Aku Bukan Pelacur

Aku Bukan Pelacur
part satu


__ADS_3

"ny!" pekik Natalia sahabat Leony yang memanggil nya.


"apa?" sahut Leony malas.


"kenapa Lo? berantem lagi sama nyokap Lo?" tanya Natalia.


"nggak," sahut Leony singkat padat dan jelas.


"lah terus?" tanya Natalia kebingungan pasalnya Leony tidak pernah bersikap seperti ini jika bukan habis bertengkar dengan mamanya.


"pms," sahut Leony berjalan menuju kelasnya meninggalkan Natalia.


"ihhhh woi tungguin gue, gue punya berita bagus tahu gak?!" teriak Natalia berlari mengejar Leony yang tak menghiraukan ucapan nya.


"ny…dengerin gue dulu!" rengek Natalia kesal yang tak ditanggapi oleh Leony.


"apaan sih?" akhirnya Leony menanggapi rengekan Natalia yang membuat kepalanya tiba-tiba pusing.


Natalia pun tersenyum melihat Leony merespon dirinya, "elo tahu gak? Cello eum… maksudnya Marcello orang yang Lo taksir itu, jomblo sekarang! oh my God!" ucap Natalia bersemangat yang ditanggapi dengan tatapan malas oleh Leony.


"kok tanggapan Lo cuma kayak gitu? harusnya Lo tuh senang dong!" kata Natalia yang kebingungan, pasalnya Leony hanya menanggapi ucapannya dengan tatapan biasa saja, tidak seperti Leony yang dulu sangat senang mendengar kabar itu.


"whatever" sahut Leony terlihat fokus mencatat catatan yang diberikan guru mata pelajaran saat dirinya izin tidak masuk sekolah.


"eum... emangnya elo udah gak suka lagi yah sama dia?" tanya Natalia hati hati.


"masih"

__ADS_1


"terus kenapa elo berubah kayak gini?" tanya Natalia heran.


"memangnya gue harus bersikap seperti apa? gue harus jungkir balik ditengah lapangan gitu? gue harus nyerahin mahkota gue buat dia gitu agar dia gak nolak cinta gue lagi? gitu?Iyah?" ucap Leony menatap tajam Natalia.


Natalia yang melihat Leony bersikap seperti itu pun merasa keheranan. tidak pernah Leony mengeluarkan kata-kata yang sangat menusuk seperti itu, apa lagi sampai menatanya nya dengan tatapan yang sangat tajam.


"ya tapi kenapa Lo gak senang saat dengar dia udah gak punya pac-" ucapan Natalia terpotong.


"gini yah Natalia yang cantik kata emak bapak loh, gue bukannya gak cinta lagi sama dia tapi gue gak akan ngejar dia lagi toh dia udah nolak cinta tulus gue. jadi buat apa gue harus ngejar-ngejar dia lagi? Lo kira gue cewek apaan?!" ucap Leony yang ngegas diakhir Kalimatnya.


"ya slow aja kali ny, gak usah ngegas kayak gitu. jantungan nanti gue Lo mau tanggung jawab?!" kata Natalia sewot.


"bacot ah Lo lebay banget," kata Leony pergi menuju toilet.


selesai dari toilet Leony dan Natalia pun masuk kedalam kelas dan pelajaran berlangsung.


krrriiingg...krrrriiiing...krrriiingg...


bel yang sangat dinanti oleh Leony pun berbunyi, ia pun langsung membereskan buku dan peralatan yang dipakai nya tadi kedalam tas. saat ingin keluar dari kelas ada seseorang yang memanggil nya.


"Leony," panggil seorang laki-laki berpenampilan culun menghampirinya.


"iya ada apa?" tanya Leony tersenyum.


ya itu lah alasan mengapa banyak sekali kaum Adam yang menyukai Leony. dia tidak sombong, dia tidak pernah membedakan mana lelaki jelek dan mana lelaki yang sangat tampan ataupun lelaki yang berpenampilan culun. dia selalu membalas panggilan atau sapaan mereka. tidak seperti wanita lainnya yang hanya menjawab jika yang memanggilnya itu tampan.


"eum...a...ak...aku," gugup si laki-laki yang berpenampilan culun itu.

__ADS_1


"iya kamu kenapa? ada yang bisa aku bantu?" tanya Leony ramah.


"ini untukmu!" kata laki-laki itu menyerahkan sesuatu untuk Leony dan kabur. sayangnya tangan si laki-laki itu langsung ditahan oleh Leony dan dirinya tidak bisa kabur.


"terimakasih, lain kali tidak usah gugup seperti itu. aku tidak memakan manusia kok" ucap Leony tertawa kecil mengusap kepala si laki-laki itu dan mengecup keningnya lalu pergi.


perlakuan Leony tersebut mengundang jeritan histeris kaum Adam. pasalnya Leony tidak pernah mengecup kening ataupun mengusap kepala pria yang memberinya barang entah itu bunga, coklat, surat cinta, dll.


Natalia yang melihat dengan mata kepalanya sendiri pun dibuat kaget dengan perlakuan Leony. "apa ini alasan kau bersikap biasa saja mendengar isu bahwa Marcello sedang sendiri? kau menyukai pria tadi?" tanya Natalia kepo.


"tidak dan aku pun tidak menyukai Arslan, aku hanya memberinya hadiah karena sudah berani memberikan ini kepadaku. sudah lama aku menanti keberanian nya," ucap Leony menunjukkan barang yang diberikan pria tadi.


"Arslan? siapa Arslan?" tanya Natalia kebingungan.


"pria tadi," ucap Leony santai terus berjalan kearah mobil jemputan nya.


"what?...kamu mengetahui nama si culun itu?!" pekik Natalia terkejut.


"iya, sudahlah ayok kamu jadi kerumah ku kan?" Leony pun mengalihkan pembicaraan dan menyeret Natalia agar dia tidak menanyakan hal yang lebih jauh.


tanpa Leony sadari ada sepasang mata yang mengintai nya dari tadi dengan tatapan marah. "sial*n!" umpat orang tersebut dan pergi dari tempatnya bersembunyi.


❤️❤️❤️


hai! ini bukan karya pertamaku hehehe tapi kalau kata-kata nya masih tidak enak untuk dibaca mohon maaf yah aku masih belajar and semoga kalian suka sama karyaku jangan lupa like dan kasih saran atau kritik oke😉 bye bye❤️❤️❤️


happy reading~~~

__ADS_1


D1ND4


__ADS_2