
Alya dan Riski pun menghampiri bunga yang berwarna-warni itu.
"indah sekali" ucap Alya memegangi bunga berwarna ungu.
Riski mengambil bunga yang di pegang Alya, Alya sangat heran kenapa bunganya diambil.
Riski memberikannya kepada Alya.
"untukku?" tanya Alya dan Riski mengangguk sambil tersenyum.
Alya kebingungan dengan sikap Riski dan menatap Riski penuh tanya.
"eh terima kasih" ucap Alya.
"iya sama-sama" jawab Riski sambil tersenyum kembali.
"aneh, kenapa dia terus tersenyum begini, tadi bukannya marah dan ngambek yah" batin Alya.
"kita kesana yuk" ajak Riski menunjuk sebuah tempat dan Alya mengikuti langkah Riski.
Alya terkejut.
"kenapa ke toilet?" tanya Alya.
"ini baju kamu, ayo ganti kasian seragamnya" ucap Riski memberi sepasang baju.
"itu kamu kapan gantinya?" tanya Alya.
"tadi" jawab Riski.
Alya pun mengganti bajunya lalu keluar dan menghampiri Riski.
"wah itu sangat bagus" ucap Alya melihat sebuah pohon tinggi yang daunnya sangat indah.
"ayo kesana" ajak Riski dan Alya mengangguk senang.
"Riski tolong fotokan" pinta Alya setelah sampai.
"oke mana ponselnya?" tanya Riski.
__ADS_1
"pakai ponselmu, ponselku ada mobil" jawab Alya dan Riski mengiakan.
Alya mulai berpose dan Riski memotretnya.
"satu....dua....tiga..." ucap Riski.
"nih" ucap Riski memberitahu hasil fotonya.
"wah sangat indah, kamu memang jenius" jawab Alya melihat fotonya.
"jangan sampai ke hapus nanti kalau kamu kangen bisa liatin fotoku" ucap Alya.
"iya sayang, ayo pulang ini sudah hampir petang" ajak Riski.
"ayo" jawab Alya.
Mereka pun kembali ke mobil dan pulang.
Sesampainya di rumah mereka langsung mandi bergantian lalu sholat magrib berjamaah di rumah karena memang Riski hari ini tidak pergi ke masjid.
.......
Sedangkan di tempat lain, Amel baru saja menerima pesan dari Adit.
Isi pesan....
Adit : "malam pacarku"
"apaan sih, lebay amat" batin Amel.
Amel mun membalas pesan Adit.
Amel : "malam"
Adit : "udah makan?"
Amel : "belum, ini bentar lagi mau makan"
__ADS_1
Adit : "ok, jangan sampai telat makan yah"
Adit : " udah sholat isya'?
Amel : "udah tadi"
Adit : "good"
Amel pun mematikan ponselnya setelah membaca pesan dari Adit.
"baru jadian aja udah gini, aduh udah kayak bunda aja apa-apa di tanya" batin Amel.
Amel pun turun untuk makan malam.
Setelah makan malam, Amel hendak pergi ke kamarnya lagi tapi bunda memanggilnya.
"Mel, kamu kapan mau nikah kayak Alya?" ucap Bunda dan Amel sangat kaget mendengarnya.
"apaan sih Bun, Amel masih SMA ngapain cepet-cepet nikah kayak kak Alya" jawab Amel.
"iya Mel, cepet lah menikah menyusul Alya nanti biar kamu ada yang jagain setiap saat" tambah Ayah.
"hmmm gak tau Yah, Amel masih belum nemu calon yang tepat" jawab Amel.
"mau Ayah jodohkan?" tanya Ayah.
"gak usah yah" tolak Amel.
"ya sudah, tapi kamu harus cepet-cepet nikah yah" ucap Bunda.
"iya bun" jawab Amel pasrah dan pergi ke kamarnya.
"aduh kenapa Bunda sama Ayah udah mau aku nikah sih, hmmmm" batin Amel.
Amel pun mencoba menutup matanya dan tidak butuh waktu lama ia sudah terlelap.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak jempol dan vote yang banyak yah......
__ADS_1
dan jangan lupa mampir ke chat story karya baru autor...
~Selamat membaca~