Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Kedatangan Clara


__ADS_3

Setelah sampai di Apartemen, tiba-tiba ada perempuan di depan Apartemen seperti sedang menunggu Riski.


Riski dan Alya turun dari mobil dan menuju perempuan tersebut.


"kak Riski" panggil perempuan tersebut yang bernama Clara.


"Clara, kenapa kamu kesini?" tanya Riski.


"aku kangen kak Riski" jawab Clara.


"siapa perempuan ini?" batin Alya.


Clara menyingkirkan tangan Alya dari lengan Riski.


"siapa kamu? beraninya deket sama kak Riski ku" ucap Clara dan Alya hanya menunduk.


"Alya tolong jangan salah paham, dia yang menyukaiku tapi aku tidak" bisik Riski pada Alya dan Alya mengangguk.


"kamu jangan tidak sopan sama Alya, Clara" ucap Riski sedikit membentak.


Clara kaget mendengarnya, Riski yang dia kenal dingin dan cuek ternyata bisa membentak seperti ini.


Padahal Riski biasanya berbicara baik-baik tapi karena terbawa emosi karena Clara menyakiti Alya jadinya Riski tidak terima.


"siapa dia kak?" tanya Clara curiga.

__ADS_1


"dia Alya istriku" jawab Riski mantap.


"apa? sejak kapan kak Riski punya istri?" tanya Clara mulai menangis.


"sejak kita SMA kelas 11" jawab Riski.


"kak Riski tau kan aku suka sama kakak mulai SMP, dan kakak tidak pernah membalas perasaanku. Sampai kuliah dan kebetulan kita satu kampus aku masih sangat mencintai kakak" ucap Clara.


"tapi aku sudah berkali-kali bilang kalau aku tidak cinta sama kamu" jawab Riski.


"kak Riski jahat" ucap Clara semakin menangis dan pergi meninggalkan Apartemen Riski.


Alya masuk ke Apartemen tanpa berbicara satu kata pun.


"tolonglah Alya jangan marah. Kenapa hari terindahku dalam sekejap berubah menjadi hari terburuk" batin Riski.


"Alya aku sungguh tidak selingkuh" ucap Riski.


"iya aku tau itu, tapi aku takut nanti pas aku pulang perempuan itu makin deketin kamu" jawab Alya tanpa menoleh.


"tidak akan Alya, aku dari dulu pun tidak pernah menyukainya" kata Riski.


"dan bagaimana jika dia yang menjebakmu?" tanya Alya yang kini menoleh ke arah Riski.


"menjebak bagaimana?" tanya Riski.

__ADS_1


"aku lihat dari wajahnya dia seperti akan merencanakan sesuatu, aku takut Riski. Dan aku yakin dia tidak akan begitu mudah untuk melupakanmu" jelas Alya.


"aku janji akan berhati-hati dan tidak akan pernah bersamanya" jawab Riski.


"aku juga baru tau ternyata dia masih menyukaiku, aku kira dia sudah move on dari lama" tambah Riski.


"aku takut Riski" ucap Alya mulai menangis.


"kamu tidak usah takut, aku akan selalu hati-hati dalam urusan hati dan aku juga akan hati-hati agar dia tidak menjebakku" kata Riski sambil membersihkan air mata di pipi Alya.


Alya pun memeluk Riski dengan erat. Beberapa jam lagi mereka akan berpisah. Bukannya lega malah Alya ketakutan.


"baiklah, aku percaya padamu" jawab Alya.


"nanti apapun yang terjadi kita harus sama-sama percaya, aku akan selalu percaya pada kamu dan kamu akan selalu percaya pada aku" kata Riski dan Alya mengangguk.


"janji" ucap Alya mengangkat jadi kelingkingnya.


"janji" jawab Riski dan menggandengkan jari kelingking mereka.


Mereka memutuskan untuk tidur sebentar sebelum jam keberangkatan Alya pulang.


Semua barang Alya sudah siap, hanya saja Alya akan pulang sore hari dan sekarang masih cukup pagi.


Jadi mereka memutuskan istirahat sebentar, agar nantinya Alya tidak ngantuk saat kembali ke rumah.

__ADS_1


maaf baru up yah, jangan lupa tinggalkan jejak like dan vote


__ADS_2