Bertahan Sakit, Berpisah Sulit

Bertahan Sakit, Berpisah Sulit
Pengakuan


__ADS_3

Jihan yang sudah tidak sabar menunggu pengakuan dari Sahabatnya itu pun mencubit hidung Zea dengan kencang sebab Zea tak juga kunjung menjawab.


Zea yang dicubit dihungnya pun mengadu kesakitan. "Aduhhh, sakit tau. ini sih KDP (kekerasan dalam persahabatan) namanya." Sungut Zea dengan mengusap-usap hidungnya yang merah akibat cubitan Jihan.


"Hah, bahasa planet mana itu KDP.?"


"Bahasa planet mars." Jihan pun hanya menyebikkan bibirnya menanggapi jawaban Zea.


"Udah buruan nggak cerita nya Loe kenapa? ada apa?" Cecar Jihan kepada Zea.


"Gue kayaknya jatuh cinta pada pandangan pertama deh Ji, sama Mas Kellan." Ungkap Zea dengan malu-malu


"Hahhh!!!! Gue nggc salah denger kan ini? Loe serius? akhirnya seorang Zea jatuh cinta juga. Gue ikut seneng Ze, semoga ini yang terbaik buat Loe." Kata Jihan dengan menggenggam tangan Zea. Jihan sangat senang mendengar bahwa Sahabatnya ini jatuh cinta, mengingat bagaimana mana sifat Zea saat ada laki-laki yang mencoba mendekati nya.


Setelah ngobrol panjang kali lebar sama dengan luas, mereka pun beranjak bersih-bersih badan lalu istirahat. Mengingat jam menunjukkan pukul 2 dini hari.


Keesokan paginya, dipagi yang cerah secerah masa depan Ku sama Kamu, Iya kamu! haha. Di waktu libur ini, Zea dan Jihan masih setia bersembunyi dibalik selimut padahal jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi.


Namun, belum ada tanda-tanda mereka akan bangun. Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar, yang cukup berisik bagi Zea yang tak bisa tidur walaupun hanya ada sedikit suara saja.


Zea pun mau tidak mau terpaksa bangun untuk mengetahui siapa yang bertamu sepagi ini. Zea pun turun dari ranjangnya dan melangkah menuju pintu untuk membuka pintu.


Ceklek...


Setelah pintu dibuka Zea pun syok melihat siapa yang datang. Lalu reflek menutupnya kembali dengan lumayan keras. Tanpa menunggu suara seseorang dibalik pintu yang siap akan menyapanya.


BRAAAK.......


"Oh, tuhan pangeran dari mana ini, tolong jangan senyum seperti itu mas, itu sangat-sangat tidak baik untuk kesehatan jantung gue mas." batin Zea


Padahal Kellan sudah tersenyum semanis mungkin menyambut pujaan hatinya itu, Namun bukan sapa'an manis yang Kellan dapat melainkan suara bantingan pintu yang cukup membuat dirinya syok.


"Zea apa kau baik-baik saja? Apa Mas mengganggu mu?" Tanya Kellan dibalik pintu. Tak hanya Zea yang syok Kellan pun ikut syok melihat kejadian yang terjadi didepannya.

__ADS_1


"Maaf Mas, Aku hanya kaget." Jawab Zea dengan membuka kembali pintu rumahnya dan nyengir kuda didepan Kellan.


"Kamu baru bangun Ze? Apa Mas mengganggu." Tanya Kellan yang baru sadar dengan penampilan Zea dan muka bantalnya itu.


"Iya Mas, Aku baru bangun masuk Mas." Ajak Zea pada Kellan, mereka berdua pun melangkah menuju sofa diruang tamu tersebut.


"Mas sengaja kesini ingin ngajak Kamu sarapan, tapi karena Nas bingung mau beli apa akhirnya Mas cuman beli 3 porsi bubur ayam. Apa Kamu suka?"


"Suka kok Mas, kalau gitu aku mandi dulu ya Mas." Kellan pun hanya mengangguk kan kepala tanda setuju. Zea pun bergegas masuk kedalam kamar lalu mandi.


Setelah selesai mandi dan bersiap Zea pun kembali keluar menemui Kellan. Merekapun sarapan berdua karna Jihan belum juga ingin bangun dari tidurnya. Selesai sarapan Zea dan Kellan pun hanya mengobrol banyak hal. Hingga sore, lalu Kellan pun pamit untuk pulang karena sudah sore.


Kini hari-hari Zea terasa lebih indah karna kehadiran Kellan. Walaupun mereka menjalani hubungan tanpa adanya status yang jelas, namun kedua nya saling mencintai. Karna memang diantara Zea dan juga Kellan belum ada yang mengungkap kan perasaan masing-masing lewat kata, Akan tetapi mereka hanya mengungkapkan dengan peri laku.


Tiga bulan sudah mereka menjalani hubungan tanpa adanya ikatan yang jelas. Kellan yang mengetahui bahwa Zea juga mencintai nya, dia memantapkan hati untuk mengajak Zea langsung kejenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan.


Kellan Shahaab, Kellan adalah laki-laki berumur 30 tahun, berprofesi sebagai staf disalah satu kantor ternama dikota A. Ayah dan ibunya hanya lah seorang petani. Kellan mempunyai dua orang Adik, satu laki-laki dan satu perempuan. Adik Kellan dua-duanya sudah menikah.


Pagi ini Kellan berencana akan menemui sang pujaan hati dan mengajaknya jalan kesuatu tempat untuk mengutarakan keinginannya. Kellan pun melajukan mobilnya menuju kontrakan Zea. Sesampainya disana Kellan disambut manis oleh sang pujaan hati.


"Pagi juga Mas, mau masuk dulu apa langsung pergi?"


"Langsung aja deh, kamu udah siap?"


"Udah Mas, ya udah yuk langsung berangkat." Kellan pun mengangguk dan menggandeng tangan Zea lalu masuk kedalam mobil.


Sesampainya ditempat yang dituju, yaitu sebuah taman bunga cantik nan indah seindah senyuman kamu, Iyaa kamu!. Kellan memberhentikan mobil dan memarkirkannya ditempat yang sudah ditentukan. Merekapun turun dan bergandengan tangan mengelilingi taman bunga tersebut.


"Gimana kamu suka tempatnya?" Tanya Kellan dengan merangkul pinggang Zea mesra.


"Suka Mas, makasih ya udah ajak Aku kesini."


"Apapun untuk mu Sayang." Kellan pun mengajak Zea duduk di bangku yang ada dibawah pohon besar, cukup sejuk untuk berteduh.

__ADS_1


"Sebentar ya, Aku mau beli minum dulu. Kamu mau sesuatu?"


Zea pun nampak berfikir sejenak mendengar pertanyaan Kellan. "Es krim aja deh Mas, selebihnya terserah Mas Kellan."


"Ya, sudah tunggu ya, Mas beli dulu." Kellan pun beranjak dari duduknya dan membeli minum dan pesanan Zea.


Setelah mendapat apa yang dicari, kini Kellan kembali ke bangku dimana Zea menunggu. Sesampainya disana Kellan langsung membuka dan memberikan satu botol minum kepada Zea.


"Nih, minum dulu." Zea pun menerima minuman tersebut lalu meminumnya.


"Terima kasih Mas." ucap Zea dengan tersenyum manis. Kellan pun hanya mengangguk dan tersenyum sambil mengelus lembut kepala Zea.


Lalu Kellan pun membuka es krim pesanan Zea dan berniat untuk menyuapi Zea.


"Sini Mas suapin." Dengan malu-malu Zea pun membuka mulutnya.


"Aaaaaaaa."


Namun, semakin Zea memajukan bibirnya untuk menyantap es krim suapan Kellan, justru Kellan semakin menariknya menjauh hingga....


CUP.


Kellan malah mencium bibir ramun milik Zea. Zea yang tak siap menerima ciuman tersebut hanya mematung karna syok. Ini lah kali pertama Zea dicium. Lalu Kellan menarik bibirnya dari bibir Zea, dan mengusap bibir Zea dengan lembut.


Zea yang tersadar akan ciuman singkat nya itu, kini justru malah menyembunyikan wajahnya yang merona seperti buah tomat kedalam dada Kellan. Kellan pun tersenyum.


"Ehemmm, Zea aku ingin mengatakan sesuatu." Zea pun langsung mendongakkan wajahnya agar dapat melihat wajah Kellan.


"Mas mau ngomong apa?"


"Zea kamu tau kalau Aku mencintaimu, dan Aku juga tau kalau Kamu mencintai Ku. Bagaimana kalau Kita menikah saja." Kellan menarik nafas panjang lalu dihembuskan perlahan.


"Zea maukah Kamu menikah denganku?"

__ADS_1


Kira-kira apa ya jawaban Zea...


yukkk ikutin terus kelanjutan kisahnya


__ADS_2