Bertahan Sakit, Berpisah Sulit

Bertahan Sakit, Berpisah Sulit
Setatus baru


__ADS_3

"Aku tau, aku salah. Karena tak menjenguk mu, tapi kan Mas semua itu tak akan terjadi jika Zea tak melarang dokter yang menangani mu untuk memberi ku kabar. Dokter itu taunya hanya Zea lah Istri mu." Diana mencoba menghasut Kellan untuk cuci tangan atas kesalahannya, dan tujuan lain adalah agar Kellan membenci Zea.


Tentu saja jika Kellan membenci Zea, itu akan mempermudah proses perceraian nya.


Kellan hanya diam tak menanggapi ucapan Diana. "Apa bener ya yang dikatakan Diana?" Monolog Kellan dalam hati.


"Aku sempat menelfon mu tapi Zea yang mengangkat, dan dia pun tak mengatakan apa-apa Mas, justru dia malah menghina dan memaki ku." Diana terus menerus memprovokasi fikiran Kellan.


"Tapi untuk apa Zea melakukan itu, kalau kenyataan nya dia menggugat cerai aku," jawab Kellan tak bisa percaya begitu saja.


"Ya, apa lagi kalau bukan balas dendam!" Ujar Diana.


"Balas dendam?" Kellan mengulang kata balas dendam, karena dia masih bingung untuk apa Zea balas dendam.


"Mas, kamu sadar kalau kamu telah menyakiti nya? Kamu menghianati pernikahan kalian, dan aku hamil lalu kamu menikahi ku, apa kamu pikir itu tidak menyakitkan. jadi, apa kamu masih ingin bertanya kenapa Zea balas dendam!" Ujar Diana sedikit kesal, sebab Kellan begitu lemot memahami ucapannya.


Semua perkataan Diana nampak masuk akal di kepala Kellan. "Benar juga apa yang dikatakan Diana." Pikir Kellan.


Sampai pada akhirnya Kellan pun percaya, bahwa Zea sengaja melakukan itu agar membuat hubungannya dengan Diana menjadi renggang.


"Udah lah Mas, ngapain kamu sedih-sedih begitu nggak ada gunanya tau, sekarang ikutin aja semua kemauan Zea, dan fokuslah hanya padaku dan anak kita." Ucap Diana dengan menuntun tangan Kellan untuk mengusap perutnya. Hati Kellan pun luluh begitu saja.


Entahlah kata apa yang cocok menggambarkan sosok Kellan, plin-plan mungkin.


Semua urusan perceraian Kellan dan Zea berjalan dengan sangat mulus tanpa hambatan apapun.


Resmi lah sudah perceraian tersebut, Zea kini memiliki gelar baru sebagai seorang janda, dan Kellan sebagai duda tapi beristri, waduh gimana itu ya? Duda kok beristri, ntahlah Mak othor juga bingung, hahaha.

__ADS_1


Zea tersenyum sumringah saat memegang sertifikasi perceraian itu, bagaikan sedang mendapat sertifikat rumah saja.


"Cie, yang jadi janda, kapan nih siap dihalalin lagi?" Goda Alvaro, yang langsung mendapat pukulan dari Zea menggunakan kertas sertifikat yang dia pegang.


"Ehhhh, galaknya sieneng janda ya. Jangan dipakek mukul dong sertifikasi nya nanti lecet loh, itu kan baru keluar tadi!" Ejeknya kembali, entah kenapa Alvaro begitu senang saat tengah menggoda Zea.


"Kakak!" Bukan lagi pukulan kini, Zea justru malah menggigit tangan Alvaro hingga sang empunya meringis menahan sakit.


"Aaaauuuuhhhhh, sakit Ze, jahat banget sih kamu sama kakak, hiks hiks." Bukannya berhenti tapi Alvaro justru malah semakin menggoda Zea dengan pura-pura menangis mengadu kesakitan.


Tapi Zea bukannya kasihan, dia justru merasa geli atas ulah Alvaro itu hingga dia pun bergidik karena saking gelinya.


"Hahahaha." Melihat tingkah Zea itu, Alvaro bukannya tersinggung tapi malah tertawaan terbahak-bahak. Membuat Zea mengerutkan keningnya heran dengan kelakuan calon suaminya itu.


Zea lalu berlari kecil meninggal Alvaro yang aneh menurut Zea, entah kesamber setan apa Alvaro bisa menjadi seperti itu.


Alvaro lalu merogoh kantong nya, dan mengambil ponselnya. Lalu Dia pun mengirim gambar foto sertifikat perceraian Zea tersebut, dan mengirim kan nya kepada kedua orang tua Zea.


Cling.....


Bunda pun langsung membuka pesan yang masuk diponsel nya. Seketika Bunda pun kaget, kaget tapi ada juga rasa sedih bercampur bahagia.


Sedih, sebab ternyata semua yang terjadi kepada putri semata wayangnya itu adalah sebuah kenyataan.


Bahagia, karena kini putri nya sudah terbebas dari orang-orang yang hanya bisa menyakiti nya, dan berharap kini Zea hanya akan menemukan bahagianya.


"Yah, liat ini, Nak Alvaro mengirim foto sertifikat perceraian Zea lewat pesan," dengan antusias Bunda Yasmin memberi tau Ayah Bara.

__ADS_1


"Syukurlah Bun, akhirnya anak kita terlepas dari keluarga itu, semoga Nak Alvaro dapat kita percaya." Do'a Ayah Bara, berharap beliau tidak salah memberi restu untuk yang kedua kalinya.


"InsyaAllah Yah, ini bukti nyata bahwa Nak Alvaro begitu menyayanginya putri kita. Pengorbanannya begitu besar, lagian jika dengan Nak Alvaro, kita bahwa sudah tau dari dia masih kecil." Ujar Bunda Yasmin tanpa keraguan.


Dua paru baya itu pun kini merasa lega, beliau yakin sekarang Zea sudah berada ditangan yang tepat. Aneh, tapi nyata, sebab saat ini ketika beliau melepaskan Zea untuk Kellan dengan melepaskan Zea untuk Alvaro memiliki rasa yang berbeda.


Jika dulu saat dengan Kellan, beliau merasa ada sesuatu yang tidak lepas dan kurang yakin. Namun, jika sekarang dengan Alvaro tak ada keraguan sedikitpun yang beliau rasakan.


Ditempat lain juga kini tengah ada seseorang yang merasa bahagia dan sedang merayakan kemenangan, siapa dia? Ya, dia adalah Diana dan Ibu mertuanya. Karena mereka berdua lah yang paling menanti-nanti kabar ini.


"Akhirnya Bu, tanpa kita harus mengotori tangan kita sendiri mereka sekarang sudah resmi bercerai!" Seru Diana.


"Kamu benar Nak," Ibu Syafana pun tak kalah hebohnya, beliau berfikir kini Diana adalah satu-satunya Istri Kellan, itu tandanya Diana bisa saja akan semakin royal padanya.


Ya, begitupun Ibu Syafana, yang difikirkan nya hanya uang, uang, dan uang. Hingga membuat beliau menjadi kejam hanya karena tau kalau Zea bukanlah anak orang kaya raya seperti apa yang beliau bayangkan.


Kebencian Ibu Syafana terhadap Zea, bukan lain dan tak bukan hanya lah sebatas karena materi.


Dulu beliau membayangkan bahwa Zea adalah anak orang kaya raya, tapi setelah menikah beliau mengetahui kebenaran ternyata Zea hanya anak orang dari kalangan biasa.


Sehingga kekecewaan nya berubah menjadi sebuah rasa kebencian, sampai pada akhirnya beliau tega berbuat sekejam itu pada Zea agar dia bisa memisahkan mereka berdua dan berniat menjodohkan Kellan dengan gadis kaya raya pilihannya.


Sampai pada akhirnya, Kellan menjalin hubungan terlarang dengan Diana. Lalu saat Ibu Syafana tau hubungan itu, dan mengetahui satu fakta bahwa Diana adalah orang kaya raya, Ibu Syafana pun tanpa ragu mendukung sepenuhnya hubungan Kellan dan Diana.


Hampir dua Minggu kini berlalu, Diana pun kini harus kecafe sebab ada sesuatu yang perlu diurus.


Sesampainya di cafe, Diana justru dikejutkan dengan kehadiran Seseorang yang tak asing baginya tengah duduk bercanda ria disalah satu meja Yang ada dicafenya.

__ADS_1


"Wawww! Apa ini?"


__ADS_2