Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Mulai Kuliah


__ADS_3

Setelah kepulangan Rifa, Alya kembali ke kamarnya dan langsung merebahakan tubuhnya.


Alya berusaha menutup matanya namun tiba-tiba pintu kamarnya di ketok dari luar.


"siapa ya?"


Alya langsung membuka pintunya dan alhasil mama mertuanya sedang berdiri di depan pintu kamarnya.


"mama, aku kira siapa tadi" kata Alya sambil memeluk mama mertuanya.


"iya Alya, maaf mama tidak kasih kabar kamu" jawab Ani lalu melonggarkan pelukannya dan memegang kedua pipi Alya.


"Alya kamu baik-baik saja kan?" tanya Ani dan Alya mengangguk sambil tersenyum.


"syukurlah, mama hawatir sama kamu" jawab Ani.


"mama mendadak ingin berkunjung ke sini karena tadi gak sengaja lewat sini jadi mama langsung mampir deh" jelas Ani.


"iya ma" jawab Alya mengiakan.


"Alya kamu sudah sholat?" tanya Ani.


"belum ma, ini rencananya tadi udah mau sholat. Mama sendiri sudah sholat?" tanya Alya balik.


"sudah tadi di masjid dekat butik mama" jawab Ani dan Alya mengangguk mengiakan.


"ya sudah sana kamu sholat dulu, mama tunggu di dapur ya" kata Ani.


"mau masak ma?" tanya Alya.


"iya, mama punya resep baru buat bikin kue" jawab Ani.


Lalu Alya pergi ke kamarnya kembali dan melaksanakan sholat Zuhur lalu setelah itu pergi menemui Ani.

__ADS_1


"ma...." panggil Alya menuruni tangga.


"Alya. Sudah selesai sholatnya?" tanya Ani melirik Alya yang sedang menuruni tangga.


"iya ma" jawab Alya.


Setelah Alya menuruni tangga, lalu menuju ke arah mama mertuanya dan mereka menghabiskan waktu bersama membuat kue sambil mengobrol ringan.


"Apapun akan mama lakukan untuk menyenangkan hati kamu Alya, mama harus mengajak kamu beraktivitas biar kamu gak banyak melamun terus" batin Ani.


"mama kenapa? kok melamun" tanya Alya.


"ah tidak, mama hanya mikir apakah semua bahan sudah di beli semua" jawab Ani mencari alasan.


"oh begitu, lalu apakah ada yang tertinggal ma?" tanya Alya.


"tidak ada" jawab Ani.


Mereka melanjutkan kegiatan sampai kue selesai di buat. Alya dan Ani sama-sama mencicipi kue buatan mereka yang sangat lezat.


"iya ma, ada apa?" jawab Alya.


"mama minggu ini akan pergi ke Amerika untuk bisnis mama. Kamu bisa mengunjungi Riski minggu ini jika kamu mau, tapi mama tidak bisa ikut" jelas Ani.


"mama serius?" tanya Alya dan Ani mengangguk.


"tidak apa ma, Alya bisa jaga diri sendiri" kata Alya meyakinkan.


"baiklah nanti kamu harus hati-hati" jawab Ani.


"siap ma, tapi Alya boleh minta sesuatu gak?" tanya Alya.


"tentu, apa itu Alya?" tanya Ani.

__ADS_1


"jangan kabari Riski kalau Alya mau berkunjung, Alya ingin membuat kejutan saja" jelas Alya dan Ani mengiakan.


Alya sangat gembira bisa mendapat izin mengunjungi Riski, sungguh rindu dalam hatinya sangat lah dalam. Meskipun baru sekitar seminggu berpisah.


Keesokan harinya, Alya mulai masuk kuliah.


Alya sangat senang dan selalu menebarkan senyumnya. Bagaimana tidak senang, Alya sudah terbayang bagaimana nanti Alya memberi kejutan pada Riski 6 hari lagi.


"6 hari masih cukup lama, aku harus sabar menunggu" batin Alya.


Karena saking senangnya, Alya berjalan sambil berloncat-loncat kegirangan. Bisa di bilang mirip dengan anak kecil sih, karena keimutannya dan tingkah konyolnya.


Sampai tidak sadar, Alya menabrak seseorang di depannya.


"maaf-maaf tidak sengaja" kata Alya.


"tidak apa-apa" jawabnya.


"kamu baru kuliah disini yahh?" tanya Alya.


"iya, kamu juga?" tanyanya dan Alya mengangguk.


"baiklah kenalkan aku Zein" ucapnya sambil mengulurkan tangan.


Zein bertubuh tinggi, kulit putih mulus dan rambut yang acakan membuatnya semakin gagah dan membuat para wanita menggila padanya, namun terkecuali Alya.


Tetap saja di mata Alya Riski lah yang paling tampan dan membuatnya gila.


"aku Alya Mira Oktav, panggil Alya saja." jawab Alya ramah.


"baiklah Zein senang bertemu denganmu, aku duluan ya" kata Alya dan berjalan meninggalkan Zein lalu menemui Amel.


Zein terus memperhatikan Alya sampai Alya bertemu Amel dan tertawa bersama.

__ADS_1


"gadis yang lucu" batin Zein.


Zein tersenyum melihat Alya, lalu segera pergi melanjutkan langkahnya.


__ADS_2