Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Perjalanan


__ADS_3

Setelah Alya dan Amel sampai di rumah mereka memilih duduk santai di ruang keluarga bersama kedua orang tuanya.


Mereka menikmati acara tv yang sedang berlangsung sambil memakan cemilan kecil.


Setelah puas menonton tv, Adi pun mematikannya dan memilih duduk santai bersama keluarga.


"Alya, gimana liburannya?" tanya Mawar setelah memasukkan cemilan ke mulutnya.


"gak tau juga bun masih gak kepikiran" jawab Alya.


"kan sekarang udah libur sayang, kenapa gak pilih tempat liburan kok masih mikir-mikir" tambah Adi.


"kita ke Yogya aja kak" ajak Amel.


"iya, katanya nenek sama kakek kangen sama kalian" tambah Mawar.


"ya udah deh tapi kapan mau berangkat?" tanya Alya.


"besok aja, lebih cepat lebih baik" jawab Mawar.


Alya dan Amel mengiakan usulan Mawar dan segera mengemas barang-barang yang akan mereka bawa besok.


Alya sibuk menyusun barang-barangnya dan memasukkannya kedalam tas besar begitu juga dengan Amel.


Mereka lebih memilih menggunakan tas berukuran tanggung dari pada memakai koper, karena mereka akan menginap sekitar satu minggu bukan pindah rumah.


Setelah semua selesai, Alya bersama Amel turun ke ruang keluarga kembali.


"udah beres-beres?" tanya Mawar.

__ADS_1


"udah Bun" jawab Alya dan Amel kompak.


"ok, nanti biar Bunda suruh bibi cek barang-barang kalian takut ada yang ketinggalan" jelas Mawar yang diangguki oleh Alya dan Amel.


Setelah Alya dan Amel duduk, Alya kembali membuka percakapan.


"Bunda sama Ayah gak kemas-kemas?" tanya Alya.


"kita tidak ikut sayang, InsyaAllah kalau sempat nanti kita nyusul" jawab Adi.


"trus besok aku sama Amel doang Yah?" tanya Alya lagi.


"iya sayang" jawab Mawar.


"Ayah sama Bunda belum libur kerja?" tanya Alya lagi.


"iya sayang, sepertinya tiga hari lagi baru libur, kalau sempat kita akan nyusul" jawab Mawar.


Setelah keesokan harinya, Alya dan Amel sudah siap dengan segala barang bawaannya.


"kalian diantar pak supir sampai dermaga ya, nanti di kapal hati-hati" ucap Mawar.


"siap bun" jawab Amel.


"oh iya jangan lupa sebelum pergi ke dermaga kalian beli oleh-oleh dulu" tambah Mawar.


"baik bun" jawab Alya.


Akhirnya mobil yang mengantarkan Alya dan Amel melaju meninggalkan rumah Alya.

__ADS_1


Sementara di tempat lain kini Riski tengah berada dalam perjalanan menuju dermaga.


Riski sudah mengetahui rencana pernikahan ini dan dia harus mematuhinya.


Setelah sampai, Riski mengambil barangnya dan membawanya ke dalam kapal, Riski mengambil tempat duduk yang sudah di sediakan.


Sedangkan mobil yang di kendarai Alya kini beranjak pergi dari pusat perbelanjaan terkenal Bandung.


Sesampainya di dermaga, Alya dan Amel menuju dalam kapal dan pak Ujang membantu mengangkat barang bawaan Alya dan Amel.


Setelah menemukan tempat duduk, Alya langsung mendudukkan badannya.


"Riski?" Alya memanggil ragu-ragu.


Riski langsung menoleh dan mendapati Alya duduk tepat di belakangnya bersama Amel.


"kamu mau ke Yogya juga?" tanya Alya.


Sedangkan Amel tidak mendengarkan percakapan itu, ia lebih memilih membantu pak Ujang yang sedari tadi kesusahan.


"iya, aku kan asli Yogya, dan sekarang mau ngunjungin nenek sama kakek" jawab Riski.


"sama dong aku juga mau ngunjungi nenek sama kakek" tambah Alya.


Riski kembali membalikkan badan menghadap ke depan dan fokus membaca buku tanpa menjawab pernyataan dari Alya.


"Alya, sebentar lagi kamu akan mengetahui perasaanku yang selama ini aku pendam" batin Riski.


Tanpa Riski sadari senyum tipis tertarik di bibirnya.

__ADS_1


Sedangkan Alya kini memaki-maki dalam hati karena sikap Riski yang mengabaikannya.


"dasar es kutub, dinginnya minta ampun. untung aja loe ganteng kalau enggak udah aku maki-maki dari tadi" batin Alya.


__ADS_2