
"Dasar penakut" ucap Riski dan berlari meninggalkan Alya,
"Apa? Beraninya kau" teriak Alya.
Sedangkan Riski tertawa mendengar teriakan Alya dari kejauhan.
"Dasar konyol, masak sama kecoa takut dan anehnya lagi kecoa kecil gitu dibilang monster, astaga....lucu deh" batin Riski.
Riski pun berjalan menuju kamar dan entah apa yang dilakukannya mungkin tidur atau baca-baca buku.
Sementara Alya masih tetap pada posisinya dan merasa kesal pada perbuatan Riski yang mengatakan Alya penakut.
"Lihat saja aku akan balas dendam, tunggu saja Riski" batin Alya.
....
Keesokan harinya
Sepertinya cuaca hari ini tidak secerah kemarin, matahari tertutup awan mendung dan air mulai merintik-rintik, tidak begitu lebat hanya hujan kecil saja.
Alya sudah selesai mandi dan begitu juga dengan Riski.
"Dimana dia?, kenapa sudah keluar saja sih" ucap Alya setelah keluar dari kamar mandi.
Alya segera memakai perawatannya, tiba-tiba ada telpon dari ponselnya.
Setelah di cek ternyata tertera nama "Hana".
Memang kemarin Alya sempat meminta nomor ponsel Hana tapi kenapa Hana menelepon pagi buta begini.
"Hana, pagi sekali sudah telpon, kenapa tidak langsung kesini ya" batin Alya.
Alya pun segera mengangkatnya.
"Assalamualaikum nona" sapa Hana dari seberang.
"Walaikumsalam Hana, ada apa?" Tanya Alya.
"Jadi begini nona, hari ini semua pelayan di pulangkan jadi saya tidak bisa melayani nona Alya" jelas Hana.
"Tidak apa-apa kok, kalau boleh tau kenapa pulang semua?" Tanya Alya.
"Jadi begini non, dua hari lagi kan sudah masuk sekolah dan dari keluarga tuan Riski memang diberi cuti untuk menyiapkan kebutuhan anak para pelayan non" jelas Hana.
__ADS_1
"Baiklah, kamu sudah punya anak ya Hana?" Tanya Alya sambil cengengesan.
"Tidak non, itu adik saya" jelas Hana lagi.
"Baiklah, jaga kesehatan ya. Oh iya apa semua pelayan pulang?" Tanya Alya.
"Iya non" jelas Hana.
"Baiklah tutup telponnya, Assalamualaikum"
"Walaikumsalam non"
Alya pun menaruh ponselnya kembali.
"Kalau tidak ada pelayan berarti siapa yang masak pagi ini, apa mungkin Riski" batin Alya.
Alya pun memastikan ke dapur apa memang Riski atau bukan yang masak.
Ternyata hasilnya memang Riski.
"Hay Alya" sapa Riski dan Alya hanya melirik tanpa menjawab.
"Ini aku buatkan nasi goreng soalnya pelayan gak ada jadinya cuma nasi goreng" jelas Riski dan lagi-lagi Alya tidak menjawab.
"Aku tidak lapar" ucap Alya.
"Ayolah makan meskipun sedikit, aku sudah membuatnya dengan susah payah" jawab Riski.
"Tidak mau" Alya mendorong nasi goreng di depannya untuk menjauh dari hadapannya.
"Ayolah Alya di makan" ucap Riski kembali mendekatkan nasi goreng pada Alya.
"Tidak ya tidak" jawab Alya.
"Apa dia marah gara-gara kemarin yang masalah kecoa itu yah" batin Riski.
"Alya ayo makan meski satu sendok yang penting kamu makan" ucap Riski lagi dan memberikan kembali piring nasi gorengnaya yang mulai tadi kesana kemari.
Alya mengambil piring tersebut dan membawanya.
Riski yang melihat semuanya terpaksa menunda sarapannya dan mengikuti Alya.
Alya memberikan nasi tersebut pada kucing yang berada di sekitar rumah.
__ADS_1
Alya hendak berbalik namun Riski berdiri tepat di belakangnya dan hampir saja mereka tabrakan.
"Kenapa di kasih kucing?" Tanya Riski.
"Aku tidak ingin makan dan kau memaksa jadi dari pada di buang lebih baik buat kucing kan" jawab Alya.
"Tapi aku buat nasi itu khusus untuk kamu Alya" ucap Riski lagi.
"Tapi aku masih kenyang dan jika aku lapar aku bisa masak sendiri, siapa yang menyuruhmu masak untukku" jawab Alya tidak mau kalah.
Alya pun pergi meninggalkan Riski.
Riski berlari mengejar Alya dan mencegah jalan Alya.
Alya mencoba lewat kanan dan Riski bergerak ke kanan, Alya mencoba lewat kiri Riski bergerak ke kiri, sampai berulang ulang langkah Alya ditahan oleh Riski.
"Kamu apaan sih?" merasa diganggu Alya memberanikan diri bertanya.
"Kamu yang kenapa?" Jawab Riski.
"Kalau aku ada salah tolong aku minta maaf Alya" tambahnya.
"cuma maaf kamu bilang?" Tanya Alya.
"tolong jelaskan kesalahanku Alya, jika aku tidak tau kesalahanku aku tidak bisa tenang Alya" jawab Riski penuh keyakinan.
"kamu yah sama kesalahan sendiri lupa" jawab Alya kesal.
~ Flasback on ~
"Riski ini aku bawa makanan buat kamu" ucap Alya sambil mengeluarkan sebuah kotak makanan dari tasnya.
.
.
.
.
.
__ADS_1