Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Kebersamaan #2


__ADS_3

"tunggu aja 5 menit lagi" jawab Riski dari dalam kamar mandi.


"dari tadi lima menit lagi terus, kapan selesainya" teriak Alya lagi.


Tiba-tiba Riski keluar dengan handuk yang hanya melilit dari perut sampai lututnya.


Riski tetap membawa pakaian ganti yang akan Ia kenakan di kamar mandi tadi.


"ya tuhan, sudah lama sekali aku tidak melihat pemandangan ini" batin Alya.


Alya menelan salifanya.


"ka-kamu belum ganti baju juga?" tanya Alya.


"kamu yang buru-buru dari tadi, padahal aku mandi seperti biasanya" jawab Riski.


"ih sana ganti baju" kata Alya menutup wajahnya dengan telapak tangannya.


Riski tertawa kecil lalu kembali masuk ke kamar mandi untuk mengganti bajunya.


Setelah sekitar 5 menit, Riski sudah siap dengan ganti bajunya.


Dan mereka segera pergi untuk berjalan-jalan. Mereka mengendarai mobil Riski yang memang di pakai oleh Riski di hari-hari biasanya.


"yey seru...." teriak Alya.


"kamu harus teriak gitu?" tanya Riski melirik Alya.


"ya harus" jawab Alya.


Mereka berdua menikmati momen langka ini dan berjalan-jalan sepuasnya sampai sore hari.

__ADS_1


Mereka sekarang sudah ada di depan Apartemen Riski, Alya terlihat kelelahan. Bagaimana tidak dia sering berteriak seperti kurang kerjaan, karena saking lemahnya Alya tertidur di mobil.


Riski bingung apakah harus membangunkan Alya atau tidak.


"kalau aku bangunin kasian Alya" batin Riski.


Riski pun akhirnya turun dari mobil dan menuju pintu sebelahnya, Riski menggendong Alya.


Sampai tubuh Alya berada di ranjang, tetap saja Alya belum bangun.


"apakah dia begitu lelah sampai kayak gini" batin Riski.


Karena hari semakin sore, Riski segera mandi dan membiarkan Alya tetap tidur.


Sampai Riski selesai mandi, Alya pun belum bangun juga.


Riski mencoba mengguncang tubuh Alya untuk membangunkannya, Alya pin menggeliat.


"Riski..." panggil Alya sambil melirik sekitar.


Alya segera mandi dan berpikir kenapa bisa Alya berada di ranjang padahal tadi seingatnya Alya tengah menikmati udara pantai bersama Riski.


"apa semua itu mimpi?" batin Alya.


Setelah Alya selesai mandi dan berganti baju, Alya segera mencari Riski.


Setelah menemui Riski di depan tv, Alya segera menghampirinya.


"apa aku mimpi?" tanya Alya.


"ha?" tanya Riski kebingungan.

__ADS_1


"apakah aku mimpi berjalan-jalan?" tanya Alya lagi.


"tidak, kau hanya ketiduran saat di mobil" jawab Riski dan Alya hanya mengangguk.


"Riski...." panggil Alya lagi.


"apa sih" jawab Riski tetap fokus pada televisinya.


Tiba-tiba saja perut Alya berbunyi tanda memanggil makanan.


"ahahah" tawa Riski.


"kamu lapar?" tanya Riski.


"pakek nanya lagi" jawab Alya.


"ya sudah ayo masak dulu" jawab Riski.


Mereka sudah hampir sampai di dapur dan mendengar Azan dari ponsel Riski.


"sudah waktunya sholat, makan nanti saja yah" kata Riski dan Alya hanya mengangguk.


Mereka melakukan sholat berjamaah lalu segera masak untuk makan malam.


"sejak kapan kamu bisa masak?" tanya Alya menyadari Riski mahir memasak.


"sejak beberapa bulan aku belajar dari kamu saat masak dan sering melihat video di youtube" jawab Riski.


Alya hanya duduk dan tidak membantu memasak, karena Riski melarangnya. Hari ini Riski yang akan masak karena katanya akan memasak masakan favorit Alya.


Yaps, makanan favorit Alya adalah mielor, mie yang di masak lalu kembali di goreng bersama telur dan beberapa sayuran.

__ADS_1


Makanan yang khas ala rumahnya dan mudah di buat.


lanjut nanti malem satu episode lagi Insya Allah....


__ADS_2