Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Persahabatan


__ADS_3

Setelah keesokan harinya, hari ini adalah hari Minggu jadi Alya dan Amel akan pergi belanja kebutuhan yang sudah habis digunakan.


Mereka sudah siap dengan persiapannya dan segera turun untuk sarapan terlebih dahulu.


Tadi malam Amel izin pada Alya agar Amel tidur di kamar tamu saja, karena Amel merasa tidak sopan saja tidur dikamar Alya dan Riski.


Alya sempat menolak namun akhirnya Alya menyetujui setelah Amel memohon-mohon padanya.


"Kak, ayo makan" Ucap Amel setelah duduk di kursi meja makan.


"Iya Mel" Jawab Alya.


Mereka memakan sarapan lalu segera pergi ke pusat perbelanjaan terkenal di kotanya.


Setelah sampai.


"Deon, kita mau belanja dulu, kamu bisa jemput nanti siang karena tidak mungkin kau menunggu lama" Ucap Alya sebelum turun dari mobil.


"Baik nona" Jawab Deon sopan.


Setelah masuk ke dalam Mall, Alya dan Amel mulai mencari barang-barang yang mereka butuhkan.


Mereka berpencar mencari barang keinginan masing-masing dan sudah janjian ketemu di kasir.


Alya mulai mencari barangnya dan memasukkan pada ranjang yang disediakan.


Baru dapat beberapa barang, Alya dikejutkan dengan keberadaan Clara. Clara memanggil Alya.


"Alya.. " Panggilan Clara mampu membuat Alya menoleh seketika.

__ADS_1


"Clara. Apa aku tidak salah dengar dia memanggilku" Batin Alya.


Setelah Alya menoleh, Alya hanya diam ditempat sementara Clara menghampiri Alya.


"Hay Alya, lagi belanja ya?" Tanya Clara setelah sampai.


"I-iya" Jawab Alya tegang.


"Kamu kenapa ada di sini?" Tanya Alya berusaha lebih tenang dan akrab dengan orang didepannya.


"Oh iya, Mamaku sakit dan meminta aku pulang ke Indonesia untuk beberapa hari" Jawab Clara.


"Oh begitu, sampaikan salam dariku pada Mamamu" Kata Alya.


"Siap" Jawab Clara sambil tersenyum.


"Ternyata dia orang baik, kepribadiannya juga ramah" Batin Alya.


"Iya Alya, mama baru pindah ke Bandung setelah aku kuliah" jawab Clara dan Alya mengangguk.


"Alya, aku mau tanya sesuatu boleh?" Tanya Clara.


"Ada apa?"


"Apakah kamu benar-benar istri kak Riski?" Tanya Clara.


"Ah iya" Jawab Alya jujur.


"Tapi aku ragu dengan kalian" Kata Clara.

__ADS_1


"Aku kira dia sudah menerima kenyataan ternyata tidak" Batin Alya.


"Aku punya buktinya Clara, ini" Ucap Alya memperlihatkan ponselnya yang berisi foto pernikahan dan surat pernikahan yang Alya sempat foto waktu itu.


"Ah jadi kalian beneran nikah" Kaget Clara.


"Aduh maafkan aku Alya, jika aku percaya lebih awal pasti aku tidak akan berusaha mendekati kak Riski lagi" Ucap Clara memegangi kedua tangan Alya.


Alya merasakan ada ketulusan dari mata Clara.


"Iya tidak apa" Jawab Alya.


"Aku juga minta maaf aku tidak percaya sama ucapan kak Riski, aku kira dia nyewa kamu buat bohingin aku" Tambah Clara, kini air matanya mengalir di pipinya.


"Sudahlah Clara, yang penting kamu sudah menyadari kesalahan yang kamu lakukan" Jawab Alya menghapus air mata Clara.


"Terimakasih Alya, kak Riski sangat beruntung berjodoh denganmu"


"Kau bisa saja Clara" Jawab Alya malu-malu, kini pipinya memerah membuat Clara geli saja.


"Baiklah mulai sekarang aku ingin menjadi temanmu, jika perlu sahabat"


"Apa kamu mau Alya?" Tanya Clara.


"Tentu" Jawab Alya.


"Ya sudah aku mau lanjut belanja, lain kali kalau ada waktu mampir ke rumahku ya" Ucap Clara.


"Kamu juga mampir nanti" Jawab Laya dan Clara mengangguk lalu pergi menjauh sampai hilang dari pandangan Alya.

__ADS_1


"Akhirnya Clara berubah juga, aku senang dia bisa jadi sahabatku sekarang. Aku kira dia orang yang kejam tapi ternyata dia sama seperti aku dia orang yang baik." Batin Alya.


__ADS_2