
Hari yang ditunggu-tunggu dua Insan itu pun akhirnya telah sampai. Ya, hari pernikahan Zea dan Kellan. Sederhana memang karna itulah keinginan Zea. Mengingat jarak rumah Kellan dan Zea membutuhkan waktu 5jam keluarga Kellan berangkat lebih awal agar tidak terlalu siang saat ijab qobul nanti.
Zea pun kini sedang di-make up, wajah Zea yang cantik alami pun membuat mbak MUA nya terkesima belum di make up aja udah cantik gini gimana kalau di-make up. Karna Zea Memnag tipekal Gadis yang jarang menggunakan make up, lebih tepatnya tidak bisa.
Selesai di make up, Zea pun digantikan dengan baju pengantin. "Sudah siap, masyaAllah cantik sekali Kamu Ze, Saya yang make up'in aja pangling apa lagi orang-orang dan calon Suamimu nanti ya." Puji Mbak MUA yang memang kagum pada kecantikan Zea.
"Ahhhh, Nbak bisa aja. makasih ya Mbak udah buat Aku cantik."
Mbak MUA pun mengangguk dan tersenyum. Disela-sela obrolan keduanya, Bunda pun tiba-tiba datang dan kaget mendapati Putrinya yang disulap bak Cinderella.
"MasyaAllah, Anak Bunda cantik sekali Sayang." Puji Bunda dengan memeluk Zea. "Tak terasa Sayang Kamu sudah akan menjadi seorang Istri, rasanya baru kemarin Bunda mengendongmu." Kata Bunda dengan memberi wejangan banyak untuk Zea. Zea pun mendengar kan dengan seksama semua wejangan dari Bundanya.
Tak terasa Keluarga Kellan kini sudah sampai dirumah Zea, Kellan tidak membawa banyak orang, hanya keluarga inti saja yang dibawa. Kedatangan keluarga Kellan pun disambut baik oleh keluarga Zea. Setelah serangkaian acara selesai kini telah sampai pada puncak acara ya itu ijab qobul. Kini Kellan telah melakukan ijab qobul nya, Hanya dengan satu tarikan nafas kini Kellan dan Zea telah resmi menjadi suami Istri sah secara agama dan negara.
Setelah kata SAH, Zea yang masih berada didalam rumah lalu dijemput oleh sahabat nya. Zea keluar dengan sejuta pesona yang membuat semua orang takjub melihat akan kecantikan Zea. Zea pun menghampiri Kellan Lalu mereka pun saling bertukar cincin dan Zea langsung mencium tangan Kellan, Kellan pun mencium kening Zea. Lalu mereka menanda tangani surat nikah.
Setelah itu mereka Bersalaman kepada kedua orang tua mereka dan kerabat yang lain.
"Selamat ya Sayang, kini kau sudah menjadi seorang Istri" Ucap Bunda kepada Zea. Zea pun tersenyum.
"Nak Kellan, kini tanggung jawab Ayah sudah berpindah padamu. Ayah titip Zea ya Nak." ucap Ayah Bara pada Kellan.
__ADS_1
"Iya Yah pasti, Kellan akan berjanji selalu melindungi dan menyayangi Zea sampai kapan pun."
"Selamat ya Beastie, semoga kalian samawa ya. dan semoga Gue cepet nyusul."
"Makasih ya Ji, makanya buruan nyari dong." Jihan pun hanya tersenyum kikuk dengan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
Acara itu pun begitu meriah walaupun digelar hanya sederhana, yang diundang pun hanya kerabat dekat dan tetangga dekat saja. Acara itu pun selesai jam delapan malam, keluarga dari Kellan pun berpamitan untuk segera undur diri. Karan jarak yang tak begitu jauh mereka pun memutuskan untuk pulang saja, walaupun dari pihak Zea meminta untuk menginap.
"Kenapa tak menginap aja Buk?" Tawar Bunda Yasmin pada besannya tersebut.
" Terimakasih, Tapi lain kali saja ya Buk, Anak-anak pada ngajak langsung pulang soalnya." Jawab Ibu nya Kellan menolak halus tawaran Bunda Yasmin.
Kini keluarga Kellan berpamitan untuk segera pulang, sepulang nya keluarga Kellan acara itu pun selesai.
"Mas mau mandi dulu, atau nanti?"
"Kamu dulu aja Sayang yang mandi abis itu Mas." Zea pun langsung bergegas masuk dalam kamar mandi. Setelah selesai kini berganti Kellan yang mandi.
Setelah selesai mandi Kellan yang melihat Istrinya duduk didepan meja rias pun lalu memeluk nya dari belakang. Zea yang sedikit kaget pun hanya mengelus dadanya. "Mas ih Aku kaget tau." Namun, perkataan Zea tidak dihiraukan oleh Kellan, Kellan justru bukan hanya memeluknya namun menciumi leher Istrinya hingga membuat sang Empunya merasakan ada rasa yang aneh yang dia rasakan.
"Mas ih geli tau." Namun, perkataan Zea lagi-lagi tak dihiraukan oleh sang Kellan. Justru Kellan malah tangan Kellan kini tidak tinggal diam di justru mer**as dua gunung milik Zea. Zea yang merasakan sensasi lain pun hanya diam dan menikmati permainan kellan. Cukup Lama aksi itu terjadi kini Kellan memutar posisi duduk Zea jadi menghadapnya. Kellan pun langsung mencium bibir ranum milik istrinya, Kellan yang merasa tidak ada perlawanan pun agak sedikit memberi lu**tan, Zea yang sudah terbawa suasan pun membalas lu**tan tersebut. Kellan yang merasa ciumannya dibalas oleh Istrinya, Dia pun menarik tengkuk Zea guna memperdalam ciuman tersebut. Kini ciuman itu semakin memanaskan dan saling menuntut menginginkan lebih, Sampai dirasa mereka telah kehabisan oksigen Kellan pun menarik bibirnya dan mereka pun menghirup udara dengan rakusnya.
__ADS_1
"Mas Kellan mau bunuh Aku ya, masak nggc dikasih jeda buat nafas." Oceh Zea, Kellan pun hanya tersenyum.
"Abis nikmat sih Sayang, Aku jadi lupa kalo kita perlu bernafas hahaha." Ketika dirasa mereka sudah cukup oksigen, Kellan pun mendarat kan ciumannya kembali. Namun, kali ini berbeda dengan tadi kalau tadi agak kalem sekarang tentu tidak mereka sudah seperti orang yang lama kelaparan dan menemukan makanan, bringas dan rakus.
Kellan pun yang sudah tidak tahan menahan sesak akibat yang dibawah sudah meronta-ronta ingin bertemu pawangnya. Kellan pun menggendong Zea keranjang ala koala tanpa melepas ciuman mereka. Sesampainya diatas ranjang Kellan pun melepaskan ciumannya.
"Apa Kamu sudah siap jika Aku meminta hak Ku sekarang?" Zea yang mendengar permintaan Kellan pun hanya mengangguk kan kepala karna dia pun sudah tidak tahan dengan rasa yang aneh pada dirinya rasa yang segera harus dituntaskan.
Kellan pun kembali mencium bibir Zea, Dengan tangan membuka semua satu persatu kain yang menghalangi olah raga nikmat mereka, kini ditubuh Zea sudah tak ada sehelai benang pun yang menempel dan kali ini tak hanya dibibir namun turun ke leher dan turun ke gunung kembar milik Zea. Zea pun semakin gila dibuat Kellan, rasa yang entah sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata. Kellan pun terus memberikan rasa nikmat pada istri sebelum puncak dari acara olah raga tersebut.
"Mas Aku..... Aku.... Aaaahhhhh" Erangan panjang terdengar dari bibir mungil milik Zea yang membuat Kellan tersenyum puas.
"Tahan ya Sayang, ini akan sakit tapi Aku akan melakukan dengan pelan."
Kini Kellan pun sudah siap akan memasuki inti dari istri nya itu tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu kamar Zea.
Tok.......
Tok......
Tok.......
__ADS_1
Hayoooo kira-kira siapa ya..............