Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Kembali Sekolah


__ADS_3

"Aku udah move on dari Alya" ucap Adit.


"Cepet banget, katanya kalau cepet move on itu berarti udah nemu cinta baru" jawab Rifa.


"Entahlah" jawab Adit.


Sedangkan di tempat lain, Alya dan Riski sudah berada di kamarnya membereskan perlengkapan sekolah yang mereka beli.


"Alya, kamu tadi kok bilang kita pacaran?" Tanya Riski.


"Ngak gitu aku cuma gak mau kita masuk kabar-kabar yang gak bener" jawab Alya.


"Iya sih" jawab Riski.


"Eh udah azan zuhur tuh ayuk sholat" ajak Riski.


"Kamu jadi imam yah" pintar Alya.


"Siap untuk makmumku yang cantik ini aku mau" jawab Riski.


"Ahahaha" Alya tertawa.


Mereka pun melaksanakan sholat bersama.


.....


Dua hari kemudian, semua siswa mulai memasuki area sekolah, liburan berlalu begitu saja dengan cepat dan hari ini adalah awal masuk sekolah.


Alya dan Riski berangkat bersama dengan membawa mobil sendiri.


Setelah sampai di kelas, Alya ternyata satu kelas dengan Amel dan Adit juga Rifa. Sungguh kebetulan sekali.


"Amel, kangen" ucap Alya.


"Iya kak aku juga, di rumah jadi gak ada yang bisa di ajak nonton bareng dan gak ada yang bangunin Amel" jawab Amel.


"Kalau mau di bangunin cari suami gih" ucap Rifa yang tiba-tiba masuk.


"Kita satu kelas juga Rif" ucap Alya.


"Iya sama Adit juga tapi dia lagi ke toilet" jawab Rifa.


"Mel kalau mau ada yang bangunin sana cari suami" ucap Rifa.


"Ogah gue masih muda nanti jadi mama muda" jawab Amel.


"Kayak Alya tuh" tambah Rifa.

__ADS_1


"Boro-boro di bangunin gue yang bangunin tau" jelas Alya.


"Nasib nasib" ucap Rifa dan Amel kompak.


"Riski gak satu kelas sama kamu Al?" Tanya Rifa.


"Ngak dia ikut kelas olahraga tahun ini" jelas Alya.


"Oh gitu" jawab Rifa.


"Kalian kok secepat ini sih nikahnya"tanya Rifa.


"Sut, jangan keras-keras" jawab Alya.


"Ceritanya panjang sih dan itu karena perjodohan" jelas Alya.


Akhirnya guru pengajar datang dan pelajaran dimulai. Terpaksa Alya,Amel, dan Rifa menghentikan obrolan mereka.


Setelah bel pulang berbunyi, Alya segera pergi ke trotoar sekolah.


Alya mengirim pesan pada Riski. 


Alya : "aku tunggu di trotoar"


5 menit kemudian..


Riski : "ok, segera meluncur"


Setelah beberapa menit akhirnya mobil Riski berhenti di depan Alya.


~ di mobil ~


"Kenapa tidak tunggu di parkiran?" Tanya Riski.


"Aku takut ketauan banyak orang kalau kita udah nikah" jawab Alya.


"Emang kenapa kalau mereka tau?" Tanya Riski lagi.


"Ya aku takut aja mereka nyebar gosip ke mana-mana, dan lebih baik kita jangan kasih tau semua anak-anak kecuali temen deket kita" jelas Alya.


"Baiklah, aku juga tidak mau kita di jadiin gosip para jomblo itu" balas Riski.


"Jomblo? Siapa?" Tanya Alya.


"Mereka tukang gosip itu yang pada ngefans sama aku" jelas Riski.


"Awas aja kamu berani deket sama mereka yah" ancam Alya.

__ADS_1


"Gak akan kok sayang" jawab Riski. 


Mendengar kata 'sayang' dari Riski membuat Alya merasa malu dan wajahnya kini bersemu merah.


Padahal awalnya Alya ingin marah kenapa jadi klepek-klepek gini kayak ikan yang habisan napas, wkwwkwk.


"Kenapa aku malah seneng gini yah, kan aku mau marah awalnya" batin Alya.


"Riski, kalau ada yang nanya kenapa kita deket gimana?" Tanya Alya.


"Bilang aja sepupu" jawab Riski.


"Gak, aku gak mau jadi sepupu kamu" balas Alya.


"Kan cuma pura-pura" jawab Riski.


"Gak mau pokoknya" jawab Alya memanyunkan bibirnya.


"Tadi dia yang nanya tapi pas aku jawab kok malah ngambek" batin Riski.


"Gimana kalau adik?" Usul Riski.


"Aku gak cocok jadi adiknya kamu tau" jawab Alya.


"Pacar?" Tanya Riski lagi.


"Boleh-boleh" jawab Alya semangat.


"Tapi ceritanya kamu yang ngejar-ngejar aku yah" tambahnya.


"Bukannya kamu yang ngejar aku selama ini?" Tanya Riski.


"Kan cuma cerita bohongan Riski, jadi terserah aku" jawab Alya.


"Iya iya, tapi jangan marah lagi ya sayang, pacarku" ucap Riski manja.


"Iya sayang" jawab Alya tak kalah manja.


"Panggilan yang bagus, mulai sekarang panggil itu yah" ucap Riski.


"Siap sayang" jawab Alya.


"Hadiahku mana?" Ucap Riski memegang pipinya dan Alya langsung menciumnya.


"Pinter" ucap Riski setelah mendapat ciuman dari Alya dan Alya hanya mengangguk senang.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2