Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Hari Minggu


__ADS_3

Setelah beberapa hari kemudian....


hari ini adalah hari minggu.


Alya dan Riski duduk santai di taman milik Riski yang terdapat di ruang rahasia rumahnya.


~taman pelangi~


"Alya, duduk di sini" ucap Riski meminta Alya duduk di dekatnya.


"hemm" mengangguk dan duduk di sebelah Riski.


Riski pun merangkul Alya.


"sayang, di sini kok cuma ada dua kursi?" tanya Alya.


"mau tau beneran?" tanya balik Riski.


"iya" jawab Alya yakin sambil tersenyum manis ke arah Riski.


"sebenarnya aku buat taman ini khusus untuk kamu dan kita bisa duduk berdua di sini" jelas Riski.


"sungguh? kapan dibuatnya?" tanya Alya.


"aku buat taman ini sejak rumah ini belum di bangun, tapi setelah rumah ini di bangun taman ini juga di renovasi" jawab Riski.


"iya mulai kapan di buatnya taman ini?" tanya Alya.


"sejak aku ketemu kamu pertama kalinya" jawab Riski dan kini wajah Alya memerah karena mendengar perkataan Riski.


Riski menggenggam tangan Alya yang berada di dekatnya dan menutup matanya menikmati angin segar.


Sedangkan Alya bukan menikmati udara di taman tapi Alya memperhatikan wajah Riski yang sangat tampan menurut Alya.

__ADS_1


"sungguh aku beruntung bisa memilikimu Riski, dan aku sangat beruntung bisa dimilikimu" batin Alya.


"Alya kamu ingat tidak pertemuan pertama kita?" tanya Riski membuyarkan lamunan Alya.


"tentu ingat, waktu MPLS SMA kan?" tanya Alya memastikan.


"iya, kamu waktu itu nabrak aku kan" tambah Riski.


"hehehehe iya" jawab Alya cengengesan.


Setelah berlama-lama di tanam, Alya dan Riski pun memutuskan pergi ke kamar kembali.


"Alya...sebentar lagi kita lulus SMA, kamu mau kuliah di mana?" tanya Riski setelah merebahkan badannya.


"tidak tahu masih, InsyaAllah tetap di bandung" jawab Alya sibuk membereskan lemari.


"mau ngambil jurusan apa?" tanya Riski lagi.


"hmmm" Alya tampak berfikir, "aku mau ngambil jurusan Farmasi" jawab Alya.


"emang kamu mau ngambil jurusan apa?" tanya Alya sambil sibuk ke sana ke mari.


"aku mau ngambil dua jurusan sekaligus, tentang Bisnis dan Kedokteran" jawab Riski dan Alya hanya mengangguk.


Riski memperhatikan Alya yang sepertinya sangat sibuk mondar-mandir sampai Riski yang melihatnya merasa pusing.


"Alya, kamu tidak bisa diam yah" ucap Riski dan Alya tetap sibuk.


"Alya aku pusing liatnya" tambah Riski dan Alya menghentikan langkahnya lalu menatap Riski.


"kalau kamu pusing, jangan liat aku" ucap Alya dan kembali sibuk mencari sesuatu.


"aduh kemana koper itu" ucap Alya mondar-mandir mencari koper.

__ADS_1


"kamu cari koper?" tanya Riski.


"iya, kamu tau di mana koper besar itu?" tanya balik Alya.


"itu" menunjuk atas lemari.


"mulai tadi aku mondar-mandir ternyata kau di sana hah" gerutu Alya.


"dan kau tidak ada niatan memberitahu pada ku" tambah Alya melirik Riski.


"kau tidak bertanya kan, jadi aku tidak tau kau sedang nyari sesuatu" jawab Riski.


"apakah aku mondar-mandir dari tadi kamu masih tidak tau aku mencari sesuatu, kenapa tidak menanyakan kenapa aku mondar-mandir" ucap Alya.


"iya iya Alya maaf" ucap Riski pasrah.


Riski tidak mau pemperpanjang perdebatannya dan lebih memilih minta maaf duluan bukan malah bela diri sendiri.


"sudah lupakan saja" ucap Alya menghampiri lemari.


Alya mencoba mengulur tangannya ke atas, tapi sangat jauh jaraknya dari tangan Alya ke atas lemari.


Alya pun mengambil kursi terdekat dan mencoba kembali meraih kopernya tapi tetap saja tangan Alya tidak sampai.


.


.


.


maaf sekarang jarang up, soalnya autor udah ada tugas, mulai tahun ajaran baru jadi banyak tugas sekolah.


like dan vote yang kenceng yah biar bisa up dengan semangat....malam ini tinggal satu episode lagi.

__ADS_1


minta tolong dukungannya.....


__ADS_2