
Sudah setahun lamanya Lella dan ketiga anaknya tinggal di rumah pak Jaya, Lella sangat telaten mengurus anak-anak dan ayah nya yang sudah renta itu, dengan kasih sayang Lella senantiasa melayani dan memberikan yang terbaik untuk mereka, sudah setahun juga Alvin bolak balik kota B dan Kota J, untuk menjalankan perusahaannya, karna memang dana yang ia kumpulkan belum cukup untuk memindahkan kantor pusatnya ke kota B tempat dimana kini tinggal istri dan anaknya.
Sudah sebulan sejak Alvin menutup sementara kantor pusat di kota J, Alvin kini berada ditengah tengah hangatnya keluarga, setiap pagi, Alvin menyelesaikan laporan-laporan siang hari ia bermain dengan si Twins, sore hari mengobrol ringan dengan ayah mertuanya, kemudian malamnya ia bercengkrama dengan istrinya,
Pada suatu siang Killa dan Lilla menemui nya di ruang kerja, kedua anak perempuan Alvin memperlihatkan wajah muramnya.
"Ayah, lila bosan!"
"Hmm .." ikutan menggangguk Killa, "Killa juga bosan ayah!"
"Tidak bisakah kita pergi ke toko buku di Mall sana yah?" kata Lilla
Alvin yang sedari tadi memang sedang fokus dengan layar laptop untuk menyelesaikan pekerjaannya, perhatiannya teralihkan.
"Maaf sayang, untuk sementara kita tidak bisa ke Mall! bahkan untuk sekedar pergi ke Taman depan komplek pun tidak boleh!" ucap Alvin seraya mengelus punggung kedua putrinya.
Putri twins dari pasangan Alvin dan Lella merasa tidak puas atas jawaban ayahnya, mereka kembali merajuk.
"Tapi yah, bukankah setiap sore kita sudah terbiasa ke Taman itu!" ujar Lilla
"Iya yah, kenapa sekarang jadi tidak boleh?" lanjut Killa.
Kini usia mereka sudah 7tahun, tentu akan sangat kritis dalam berfikir.
"Kemarin kata bunda juga, miss Jenny meliburkan agenda sekolah selama beberapa hari!" kata Lilla
"Iya ayah, Killa sama Lilla juga dapat tugas untuk dikerjakan dirumah, padahal kan lebih asik kalo dikerjakan bersama teman-teman di sekolah yah..!" protes Killa kepada ayahnya
Alvin tersenyum lagi mendengarkan celoteh kedua putrinya itu. saat mereka masih terlibat adu argumen, Lella masuk ke ruang kerja Alvin.
"Lhoo.. kaka semua disini? bunda cari-cari dari tadi." ucap Lella kepada kedua putrinya, sambil menggendong si bungsu Alka.
"Iya bunda, kita dari tadi disini sama ayah" jawab Killa
"Killa sama Lilla dicariin sama Opa, mau diajak main ular tangga katanya!" kata Lella
"Aahh.. ular tangga bunda?" jawab Lilla antusias
"Ayo Killa kita samperin kakek!" ajak Lilla
"Ayo!" seru Lilla juga sama antusianya.
Mereka melupakan rajukan mereka tadi yang bahkan membuat Alvin kewalahan.
"Untung kau datang sayang, aku hampir kehilangan kesabaran menanggapi ocehan kedua putri kita!" ucap Alvin.
"Sudah ku duga!" jawab Lella sambil tersenyum dan berlalu membawa keluar ketiga anaknya dari ruangan kerja Alvin, dan membiarkan Alvin melanjutkan pekerjaannya.
*
Ditaman Belakang.
Ternyata rengekan Lilla dan Killa tak berhenti sampai di Alvin, kini Opa Jaya yang menjadi sasaran rengekan mereka.
__ADS_1
"Opa...?" panggil Lilla
wajahnya terlihat sangat bosan, sudah hampir 2jam mereka bermain diselingi dengan makan kudapan yang dibuatkan bunda Lella untuk mereka.
"Opaa.. bisakah kita bermain di Taman depan Komplek saja!" seru Lilla
"Iya Opa.. Killa juga mau kesana, rasanya sangat membosankan jika main #dirumahsaja." ucap Killa
Opa Jaya mengerti dengan kondisi kedua cucu kembarnya, dengan sabar Opa Jaya memberikan penjelasan.
"Begini ya kak.. bukannya Opa gak mau ngajak kakak - kakak main ke Taman sana, tapiii untuk saat ini pemerintah di Negara kita tidak memperbolehkan warganya untuk keluar rumah, karna apa? karna ada virus yang bernama Covid 19 yang sedang mewabah diNegara kita, virus itu sangat jahat sayang, bahkan dokter kita belum menemukan obatnya. Nantiii.. Opa janji, jika situasi sudah aman, Opa ajak kalian ke Taman, ajak Adek Alka juga!" penjelasan Opa jaya membuat twins sedikit paham
"Terus Opa.. kapan donk virus ko ko apa Kil?"tanya Lilla
"Kopit naintin" jawab Killa terkekeh..
"Yaa itu... "kata Lilla
"Kapan Opa virus itu hilang?" lanjut Lilla
"Opa juga belum tau, kita berdoa saja, semoga ini cepat berlalu, supaya kita bisa beraktifitas seperti biasa lagi yaa..!" jawab Opa Jaya sambil memangku Lilla dan mengusap punggung Killa.
*
Malam hari nya.
"Sayang, tolong siapkan baju, aku mungkin akan ke kota J besok soalnya ada masalah teknis yang harus aku perbaiki dan tidak bisa dilakukan dari rumah!" ucap Alvin setelah menerima telpon dari kantor pusat di kota J.
"Baiklah, apa kau akan menginap,?" ucap Lella
"hmm.. baik, nanti aku siapkan.!"
Setelah memastikan buah hatinya terlelap dalam mimpi, Lella bangkit mengambil ransel dan mengisi dengan beberapa potong baju pilihan, seperti yang diminta Alvin, dia juga menyiapkan beberapa kantong plastik untuk pakaian kotor Alvin, kemudian Lella beranjak dari kamar menuju ke dapur, dia membuat beberapa minuman penambah imun untuk dibawa Alvin ke kota J besok, dia menggodok kemudian mendingikan , dikemas dalam botol yang terakhir di simpan rapi berjajar dengan pakaian-pakaian Alvin di dalam ransel.
"Sudah sayang?" tanya Alvin
"Sedang buat apa?" tanya nya lagi
"Sudah, semua sudah siap, ini aku buatkan beberapa minuman untuk kau minum disana, dan beberapa makanan untuk bekal besok tinggal digoreng saja." jawab Lella
"Oiaa . tolong bawakan bento juga ya sayang, aku khawatir akan sangat jarang toko makanan yang buka!"
"Baiklah!"
*
Pagi itu Alvin bersiap-siap untuk berangkat, tak lupa ia mengenakan masker penutup hidung dan mulut, serta sarung tangan sekali pakai,
"ayah mau kemana?" tanya twins
"Ayah mau kerja dulu sayang, Killa sama Lilla baik baik dirumah ya, dengarkan apa kata Bunda dan Opa, bantu jaga adik juga yaa!" kata Alvin berpamitan dengan kedua putrinya.
Killa dan Lilla hanya mengangguk saja. melambaikan tangan ketika mobil Alvin mulai keluar pintu gerbang.
__ADS_1
Opa Jaya berjalan menghampiri Putri nya dan ketiga cucu nya yang terlihat melambaikan tangan.
"Apa Alvin sudah pergi?"
"Sudah ayah, ayo kita masuk, apa ayah sudah sarapan?" tanya Lella menggandeng tangan ayah Jaya dan mengikuti Killa Lilla yang sudah berjalan terlebih dulu.
"Opa.. kenapa tadi ayah pakai masker dan sarung tangan.?" tanya Killa
"Iya Opa . ayah seperti pak dokter!" kata Lilla terkekeh.
Opa Jaya mendengarkan dengan sabar celoteh kedua cucu cantiknya yang memang sangat kritis bertanya itu.
"tentu... itu merupakan salah satu syarat dari pemerintah, jika memang kita terpaksa harus keluar rumah sayang! masker yang ayah kalian pakai melindungi hidung dan mulut dari kotoran dan bakteri yang mungkin terbawa diudara, kemudian sarung tangan, itu untuk menghindari kotoran tersentuh langsung oleh kulit telapak tangan kita." ucap Pak Jaya sambil mengangkat kedua telapak tangannya memperlihatkan cara kerja masker dan sarung tangan.
"Jadii.. kalo Lilla dan Killa mau keluar harus pakai itu?" tanya Lilla
"hmm.. " jawab pak Jaya mengangguk
"Tapiii .. kalo tidak ada keperluan yang penting akan lebih baik jika #dirumahsaja ya sayang!" ucap Pak Jaya lagi
"Iyaa.. Opa.. " jawab Twins barengan.
"Ayoo.. yang mau sarapn ikut bunda yuk!" ajak Lella
Killa dan Lilla berjalan dituntun oleh pak Jaya mengikuti bunda nya menuju ruang makan.
Sejak hari itu mereka tak lagi menanyakan apa mereka boleh keluar rumah? karna mereka sudah mengerti,, dan mulai terbiasa beraktifitas #dirumahsaja.
🤗
Author : Kaka Author juga bete Lilla... bukan kamu saja😌
Lilla : Siapa?
Author : kaka author..
Killa dan Lilla : Siapa yang nanya??
Author : iiisshhh.. Jahatnya kalian..ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Killa dan Lilla :🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvvv
Selamat menunaikan ibadah puasa yaa..
Semoga wabah ini cepat berlalu, sehingga kita bisa beraktifitas seperti sedia kala dan semoga ini memberi kita pelajaran berharga berapa pentingnya menjaga kebersihan..
Author cuma ngingetin untuk selalu cuci tangan pakai sabun dan tetap #dirumahsaja.
Jika memang harus keluar, pakai masker dan sarung tangan, tetap jaga kebersihan, semoga kita sehat selalu..
-Salam sayang dari Author-
__ADS_1
🤗