
Hari berganti minggu, Minggu berganti bulan. Tak terasa sudah beberapa bulan Zea hidup hanya berdua dengan suaminya.
Sungguh kehidupan yang dia inginkan, menikah dengan orang yang sangat dia cintai, tinggal terpisah dari mertua juga orang tuanya, rumah tangga tentram dan damai.
Zea begitu bersyukur dengan kehidupan nya, pasalnya setelah kejadian pengusiran itu sang Ibu mertua maupun adik Kellan tak ada yang mengusiknya.
Beberapa hari sudah Kellan berada diluar kota, kini tugas dari kantornya itu telah selesai dan Kellan berencana akan pulang hari ini.
Zea pun sudah bersiap-siap untuk menyambut kepulangan Kellan, memasak kan makanan kesukaan Kellan juga tentunya.
Bagi Zea, selain kita harus bisa membahagiakan suami diatas ranjang kita juga harus bisa membahagiakan suami dalam urusan perut juga.
Zea yang sudah siap dengan semua ritual penyambutan Kellan pun kini telah duduk santai diruang tamu sambil memainkan ponselnya menunggu kedatangan pujaan hatinya.
Selang beberapa jam terdengar suara mobil yang membuat Zea menyunggingkan senyum nya.
Zea yakin bahwa itu adalah seseorang yang dinanti nya, dan benar saja itu adalah suara mobil Kellan.
Kellan pun setelah memarkirkan mobilnya dihalaman rumah langsung bergegas masuk karena sudah menahan rindu pada Istrinya.
Sesampainya didepan pintu Kellan pun mengetuk pintu rumah kontrakan nya itu.
Tok...........
Tok............
Tok.............
Zea pun berdiri lalu membuka pintu tersebut. Begitu dibuka Kellan langsung menganga melihat penampilan Zea.
Zea memang sengaja menggunakan baju dinasnya untuk menyambut sang suami, pasalnya memang mereka sudah beberapa hari tak bertemu. Tujuan Zea adalah menyenangkan hati suami.
"Apa ini sayang, kau menggoda Mas, kau tau yang mas inginkan." Kellan mengatakan itu dengan tatapan bagaikan singa lapar yang menemukan mangsanya.
Zea hanya tersenyum genit menanggapi ucapan suaminya. Kalau Kellan pun langsung masuk dan mengunci pintu tersebut lalu menyambar bibir ramun milik Zea dengan begitu bringas, Zea yang sama telah memendam rindu pada suaminya pun membalas ciuman itu dengan tak kalah beringasnya.
__ADS_1
Sampai dirasa mereka sudah kehabisan oksigen Kellan pun melerai ciuman tersebut lalu dengan nafas tak beraturan Kellan pun menggendong Zea ala koala dengan memulai ciuman itu tersebut.
Kellan menggendong Zea tanpa melepas kan ciuman mereka lalu masuk kedalam kamar dan terjadilah olah raga disiang hari menjelang sore.
Setelah selesai olah raga panas mereka, kini mereka berdua pun sembunyi dibalik selimut tebal tanpa sehelai benang pun.
Kellan pun lama-lama tertidur, Zea yang merasa risih karena badannya terasa lengket pun berdiri lalu melangkah menuju kamar mandi meninggalkan Kellan yang terlelap.
Setelah Zea selesai dengan ritual mandinya dia pun menggunakan kimono mandi lalu keluar dari kamar mandi. Lalu Zea duduk di kursi depan cermin menurut hati ingin merias diri sebelum menggunakan baju justru perhatian nya malah teralih oleh bunyi dari ponsel Kellan.
Zea mencoba mengabaikan tapi lagi-lagi ponsel itu berbunyi, Zea pun terpaksa berdiri dan memungut ponsel tersebut karena terjatuh tadi saat Kellan menanggalkan pakaiannya.
Zea sedikit kaget dikala yang menelfon terasa asing baginya, terdapat foto seorang perempuan yang Zea tak mengenal sama sekali dilayar aplikasi hijau itu.
Zea mencoba menepis mungkin saja itu pacar dari rekan kerjanya, pasalnya dijalan sekarang kan banyak orang bucin yang mengguanakan foto profil pasangannya dimedsos.
Tak lama Zea yang akan meletakkan ponsel itu tiba-tiba ponsel itu berbunyi lagi menandakan ada sebuah pesan masuk dari aplikasi hijau.
TINGGG.......
DEG........
Apa ini, pesan macam apa ini, begitulah sekarang yang ada dipikiran Zea. Dengan hati panas dan tangan bergetar Zea membuka ponsel suaminya itu lalu dibukanya semua isi pesan suaminya dan siperempuan itu sebelum-sebelumnya.
Setelah ruang chat suaminya dan perempuan itu dibukak, jantung Zea semakin berdebar seperti gendera mau perang.
Tak terasa air mata Zea jatuh begitu saja tanpa permisi dikala membaca satu persatu isi chat tersebut yang menurut Zea ini tidak wajar jika mereka hanya sebatas teman.
"Siapakah perempuan ini mas?" Lirih Zea. Tak hanya sampai situ Zea pun membuka isi galery diponsel suaminya, dan lagi-lagi Zea bagaikan sedang diberi kejutan oleh suaminya.
Zea bertambah syok melihat isi galery diponsel suaminya yang isinya kebanyakan adalah foto perempuan tersebut dan foto hasil screenshot'an dari video call mereka berdua.
Zea pun ambruk dilantai seketika dan menjatuhkan ponselnya suaminya..
Prannggggg........
__ADS_1
Walaupun tak sampai pecah namun, suaranya cukup lumayan keras sehingga membuat Kellan terusik akan suara itu.
Kellan pun bangun karena mendengar suara itu dan dia pun reflek lompat dari atas ranjang seketika karena melihat Zea yang ambruk.
Kellan mengira bahwa terjadi sesuatu kepada Zea, karena dia mendengar suara benda jatuh dan melihat sang Istri ambruk terduduk dilantai.
"Kamu kenapa Yank?" Tanya Kellan dengan nada khawatir takut Istrinya kenapa-kenapa.
"Kamu kok nangis, ada apa sayang, kamu kenapa?" Tanya Kellan kembali namun Zea tak menjawab sepatah kata pun.
Zea pun bangkit dari atas lantai lalu menunjukan isi pesan itu kepada suaminya.
Kellan pun membulat kan sempurna bola matanya. Pasalnya Zea selama ini memang tak pernah mau tau atau memegang ponsel Kellan. Tapi kenapa tiba-tiba Zea membuka ponselnya.
"Siapa yang mengijinkan kamu membuka ponselku." Tanya Kellan dengan suara berat menahan emosi.
"Jawab aku Mas, sejak kapan?" Lirih Zea.
"Jangan pikirkan macam-macam dia bukan siapa-siapa." Ucap Kellan mencoba mengelak dari kebenaran.
"Sejak kapan?" Zea mengulangi lagi pertanyaan nya dengan suara lebih berat.
"Sudah ku katakan bukan siapa-siapa berarti ya tidak ada hubungan apa-apa, lalu kenapa kau menanyakan hal yang sama." Jelas Kellan kembali dengan masih tetap menyembunyikan semuanya.
"Aku cukup paham dengan hubungan macam apa yang sedang kamu jalin bersamanya." Zea menjeda ucapannya dan menatap Kellan tajam.
"Apa kamu anggap aku anak kecil yang bisa kamu bodohi, setelah aku tau bukti-bukti itu dan kamu masih bilang tidak ada apa-apa Mas, dimana letak perasaan mu." Ucap Zea dengan mulai meninggikan suaranya.
"Dia itu hanya anak dari seseorang yang telah aku anggap sebagai orang tuaku, dia ditinggalkan oleh suaminya yang tak bertanggung jawab, lalu aku sebagai Abang angkatnya hanya berusaha mencoba melindungi nya kalau bukan aku siapa lagi yang akan melindunginya." Jawab Kellan dengan angkuhnya.
"Apa aku tidak salah dengar Mas, kamu mau melindungi seorang perempuan yang ditinggal kan suaminya lalu membiyarkan Istri mu terluka, apa begitu caramu melindunginya."
"Heh, melindungi macam apa yang sedang kau perankan Mas, dengan cara chatingan mesra, video call, mengirim uang, apa begitu caranya. Kenapa kamu tidak bisa mencari alasan yang lebih masuk akal hah!" Kini Zea telah tersulut emosi dan membentak Kellan.
Kellan yang merasa terpojokkan, bingung harus beralasan apa lagi dan merasa kesal karena Zea mengetahui semua itu dengan sadar dia melayangkan sebuah tamparan diwajah Zea.
__ADS_1
PLAKKKK.......