayah, hanya ingin mengobrol dengan kalian!"
***
"hahahah.. opa opa sini, berenang sama kila, aaaahhh lila jangan disiram muka aku!!"
"Eh kila, kita ke sana yuk balapan!"
"ayo"
dengan menggunakan ban renang kedua gadis kecil bermain asik dikolam renang pribadi yang terdapat dekat taman dibelakang rumah besar Jaya.
"Bundaaaa... "
"kilaa..hati-hati nak.." kata Lella
"bunda sini bunda... "
byyyrur.. byuurur... suara decak air keseruan pagi mereka berlanjut sampai bunda lella membawakan sarapan kesukaan yaitu nasi goreng.
Ayah Alvin dan Opa Jaya terlihat mengobrol, wajahnya serius, bahkan terlihat agak menegang, Lella memperhatikan keduanya dari jauh..
"Apa tidak sebaiknya dipikirkan lagi ayah?" alvin bisa bantu kalo ayah mau!" kata alvin
"Ayah sudah tua, Lella sudah bahagia dengan kamu, rumah sebesar ini rasanya sangat sepi jika ayah sendiri" kata Pak Jaya
"nanti alvin coba bicara dengan lella ya yah.." kata alvin
mereka kembali menatap kedua gadis kecil yang sedang asik bermain air dikolam, sambil sesekali disuapi nasi goreng oleh bunda nya.
-
-
-
🤗
__ADS_1