Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Hari Pertunangan #2


__ADS_3

Beberapa menit kemudian, MC pun membuka acara dan Alya berhenti mengingat kenangannya yang berlika-liku.


Meskipun mengingat hal-hal yang menyedihkan seperti penolakan Rsiki dulu tapi Alya tidak marah dan mengambil hikmahnya.


Alya terus tersenyum mengingat momen manis yang Alya pikirkan tadi.


"kamu ini kenapa sih?" tanya Rsiki tiba-tiba.


"gak ada, cuma lagi bahagia aja" jawab Alya tetap tersenyum.


"bahagia karna aku kan?" tanya Riski yang lebih mirip pernyataan.


"kok bisa tau sih" jawab Alya.


"kita kan punya ikatan batin" jawab Riski membuat Alya tertawa.


"Alya, janji yah akan terus tersenyum dan tertawa seperti ini" ucap Riski.


"janji" jawab Alya dan setelah itu mereka kembali fokus pada acara.


Amel dan Adit pun memakaikan cincin bergantian lalu berfoto.


"Alya, aku baru tau anak sahabat ayah ternyata Adit, bukannya mereka memang pacaran yah" Riski berbisik agar tidak mengganggu yang lain.


"iya, mungkin mereka memang berjodoh" jawab Alya ikut berbisik.

__ADS_1


"iya sama seperti kita" jawab Riski lagi dan Alya kembali tersenyum.


Mungkin hari ini adalah hari terindah Alya karena mood Alya hari ini sangat baik karena satu orang yakni Riski, siapa lagi cobak.


Alya pun berjalan mendekati Amel dan Adit untuk memberi kata selamat dan Riski merasa ditinggal pun ikut menyusul Alya.


"Selamat yah kalian berdua, semoga cepat menikah" ucap Alya sedangkan Adit hanya tersenyum dan Amel tersipu malu.


"eh iya kalian secepatnya segera menikah dan kita pergi bulan madu bersama nanti kan seru" tambah Riski yang tiba-tiba nongol.


"ih sayang, kirain siapa main nongol aja" ucap Alya.


"hehehehe iya yang" jawab Riski dan merangkul pinggang Alya, yah kalian betul Riski memang sengaja ingin membuat Adit dan Amel iri.


"gue juga ogah kali" jawab Riski dan mereka berempat pun tertawa bersama.


Tiba-tiba Mawar datang menghampiri mereka dengan membawa kue.


"ih kalian ini pasangan muda serasa dunia milik berdua, eh ini Bunda bawa kue buat kalian" ucap Bunda.


"hehehehe iya bun makasih" ucap Alya mengambil kue tersebut.


Riski pun mengambil kue tersebut dan sekali-kali saling bersuapan dengan Alya, tidak mau kalah Amel dan Adit pun ikut bersuap-suapan karena di tantangan oleh Riski.


"Mel, kalian kenapa bisa secepat ini sih?" tanya Alya tiba-tiba.

__ADS_1


"iya kak itu permintaan bunda dan Amel sama Adit udah siap juga sebelum ada dosa berlama-lama pacaran" jelas Amel.


"oke kalian the best deh bisa nikah muda gini" ucap Alya lagi.


"lah kakak sendiri kan nikah duluan" jawab Amel.


"eh iya jadi lupa" jawab Alya cengengesan.


Acara demi acara pun di laksanakan sampai akhirnya tamu mulai berpamitan pulang.


Alya dan Riski pun demikian, mereka izin pulang pada keluarga Alya.


Alya dan Riski sudah ada di mobil yang di kendarai oleh Deon supir Riski.


"Riski, aku ngantuk" ucap Alya.


"tidur aja tuan putri ku" jawab Riski.


"makasih" jawab Alya lalu segera menyender pada bahu Riski lalu tertidur.


Riski mengelus rambut Alya dan mencium kening Alya.


"terima kasih atas semuanya Alya, semoga kita tetap seperti ini meskipun ujian menimpa kita dan semoga kita tidak terpisahkan sampai maut pun tidak dapat memisahkan kita" batin Riski.


Jangan lupa like dan vote dan follow ig @muhfidahusna_

__ADS_1


__ADS_2