Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Di Gudang Tua


__ADS_3

Didalam perjalanan menuju tempat yang diarahkan oleh Ken, tidak lupa Riski menelfon Amel bertanya apakah mungkin Alya sudah pulang.


Amel kaget mendengar penjelasan Riski bahwa Alya kemungkinan besar diculik, Amel tetap tutup mulut dari kedua orangtuanya agar mereka tidak khawatir.


Amel sengaja ikut pergi ke tempat yang Riski sudah berikan alamatnya pada Amel. Riski tidak mengetahui ini, tapi Amel akan segera menemui Riski langsung di lokasi.


Amel mengajak Adit dan Zein untuk ikut menemui Alya.


Setelah Riski sampai, semua anak buah Riski mulai berjaga-jaga. Sementara Riski, Ken, dan pengawal yang tersisa segera masuk ke gudang tua itu.


Sampai di dalam, ternyata Amel, Adit, dan Zein juga sudah ada disana. Mereka belum sampai di tempat keberadaan Alya.


Mereka berpencar untuk mencari Alya. Amel bersama Adit dan Zein ke arah kanan dan Riski bersama Ken ke arah kiri.


Akhirnya Amel, Adit, dan Zein menemukan ruangan keberadaan Alya. Mereka dalam mode persembunyian dan melihat Alya diikat pada sebuah kursi. Mereka tidak menyangka kenapa Alya sampai seperti itu.


"Siapa sebenarnya yang berani melakukan ini" Ucap Adit.


"Fani, dia adalah kemungkinan terbesar" Jawab Zein.


"Iya, tidak ada yang membenci kak Alya selain dia" Tambah Amel.


Mereka pun semakin mendekat dan melihat siapa sebenarnya pelaku yang melakukan ini.


"Fa-Fani.... " Ucap Zein dan Amel barengan sementara Adit hanya diam, karena dia sendiri tidak tau apapun tentang masalah ini.

__ADS_1


Fani menoleh setelah mendengar panggilan dari Amel dan Zein.


"Kak Zein, ke-kenapa kakak disini?" Tanya Fani.


"Kenapa? kaget kamu, ternyata kamu sangat menjijikkan yah Fani. Kenapa kamu melakukan ini hah... " Bentak Zein.


"A-aku melakukan ini karena kakak, asal kakak tau dialah orang yang membuat kakak jadi cuek sama aku" Fani mulai menangis.


Bruakkk...


Riski bersama Ken masuk dan melihat semua yang terjadi di depan mereka.


Clara juga ada disana karena dia mendapat kabar dari Riski dan ikut menyusul untuk menemukan Alya.


"Kamu yang siapa? kamu tidak berhak mengaturku" Jawab Fani.


"Asal kamu tau, Alya adalah istriku. Jadi aku berhak memarahimu karena kau berani melakukan ini padanya"


Riski berjalan ke arah Alya yang diam saja sejak tadi. Sementara Clara tetap diam bersama Ken, Amel, dan Adit.


Alya hanya diam yang dia pikirkan hanyalah kenapa semua orang bisa ada disini. Dan yang lebih mengejutkan untuk Alya adalah Riski, kapan dia pulang?


"Kamu tidak apa-apa?" Tanya Riski mengeluh rambut Alya dan Alya menggeleng.


Fani merasa bingung dengan semua ini, dia tetap berdiri tanpa berkata apapun.

__ADS_1


Amel dan Adit ingin pergi ke arah Alya namun Fani tiba-tiba berbicara.


"Diam.... Atau aku akan tembak Dia" Ucap Fani memegang pistol dan mengarahkannya pada Alya.


"Kamu jangan bodoh Fani, kenapa kamu tetap seperti ini. Zein dan kak Alya tidak ada hubungan apapun dan sudah terbukti itulah suami kak Alya" Jelas Amel.


"Diam kau. Tetap saja Alya adalah penghancur hubunganku dengan kak Zein" Jawab Fani.


Fani mengarahkan kembali pistolnya pada arah Alya, Alya sangat ketakutan saat ini.


"Hentikanlah perbuatanmu dasar bodoh" Ucap Riski.


Tiba-tiba polisi datang dan Fani semakin ketakutan, sebelum polisi menangkapnya Fani langsung menarik tarikan pistol yang diarahkan pada Alya.


Riski pun langsung menghalangi tubuh Alya sebelum pelurunya benar-benar melukai Alya.


"Riski jangan lakukan itu, Ayolah" Cegah Alya dengan tangan masih diikat.


Riski tetap memeluk tubuh Alya tanpa memerdulikan perkataan Alya.


Riski memejamkan matannya dan berkata "Alya doakan agar aku tidak mati"


Dan dorrrr.........


Like dan Vote yang banyak yah, Maaf tadi autor salah nulis cerita😁. Selamat membaca...

__ADS_1


__ADS_2