
"Bundaaaaa .." hiks hiks.. " suara Killa menggema di seluruh penjuru rumah, Killa baru saja selesai mengerjakan tugas sekolahnya.
"Ada apa sih ka? kok nangis gitu!" tanya Bunda Lella yang berjalan menuju ruang tengah dimana kini Killa mendudukan diri, menuntun Alka yang sedang memegang botol susu, pandangan Lila terfokus pada susu yang ada didalam botol Alka, "Bundaa.. mau itu!" kata Lila, bunda Lella tersenyum melihat kelakuan putri kembarnya..
"Tahan yaa sayang, kan lagi puasa!" jawab bunda Lella dengan hangat, sambil mengusap rambut halus putrinya, Lella pun bercerita tentang masa kecilnya belajar berpuasa.
"Kaka mau tahu tidak bagaimana Bunda dulu berpuasa?" tanya Lella dijawab anggukan oleh kedua putrinya. Alka yang sedari tadi sibuk dengan botol susu, seketika langsung memejamkan mata karna mengantuk.
"Dulu... bunda berpuasa sendirian dirumah! sahur sendiri, buka puasa sendiri, tarawih sendiri bahkan sholat ied yang seharusnya ditemani Opa juga kadang Bunda sendiri!" kata Lella seraya mengingat kejadian dua puluh lima tahun yang lalu saat ia masih berusia 5tahun.
"Pasti bunda sedih yaa sendirian?" kata Kila
"Hmmm.." Lella menggeleng "Bunda gak sedih sayang, hanya saja bunda merasa kesepian" ucap Lella melemah mengingat momen Ramadhan saat Lella kecil dulu.
Killa menatap wajah ibunya yang tersenyum pedih karna teringat masa kecilnya,
"Maaf ya bunda.." ucap Lila
"Bunda tidak apa-apa sayang.. Bunda hanya ingat ibunya Bunda!" kata Lella menenangkan kedua putrinya yang mulai merasa bersalah karna telah banyak mengeluh.
"Bunda.. kaka janji akan bersabar, untuk bunda dan ayah!" kata Killa membuat senyum Lella mengembang, rasa haru seakan menyeruak di dadanya, kini dia merasa sangat bahagia, memiliki putri cantik yang berhati cantik juga.
"Bunda yakin, kaka bisa, ini hanya setahun sekali ka, Bunda sangat berharap dengan puasa, kaka bisa lebih bersabar lagi jika menemui masalah kelak." ucap Lella sambil mengusap punggung kedua putrinya dengan sayang.
"Tuh liat, adek udah bobo, bunda bawa adek ke kamar dulu ya, nanti kaka bantu bunda menyiapkan makanan untuk berbuka puasa ya ka," kata Lella seraya menggendong putra bungsu nya itu ke dalam kamar.
"Hmmm.. kila sama Lila tunggu ya bundaa!" ucap keduanya dengan semangat dan ceria.
*
Allahuakbar... Allahuuuakbar..
"Alhamdulillahh.. "Ucap Kila dan Lila.
Lella tersenyum menyaksikan kedua putrinya begitu semangat menyantap hidangan berbuka puasa.
"Uhuk.. uhukk.. " Kila tersedak.
"Hati-hati minum nya ka, pelan-pelan.!" kata Alvin, walau pulang pas setelah terdengar Adzan Maghrib, Alvin selalu menyempatkan untuk berbuka puasa bersama keluarga kecilnya.
"Yeeaaayy.. Ayah sudah pulang?" kata Lila menghampiri sang ayah dan menyaliminya.
"Waahh. anak ayah semua hebat, bagaimana hari ini puasanya?" ucap Alvin.
"Luar biasa ayah!" kata Lella sambil tersenyum.
"Ayah, tadi siang tuh, panaaaaaasss banget yah!" kata Lilla
__ADS_1
"Iya yah, kaka hampir aja minum, karna haus." Kila menambahkan.
"Untung saja Bunda cerita tentang puasa, ya kan bundaa??" kata Kila.
Lella tersenyum mengangkat kedua alisnya.
"Kaka hebat yah, sudah mampu bersabar dan menahan sampai adzan maghrib!" kata Lella
"Kalo begitu, akhir pekan ini, Ayah akan belikan makanan enak untuk kaka-kaka berbuka puasa, bagaimana?" Ucap Alvin
"Horaaaaayyyy... " Teriak Kila dan Lila bersamaan.
Melihat keluarga kecil putri semata wayangnya bahagia, Pak Jaya sangat bahagia, bahkan dihari tua nya Pak Jaya tidak merasa kesepian sama sekali, ketiga cucunya selalu memberi warna di setiap hari, Pak Jaya bersyukur akan karunia Illahi yang tak tergantikan ini.
*
Sebulan lama nya Kila dan Lila berpuasa, tidak ada alasan yang membuat mereka membatalkan puasanya, setiap hari Lella bercerita, mengisi hari-hari sang putri tercinta. Ditemani putra bungsunya Alka, kini Lella menata kue di meja, ini adalah hari terakhir Ramadhan, Kila dan Lila sedang menemani sang kakek berjalan - jalan sore ditaman, berjalan kaki mengelilingi taman hijau nan asri masih didalam komplek perumahan.
"Ayo Alka, kita siapkan makanan berbuka untuk kakak!" ajak Lella kepada Alka, Alka hanya mengangguk, sambil tertawa, Alka yang belum lancar berjalan, harus dituntun oleh sang Bunda.
"Alka tunggu disini, Bunda ambil piring bersih dulu!" ucap Lella sambil mendudukan Alka di baby seat miliknya. Dengan memegang mainan favorit, Alka sangat nyaman berada disana.
"Bundaaa.." teriak Kila dan Lila yang berjalan mendahului sang kakek.
"Eh. kok udah pada pulang?" tanya Lella.
"Sudah capek bund, hahh hahh hahh.. " ucap Lila sambil mengatur nafasnya.
"Iya yah, ayah istirahat ya, ayah kelihatan lelah sekali !" ucap Lella.
"Kila, Lila, Alka, Opa tinggal kekamar yaa!" kata Opa Jaya pamit kepada tiga cucunya.
"Iya Opaaa..!" jawab Kila dan Lila bersamaan.
*
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar.. Laa ilaaha ilallaaahu AllaahuAkbar.. gema takbir berkumandang setelah adzan isya, keluarga kecil Lella berkumpul di ruang tengah, Kila dan Lila duduk di sisi kanan dan kiri sang ayah, sedang Alka berada di pangkuan Bunda nya sudah mulai terlelap, Pak Jaya duduk di sofa panjang, meluruskan kakinya.
"Besok kaka bangun pagi ya, ikut ke mesjid sama bunda.!" kata Lella
"kita ngapain bund ke mesjid?" tanya Lila
"Ihh.. Lila, kan bu guru pernah bilang, setelah Ramadhan, kita ada sholat idul fitri, nah itu namanya sholat ied!" kata Kila menjelaskan.
"Cerdasss..! jangan sampai kesiangan yaa!" ucap Alvin
"Oke Bunda Oke ayah.!" kata Kila dan Lila
__ADS_1
"Opa ikut juga?" tanya Kila
"Iya Opa ikut, Opa mau lihat bagaimana sih cucu - cucu opa ini kalo ikut sholat berjama'ah di Mesjid." Opa Jaya terkekeh.
Kila dan Lila juga ikut tertawa mendengar ledekan sang kakek..
*
Pagi nya mereka sudah bersiap-siap.
"Ayo nak, sudah siap belum?" tanya Lella
"Sudah bunda, ayo!" kata keduanya
Mereka berjalan beriringan menuju Mesjid, melakukan sholat dua roakaat dengan khusu dan tertib, serta menjaga kebersihan Mesjid juga, usai Sholat mereka kembali kerumah.
Opa Jaya duduk di sofa panjang, secara bergantian dengan sangat khidmat, Lella dan Alvin bersungkem ria, dihadapan Ayahnya Lella menangis, mengingat sang ibu, Alvin mengusap bahu istrinya itu, kemudian bergantian Alvin membungkukkan badannya, seketika airmata Alvin juga menetes, mengingat sungkeman pertama kali saat usai ijabkabulnya.
Selanjutnya Lella menyalimi Alvin, sesekali Alvin mencium puncak kepala sang istri, sambil menggendong Alka yang tertidur, Lella memeluk kaki sang suami.
Kila dan Lila juga ikut sungkem di hadapan sang kakek, membuat tawa laki-laki yang tak lagi muda itu pecah karna keluguan sang cucu.
Ketika mereka hendak makan, terdengar suara tamu datang.
Assalamu'alaikum....
Alvin membukakan pintu rumah, dan begitu terkejutnya, saat melihat Mama dan Papa datang menggendong sang cucu yaitu anak dari Adiknya Alvin yaitu Dea.
Suasana Idul Fitri yang penuh bahagia, semua keluarga berkumpul, Rumah besar dipenuhi tawa riang anak-anak, dan mereka saling mengobrol satu sama lain melepaskan rindu.
#
Author mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H
Taqobballahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, Taqobbal Yaa Kariim..
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
#
Setelah ini akan ada Side Story Keluarga besar Alvin dan Lella,
So... Jangan lewatkan yaaa!!!
Tetep stay tune, tetap Favorite kan yaa gaess,
__ADS_1
Jangan lupa untuk kasih Like dan Vote.
Terimakasih...