
Akhirnya bel masuk berbunyi, semua siswa memasuki kelas dan merapikan buku mata pelajaran pertama.
Kelas akhirnya di mulai, guru kelas Alya sudah datang dan semua siswa memberi salam.
Setelah tiga jam berlalu, bel istirahat pun berbunyi. Semua siswa menikmati jam istirahatnya, tidak terkecuali Alya dan Rifa yang saat ini bergegas menuju kantin.
Sesampainya di kantin, Alya dan Rifa duduk di kursi panjang.
"Rif, mau pesen apa biar aku yang traktir" ucap Alya.
"aku pesen es teh sama lalapan aja Al, kamu pesen apa?" tanya Rifa balik.
"oke ditunggu yahh, aku pesen es teh aja deh soalnya masih kenyang" jawab Alya dan berjalan menghampiri penjual langganannya di kantin.
"bu pesen lalapan satu sama es teh dua yahh" ucap Alya.
"baik dek Alya, ditunggu yah" jawabnya
"baik bu ditunggu di sana yah" jawab Alya sambil menunjuk kursi yang ditempati Rifa.
"iya nanti ibu anterin" jawabnya lagi
Alya pun kembali duduk bersama Rifa, Amel yang melihat keberadaan Alya langsung menghampirinya bersama Adit.
Amel duduk disebelah Alya dan Adit disebelah Rifa.
Adit awalnya memang menjaga jarak dengan Alya karena kejadian waktu itu tapi lama kelamaan dia sudah biasa kembali.
"kalian gak mau makan?" tanya Alya.
"udah pesen kok, nanti juga dianterin" jawab Amel
"owh gitu, makan apa mel?" tanya Rifa
__ADS_1
"aku cuma makan tahu goreng aja sama es jeruk" jelas Amel.
"Adit gak makan?" tanya Rifa pada Adit
"ngak Rif, udah kenyang gue" jawab Adit.
Makanan yang mereka pesan pun datang, bu Anis memberi lalapan dan es teh Rifa dan es teh untuk Alya.
"selamat menikmati dek" ucap bu Anis
"iya bu makasih" jawab Alya dan Rifa kompak.
Sedangkan pak Ali memberikan pesanan Amel yaitu tahu goreng dan es jeruk.
"ini dek" ucap pak Ali memberikan pesanan Amel
"makasih pak Li" jawab Amel tersenyum sambil mengambil makanannya.
Setelah sekitar 15 menit di kantin, bel masuk pun berbunyi. Semua siswa meninggalkan kantin dan menuju kelasnya masing-masing, tidak terkecuali Alya dan temannya.
Alya terjatuh tersungkur ke lantai, dan Rifa pun membantu Alya untuk berdiri.
"aduh Rif kepalaku sakit" ucap Alya memegang kepalanya.
"Maaf Alya gue gak liat tadi ada loe" ucap Riski meminta maaf.
"gak papa kok Ris, ini juga salah gue lari-lari" jawab Alya.
"sini gue liat kepalanya Al" ucap Rifa melihat kepala Alya.
"duh ini kok dahi loe ada darahnya sih pasti sakit Al, yuk ke UKS" ajak Rifa.
"Rif,mendingan loe izinin Alya ke guru kelas dulu deh, biar gue aja yang bawa Alya ke UKS soalnya gue masih istirahat tadi habis ulangan sampai jam istirahat jadi sekarang baru istirahat" jelas Riski.
__ADS_1
"ya udah deh, jagain Alya ya Ris nanti setelah izin gue nyusul" jawab Rifa.
"iya sana cepet" ucap Riski
Rifa pun menuju kelasnya dengan langkah dipercepat karena dia khawatir akan kondisi sahabatnya.
Sedangkan Riski memapa Alya menuju ruang UKS, setelah sampai Riski membantu Alya untuk merebahkan badannya.
Riski memanggil petugas UKS supaya segera mengobati Alya, setelah petugasnya datang ia segera membersihkan luka Alya dan memberi obat serta tidak lupa memberi perbannya.
Sedangkan Riski duduk di sebelah tempat Alya merebahkan diri,
"Alya tidak apa-apa, lukanya hanya luka kecil tapi untung segera di bawa kesini kalau tidak bisa infeksi" jelasnya
"dia butuh istirahat sebentar agar tubuhnya fit kembali" tambahnya
"biar saya yang jaga bu, kebetulan saya masih istirahat" ujar Riski
"ya sudah ibu tinggal dulu" jawabnya dan berjalan meninggalkan Alya dan Riski
"Alya kamu istirahat dulu yah" ucap Riski
"tapi kamu beneran masih istirahat?" tanya Alya memastikan
"iya tadi pas ulangan aku selesainya agak lama jadi dikasih jam istirahat lebih sama guru" jawab Riski
"ohh gitu, gimana ulangannya" tanya Alya.
"itu tadi kamu kan tau soalnya bu Lusi sulit banget, padahal udah ujian minggu lalu masih aja ada ulangan harian mendadak" jawab Riski
"iya sih bu Lusi kan emang gitu" jawab Alya sambil cengegesan.
"ya udah kamu istirahat gih" pinta Riski
__ADS_1
"okeh" jawab Alya.