Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Rencana Riski


__ADS_3

Setelah masakan selesai di masak, Riski segera menyusun makanan tersebut di meja makan.


Aromanya sangat terasa membuat Alya semakin lapar.


"ya sudah aku makan" ucap Alya lalu mengambil makanannya.


"eits.... doa dulu" jawab Riski.


"oh iya lupa" jawab Alya cengengesan.


Setelah berdoa, Alya dan Riski pun segera memakan makanannya sampai habis.


"Alhamdulillah, kenyangnya" ucap Alya setelah minum.


"Alya, aku boleh minta sesuatu ngak?" tanya Riski.


"apaan?" tanya Alya penasaran.


"jangan-jangan dia mau minta kewajiban aku sebagai istri lagi. Aduh takut banget sih tapi mau gimana lagi" batin Alya.


"kamu jangan sampek suka sama orang lain yah" ucap Riski.


"itu pasti" jawab Alya lega, ternyata dugaannya salah.


"ya sudah ayo kita ke ruang televisi yok" ajak Riski dan Alya mengangguk.


Mereka menonton televisi bersama sambil memakan cemilan.


Setelah masuk waktu Isya' mereka berdua pun segera sholat dan setelah itu berbaring santai di ranjang.

__ADS_1


"aku besok udah pulang loh" ucap Alya dengan malasnya.


"jam berapa?" tanya Riski.


"sore kayaknya, soalnya aku besoknya mau sekolah cuma izin satu hari aja" jawab Alya.


Setelah perdebatan kecil, Alya dan Riski pun segera tidur.


Alya tidak bisa tidur memikirkan besok akan meninggalkan Riski, kenapa sangat sebentar sekali waktu mereka. Apakah mereka memang ditakdirkan berpisah dan memiliki waktu yang sedikit untuk selalu bersama.


Tapi Alya hanya pasrah saja, ini semua sudah ada yang mengatur. Alya percaya akan ada hal indah di balik semua ini.


Alya sudah tertidur setelah membaca doa tidurnya.


Sedangkan Riski ternyata hanya pura-pura tidur dari tadi. Riski pun membuka matanya dan melihat Alya sudah terlelap.


"besok aku akan membuat kejutan yang kamu tidak akan bisa lupakan Alya" ucap Riski.


Riski memilih bangun dan memainkan ponselnya untuk mencari apaa hal yang kiranya membuat Alya senang.


"apaan yah yang aku harus persiapkan" pikir Riski.


Riski pun mencari lewat Internet kejutan yang membuat pacar senang.


Hasilnya, mengungkapkan perasaan dengan mesra dan memberi hadiah. Seorang wanita umumnya akan sangat senang jika mendengar pengungkapan cinta dari pacarnya.


"hmmm aku akan coba" ucap Riski.


Riski pun menyusun rencananya sampai akhirnya memutuskan untuk memberi bunga untuk Alya.

__ADS_1


"ya aku akan membelikan bunga seperti kebanyakan pasangan yang lain" akhirnya Riski menemukan ide.


"ide untuk kejutan sudah ada, tapi aku harus mengungkapkan perasaan. Tapi bagaimana yah caranya" pikir Riski


Riski mencoba memperaktikkan....


"Alya, kamu adalah orang yang paling aku sayang dan aku ingin menyatakan perasaanku padamu. Ahh tidak terlalu bertele-tele" kata Riski.


Percobaan kedua....


"gadis cantik jualan jamu, jamu di minum terasa mengkudu, walaupun kita jarang bertemu, cinta ku selalu padamu. Ahh Alya kan bukan tukang jamu nanti dia malah ketawain aku lagi"


Riski pun duduk di depan meja belajarnya sambil memikirkan kata-kata nanti yang akan diucapannya.


"Riski, kamu sedang apa?" tanya Alya yang tiba-tiba bangun dan melihat Riski duduk di meja.


"ah tidak aku, aku tidak bisa tidur jadi aku menggambar saja" jawab Riski sambil menunjukkan hasil gambarnya.


Untungnya kemarin saat tidak ada kerjaan Riski sempat iseng menggambar dan hasilnya masih setengah dan sekarang dia pura-pura meneruskannya.


"ayo lah tidur nanti pagi kamu pas susah bangun" ucap Alya dan Riski pun menggangguk lalu menuju ranjang.


"aku peluk yah" ucap Alya dan Riski mengiakan.


"aduh besok saja deh, pasti nanti keluar kata-kata sendiri mengikuti suasana" batin Riski.


Untung saja Riski sempat memesan bunga tadi, jadi besok Alya tidak akan curiga.


"rencana di mulai...." batin Riski sambil tersenyum

__ADS_1


**Maaf yahh baru up, soalnya kemarin banyak tugas sekolah... selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak jempol.


Selamat malming semua....😊**


__ADS_2