Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Ulah Fani


__ADS_3

"Amel, kakak jujur saja yah" Ucap Alya berbisik pada Amel.


"Kenapa mereka berbisik yah? aku jadi penasaran" Batin Zein.


"Jadi begini Zein..." Ucap Alya hendak membuka percakapan namun ucapannya terpotong tiba-tiba.


"Hai kak Zein, lagi ngapain sama mereka?" Ucap Fani langsung memegang lengan Zein mesra dan melihat ke arah Alya tidak suka.


"Eh kamu apa-apaan sih Fan" Kata Zein mencoba mengubris tangan Fani.


"Ih kak Zein galak banget deh. Kak anterin Fani pulang yuk" Ajak Fani semakin mengeratkan pegangannya pada lengan Zein.


"Pulang aja sendiri" Jawab Zein sambil terus berusaha melepaskan tangan Fani.


"Kalian ngapain masih di sini? dasar gak tau diri" Ucap Fani melirik Alya dan Amel.


Alya hanya menunduk.


"Sana pergi" Ucap Fani sedikit berteriak.


"Kamu apa-apaan sih Fan" Tegas Zein.


"Kak Zein ayo anterin Fani pulang" Kata Fani kembali bergelayut manja pada Zein.


"Ya sudah Zein, aku pamit pulang duluan. Kamu anterin Fani aja sana" Ucap Alya.


"Sana pergi, hus....." Usia Fani dengan nada mengejek sambil melambaikan tangannya berarti mengusir Alya.


"Mel..." Tahan Alya melihat Amel emosi dan ingin membalas perbuatan Fani.

__ADS_1


"Ayo pulang" Ucap Alya memegang tangan Amel.


"Aku duluan Zein" Pamit Alya lalu Alya pergi meninggalkan area sekolah bersama Amel.


"Fani kamu ini apaan sih" Ucap Zein tidak suka.


"Kak Zein ngapain sih bareng anak kayak mereka. Cupu" Jawab Fani mengejek Alya dan Amel.


"Jaga ucapan kamu Fa" Tegas Zein dan Fani kaget mendengarnya.


"Kata-kata aku gak salah kok kak, mereka kan emang cupu" Jawab Fani.


Zein melepaskan tangan Fani dengan paksa lalu pergi memasuki mobilnya dan meninggalkan Fani yang tetap berdiri mematung.


"Awas aja Alya, gara-gara kamu kak Zein makin menjauhi aku" Batin Fani.


Setelah Alya sampai di depan jalan raya, Deon pun datang dan Alya segera masuk mobil bersama Amel.


"Kak kenapa tadi kita gak bales aja tuh cewek" Ucap Amel kesal mengingat Fani.


"Sudahlah Mel, tidak ada gunanya meladeni anak kayak Fani" Jawab Alya.


"Iya sih, cuma buang tenaga aja. Tapi kalau dia sampek melebihi batas Amel gak akan diam aja kak" Kata Amel.


"Iya Mel" Jawab Alya.


Mereka pun sampai di rumah Riski.


Mereka segera membersihkan diri lalu memakan makanan ringan sambil sibuk dengan ponsel masing-masing.

__ADS_1


Tidak lupa Amel melaporkan semua kejadian hari ini pada Riski tanpa sepengetahuan Alya.


"Mel, kakak mau tidur duluan yah. Ngantuk banget" Ucap Alya.


"Eh tapi kakak udah solat kan?" tanya Amel.


"Iya tadi udah kok sehabis mandi" Jawab Alya.


"Ya udah nanti Amel bangunin pas jam makan yah"


"Ya" Jawab Alya.


Alya pun mulai terlelap tidur, sementara Amel sudah ada di luar rumah karena janjian ketemuan dengan Adit.


"Maaf ya Dit, kamu jadi harus ke sini" Ucap Amel.


"Gak papa kok Mel, santai aja" Jawab Adit.


"Gimana kuliahnya?" Tanya Adit.


"Lancar. Kamu gimana?" Tanya Amel.


"Sama. Lancar kok" Jawab Adit.


Setelah puas mengobrol, Amel kembali ke dalam rumah dan ikut tidur bersama Alya. Tidak lupa memasang alarm agar bangun tepat waktu.


**Semangat bacanya. Jangan lupa like dan vote yang banyak yah para readers muach....


Happy reading semuanya. Nantikan episode selanjutnya yah**...

__ADS_1


__ADS_2