
Setelah bel pulang berbunyi.
"ayo pulang" ajak Rifa pada Amel dan Alya.
"hmmm aku bareng Riski dong" jawab Alya.
"Amel gimana?" tanya Rifa.
"eh ka-kamu bawa mobil gak?" tanya balik Amel.
"iya, temenin yuk" jawab Rifa.
"maaf Rif, gak bisa aku" jawab Amel.
"loh kenapa?" tanya Rifa.
"aku..."
"aku apa ayo bilang aja" potong Alya.
"aku pulang sa-sama Adit" ucap Amel malu-malu.
"hah?kok bisa?" Alya dan Rifa barengan.
"kompak banget dah" jawab Amel.
Tiba tiba.....
"Alya ayo pulang kok masih di dalem aja" ucap Riski dari luar kelas.
"eh iya yang lain udah pada pulang loh baru nyadar" jawab Alya.
Alya,Amel, dan Rifa pergi meninggalkan kelas.
"ayo pulang" ajak Alya setelah Riski merangkulnya.
"kita jalan-jalan dulu yah" ucap Riski.
"boleh boleh" jawab Alya bersemangat.
"enak yah kalau udah punya pasangan bisa seneng-seneng berdua" sindir Rifa.
"hahahaha, mangkanya cari jodoh dong" jawab Alya.
Beberapa menit kemudian, Adit datang menghampiri teman-temannya.
"maaf yah Mel jadi nunggu" ucap Adit.
"gak papa kok" jawab Amel.
"eh tunggu deh kalian kok bisa akrab banget sih" ucap Rifa.
__ADS_1
"iya biasanya juga berantem" tambah Alya.
"eh kalian juga pulang bareng lagi" tambah Rifa.
"atau jangan-jangan....." ucap Alya dan Rifa bersamaan.
"iya kita udah jadian" ucap Adit.
"hah? secepat ini?" tanya Rifa.
"iya dong" jawab Adit.
"kalian semua jahat" ucap Rifa.
"enak kalian udah pada punya pasangan, lah gue" tambahnya.
"kacian" ucap Amel.
"diem loh Mel mau gue tikung" jawab Rifa.
"hahahha" tawa mereka semua pecah mendengar ocehan Rifa.
Alya pun pulang bersama Riski dan Amel bersama Adit, sementara Rifa kesal sendiri memikirkan nasib jomlonya.
"tega banget mereka semua, udah pacaran aja Adit sama Amel" batin Rifa.
Rifa pun menyalakan mobilnya dan pergi pulang meninggalkan area sekolah.
"dulu gue sering ngerjain Amel sama Adit sekarang mereka udah pacaran dan gue?, ih sebel banget ditinggal jomblo sendirian" ucap Rifa sambil menyetir mobil.
Tanpa sengaja mobil Rifa hampir saja menabrak seorang cowok yang nyebrang.
drettttttt.......
Suara rem mobil Rifa.
"aduh apes banget gue, untung aja gue langsung rem kalau ngak gue udah masuk penjara" ucap Rifa masih di dalam mobil.
Cowok itu pun menghampiri mobil Rifa dan meminta Rifa keluar.
"duh mati gue, kayaknya nih cowok galak deh, gara-gara gibahin Amel sama Adit gue jadi apes gini, maafin gue Mel...Dit...." batin Rifa
Rifa menarik nafas panjang lalu membuka pintu mobilnya.
Mau bagaimana pun Rifa bukan pengecut yang bisa melarikan diri, prinsipnya dia harus bertanggung jawab atas tindakannya.
"seragam putih abu-abu, berarti masih siswa dia" batin cowok itu setelah Rifa keluar
"punya nyali juga loe turun dari mobil" ucap cowok itu.
"maafin saya, saya tidak sengaja" ucap Rifa menunduk.
__ADS_1
"loe nyetir gak pakek mata yah, apa loe tau gue hampir mati" dengan nada dingin.
"sekali lagi saya minta maaf" ucap Rifa.
"saya janji akan tanggung jawab" tambah Rifa.
Cowok itu berpikir sejenak.
"loe mau tanggung jawab pakek apa?" tanya nya.
"eh saya akan bayar tapi saya belum bawa uang nanti saya minta ke mama saya" jawab Rifa.
"kalau loe gak bisa ganti sekarang gue gak mau dan gue mau bawa loe ke kantor polisi" ucapnya.
"tolong jangan laporkan saya ke kantor polisi, saya masih sekolah" jawab Rifa dengan nada memohon.
"anda bisa minta apapun tapi tolong jangan laporkan saya" tambah Rifa.
berpikir sejenak....
"apapun?" tanya nya.
"iya apaapun" jawab Rifa mantap
"baiklah gue pegang kata-kata loe" ucapnya lalu pergi meninggalkan Rifa.
Rifa menatap kepergian cowok itu sampai dia kembali menoleh dan menghampiri Rifa lagi.
"duh ngapain dia balik lagi yah" batin Rifa.
"nama loe siapa?" tanya nya.
"saya Rifa" jawab Rifa.
"sekolah?" tanya nya lagi.
"di SMA X" jawab Rifa lagi.
"nama gue Aldo" ucapnya.
"baik mas Aldo" jawab Rifa.
"gak usah panggil mas gue juga masih muda dan masih mahasiswa" jelasnya.
"baik Aldo" jawab Rifa.
"oh jadi dia udah kuliah" batin Rifa.
Cowok itu pun pergi meninggalkan Rifa dan Rifa masuk kembali ke dalam mobilnya.
"aneh kenapa dia gak minta sesuatu tapi aku udah janji mau ngabulin permintaannya nanti kalau dia minta, tadi gue kira dia cowok galak" batin Rifa.
__ADS_1