Alya Dan Riski

Alya Dan Riski
Acara Tunangan


__ADS_3

"Bun" panggil Alya.


Sepertinya saat ini Alya masih syok dan pasti di otaknya banyak sekali pertanyaan.


Mengerti dengan panggilan Alya yang sepertinya meminta penjelasan, Mawar pun kembali duduk di samping Alya dan memegang kedua tangan Alya.


"Bunda tau isi pikiran dan hati kamu Alya, lebih baik kamu simpan pertanyaan itu dulu, kita temui keluarganya dulu" jelas Mawar.


"Tapi bun" tahan Alya sambil memegang kedua tangan ibunya kembali.


"Ayo Alya, bunda janji akan menjelaskannya nanti, kalau bunda jelaskan sekarang akan sangat panjang dan melewati acara pertunangannya" jelas Mawar lagi.


Mau tidak mau, Alya pun ikut pergi menemui Riski dan keluarganya.


Dari Awal acara sampai akhir Alya hanya menunduk dan tidak berani menatap Riski.


Masih banyak pertanyaan di otaknya yang tak terjawab membuat Alya enggan untuk menatap  Riski.


Alya masih bingung, apakah harus senang atau harus sedih.


Alya hanya ikut mengobrol dengan bundanya, kakak iparnya dan juga mamanya Riski setelah acara pemasangan cincinnya selesai.


Sedangkan laki-lakinya mengobrol sendiri dengan jaraknya cukup jauh namun tetap satu ruangan.  


"Alya kamu cantik sekali" ucap mama Riski.


"Makasih tante" jawab Alya.

__ADS_1


"Kalau boleh tau acara pernikahannya kapan?" Tanya Indah kakak ipar Alya.


"Besok" jawab Mawar dan Ani.


"Apa?besok?" Alya sangat kaget mendengar kata besok.


"Iya sayang, lebih cepat lebih baik" jawab Mawar.


Setelah lama mengobrol, tidak terasa malam pun tiba, semua tamu sudah pulang dan para pelayan mulai membereskan kembali tempat acara tersebut.


Untuk hari ini keluarga Riski akan makan malam bersama dengan keluarga Alya.


Saat ini semua sudah berada di meja makan dengan berbagai macam masakan yang sengaja di masak oleh para pelayan untuk acara makan malam ini.


Alya mulai mengambil makanan yang ia mau lalu melahapnya dengan perlahan, begitu pula dengan yang lain saat ini sedang sibuk makan tanpa ada kata-kata.


Mereka sedang mengobrol bersama.


"Besok acara pernikahannya, kalian berdua harus banyak istirahat" jelas Mawar.


Alya dan Riski saling menoleh dan tidak sengaja pandangan mereka bertemu, Alya pun langsung menunduk.


"Kenapa pernikahannya sangat cepat bun?" protes Alya.


"Trus kapan dong Alya, nanti keburu liburan habis" jelas Mawar.


"Ya sudah terserah bunda saja" jawab Alya pasrah.

__ADS_1


Jika Alya memprotes lagi pasti bundanya juga memiliki jawaban dan akhirnya akan ada perdebatan panjang.


"Alya mau ke kamar ya bun" pamit Alya.


"Ngapain buru-buru sayang?" Tanya mama Riski.


"Alya mau sholat tante, habis itu mau istirahat" jelas Alya.


"Oh ya sudah istirahat yang banyak ya Alya" balas Mama Riski dan Alya hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan semua orang di sana.


Sebelum Alya pergi ke kamarnya, ia pergi ke kamar Amel terlebih dahulu untuk meminta penjelasan, karena tidak bisa di pungkiri Alya masih sangat penasaran terhadap ini semua.


"hmmm kenapa secepat ini, ini mimpi apa bukan sih, aduh" batin Alya.


.


.


.


.


**jangan lupa like,komen,dan vote ya readers.


maaf baru bisa up soalnya di sini sinyalnya sedikit lemot soalnya ada masalah sinyal beberapa hari lalu dan hari ini pun masih belum sepenuhnya bisa sinyalnya.


selamat membaca, salam dari autor**.

__ADS_1


 


__ADS_2